IHSG Dibuka Menguat Serupa Wall Street, Bursa Asia Bergerak Variatif
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - IHSG dibuka menguat 15 poin atau 0,27 persen di level 5.931 pada pembukaan perdagangan Selasa, 7 Juli 2026.
Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.
"IHSG potensi terkoreksi wajar hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 7 Juli 2026.
Dia mengatakan, Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada perdagangan Senin kemarin, seiring investor mengevaluasi kembali saham-saham yang terdorong oleh AI. Pelaku pasar juga menantikan rilis risalah rapat The Fed pada bulan Juni 2026 yang dijadwalkan rilis pekan ini.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 hampir stagnan dengan turun tipis 0,01 persen, sedangkan Topix naik 0,92 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi melemah 0,46 persen dan Kosdaq berkurang 2,46 persen.
Selain itu, S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,15 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 1,14 persen, dan Taiex Taiwan turun 0,48 persen.
Di sisi lain, beberapa emiten besar dijadwalkan merilis kinerja pekan ini, termasuk Delta Air Lines, PepsiCo, dan Samsung Electronics. Samsung diperkirakan membukukan laba melonjak sekitar 18 kali lipat dibandingkan periode sama tahun lalu, didorong tingginya permintaan chip memori untuk kebutuhan AI.
"Support IHSG berada di level 5.800-5.875 sementara resist IHSG di rentang 5.950-6.000," ujarnya.
Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin kemarin. Indeks Dow Jones naik 0,29 persen, sekaligus all time high. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,72 persen, dan Nasdaq Composite melesat 1,12 persen.
Saham-saham teknologi menjadi pendorong utama. ETF sektor teknologi Technology Select Sector SPDR melonjak hampir 2 persen, dipimpin kenaikan Western Digital sekitar 7 persen dan Teradyne sebesar 2,8 persen. Sementara itu, Marvell Technology naik lebih dari 1 persen dan Oracle menguat 2,5 persen.
Sedangkan, saham Microsoft melemah hampir 1 persen setelah perusahaan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 4.800 karyawan, atau sekitar 2,1 persen dari total tenaga kerjanya. Sebaliknya, saham Dell Technologies melonjak lebih dari 4 persen, setelah Presiden AS, Donald Trump, mempromosikan produk komputer Dell dari Gedung Putih usai membunyikan lonceng pembukaan perdagangan.
Mohammad Yudha PrasetyaÂ
Load more