Purbaya Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Petugas Bea Cukai saat Bertugas di Laut
- TVR Parlemen
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bernama Aditya Waskita Jauhari.
Almarhum yang merupakan Pelaksana di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Pekanbaru itu, meninggal dunia saat sedang melakukan pemeriksaan fisik muatan ekspor kapal (final draft) MV Himala V.195, di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin dini hari, 7 Juli 2026.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kementerian Keuangan, menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Aditya Waskita Jauhari, Pelaksana pada KPPBC TMP B Pekanbaru DJBC," kata Purbaya sebagaimana dikutip dari Instagram resmi @menkeuri, Rabu 8 Juli 2026.
Almarhum diketahui tengah menjalankan tugas pengawasan kepabeanan terhadap komoditas ekspor Palm Kernel Shell in Bulk, yang diajukan oleh eksportir.
Purbaya menekankan, kejadian ini harus menjadi pengingat bahwa pegawai Kemenkeu di berbagai daerah bekerja dengan berbagai risiko saat menjalankan tugas, termasuk risiko kondisi cuaca, medan kerja, hingga situasi yang sulit diprediksi.
"Semoga segala khilaf dan dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima, kuburnya dilapangkan, dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," kata Purbaya.
"Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan rasa hormat, simpati, dan doa yang tulus. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," ujarnya.
Menkeu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan yang bertugas di berbagai wilayah. Tak lupa, Dia juga meminta seluruh jajaran agar tetap menjalankan tugas dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja.
"Tidak hanya di kantor pusat, tetapi juga di daerah, kantor pelayanan, kantor pengawasan, lapangan dan di titik-titik terdepan pelayanan negara," kata Purbaya.
"Saya memahami banyak tugas yang tidak terlihat oleh publik, banyak pengorbanan yang tidak selalu terdengar, tetapi semua itu sangat berarti bagi negara ini. Tetaplah kuat semangat, jaga keselamatan dan jalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Diketahui, kejadian yang menimpa Aditya Waskita Jauhari itu terjadi dalam proses pelayanan dan pengukuran akhir muatan di area perairan. Arus laut yang kuat pun menghantam kapal pompong yang digunakan tim, hingga terbalik dan tenggelam.
Tim SAR gabungan kemudian menggelar pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian. Meskipun sebagian besar penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, namun Aditya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Mohammad Yudha Prasetya
Load more