News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Fakta-fakta Baru, Korban Taufik Hidayat Lebih dari Satu, LPSK: Korban Jangan Takut Melapor

Terungkap, fakta-fakta baru kasus pelaku penganiayaan dan penyekapan pacar di Bandung, yakni Taufik Hidayat. Maka itu, LPSK membuka peluang beri perlindungan
Minggu, 5 Juli 2026 - 17:13 WIB
Petugas saat menampilkan pelaku penyekapan dan penganiayaan yakni Taufik Hidayat di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (26/6).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap, fakta-fakta baru kasus pelaku penganiayaan dan penyekapan pacar di Bandung, yakni Taufik Hidayat. Maka dari itu, Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) membuka peluang memberikan perlindungan kepada perempuan lain yang diduga menjadi korban penganiayaan Taufik Hidayat.

Pasalnya, diduga korban Taufik Hidayat lebih dari satu dan langkah LPSK tersebut menyusul munculnya pengakuan sejumlah perempuan di media sosial yang mengaku pernah mengalami kekerasan serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, LPSK menyatakan siap memberikan perlindungan kepada korban maupun saksi dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat.

Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, mengatakan pihaknya juga membuka kesempatan bagi perempuan lain yang mengaku menjadi korban untuk mengajukan permohonan perlindungan.

Pernyataan itu disampaikan setelah muncul pengakuan sejumlah perempuan di media sosial yang mengaku pernah mengalami penganiayaan oleh Taufik Hidayat.

"LPSK mendorong korban lain untuk speak up, tidak perlu takut. Segera sampaikan ke LPSK jika ada situasi khusus ancaman, intimidasi atau lainnya," ucap Sri Suparyati, Minggu (5/7/2026).

Menurut Sri, perlindungan juga dapat diberikan kepada saksi yang memiliki informasi terkait dugaan tindak kekerasan tersebut.

Secara umum, bentuk perlindungan yang dapat diberikan LPSK meliputi pendampingan hukum hingga pengamanan melekat apabila ditemukan adanya ancaman nyata terhadap korban maupun saksi.

"Jika ada korban lain mereka perlu lapor ke kepolisian, dan dapat mengajukan permohonan pelindungan. LPSK ada hotline center, kalau ada korban lain bisa mengajukan permohonan," bebernya.

Bahkan sampai saat ini, LPSK telah menerima enam permohonan perlindungan yang berkaitan dengan kasus yang menimpa YTR.

Enam pemohon tersebut terdiri atas korban, tiga anggota keluarga korban, serta dua orang saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri mengatakan, apabila terdapat permohonan baru dari pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut, LPSK akan melakukan penelaahan terlebih dahulu untuk menentukan bentuk perlindungan yang sesuai.

"Pemohonnya masih enam, belum ada penambahan. Kalau korban lain sampai hari ini belum ada info ke LPSK. Terkait psikologis korban, yang melakukan asesmen itu Polda Jawa Barat," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korrea Selatan?

Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korrea Selatan?

Para pencinta bola voli kini sedang menghitung hari menanti tibanya sang "Megatron" Megawati Hangestri di Negeri Ginseng untuk segera merapat dan mengikuti ...
Ulang Tahun ke-40, Agnez Mo Bongkar Masa Sulit Dalam Hidupnya

Ulang Tahun ke-40, Agnez Mo Bongkar Masa Sulit Dalam Hidupnya

Memasuki usia 40 tahun, penyanyi internasional Agnez Mo membagikan refleksi hidup yang menyentuh dan penuh makna. Dia berbicara soal luka, kehilangan hingga pilihan menjaga integritas.
Kylian Mbappe Sindir Gaya Permainan Paraguay: Prancis Juga Bisa Bermain 'Kotor' Demi Menang di Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Sindir Gaya Permainan Paraguay: Prancis Juga Bisa Bermain 'Kotor' Demi Menang di Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe melontarkan komentar menarik setelah membawa Timnas Prancis menyingkirkan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Bintang Real Madrid itu mengaku Les Bleus juga bisa bermain 'kotor' apabila memang dibutuhkan untuk meraih kemenangan.
David Nascimento Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia U-17 Usai Ditahan Malaysia

David Nascimento Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia U-17 Usai Ditahan Malaysia

Pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, mengungkapkan masalah utama anak didiknya usai gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Malaysia pada laga uji coba internasional.
Bantu Perekonomian Masyarakat, PSI Banten Gelar Khitanan Massal

Bantu Perekonomian Masyarakat, PSI Banten Gelar Khitanan Massal

DPW PSI Banteng bersama DPD PSI Tangerang Selatan (Tangsel) melangsungkan kegiatan khitanan massal di kawasan Ciputat Timur.
Thailand Lolos ke Kejuaraan Dunia Usai Singkirkan Timnas Voli Putri Indonesia U-18

Thailand Lolos ke Kejuaraan Dunia Usai Singkirkan Timnas Voli Putri Indonesia U-18

Tampil di Nakhon Ratchasima, Minggu (5/7/2026), Thailand menang mudah dari Timnas Voli Putri Indonesia U-18 lewat straight set 3-0 (25-18 25-12, 25-19). 

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral