News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Pilu di Sampang: Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 27 Pria, Begini Pandangan Kriminolog

Kriminolog Adrianus Meliala membagikan 2 hal tentang nafsu anak muda dan kelompok dalam kasus gadis perempuan 15 tahun diperkosa 27 pria di Sampang, Jawa Timur.
Kamis, 16 Juli 2026 - 06:59 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap wanita
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com - Kriminolog Adrianus Meliala turut membicarakan tragedi pilu di Sampang, Jawa Timur. Ia tidak bisa berkata-kata lagi mendengar seorang gadis perempuan 15 tahun mengalami pemerkosaan oleh 27 pria.

"Saya speechless enggak bisa ngomong lagi ini melihat kasusnya. Masa anak wanita diperkosa oleh pelaku yang juga masih di bawah umur," ujar Adrianus saat dihubungi tvOne, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adrianus membagikan pandangannya. Ia mengatakan ada dua hal pelajaran yang diambil dalam kasus remaja perempuan 15 tahun dirudapaksa oleh 27 pria di Kabupaten Sampang.

Hal pertama, kata Adrianus, mengacu pada nafsu seksual. Kriminolog itu menyebut bahwa bagian ini biasanya telah tumbuh sejak usia muda sebelum memasuki usia matang.

"Dengan kata lain tidak usah menunggu sampai usia matang. Sejak akil balik pun sebetulnya drive secara seksual itu sudah ada," katanya.

Kriminolog Adrianus Meliala
Kriminolog Adrianus Meliala
Sumber :
  • tvOneNews

Permasalahan yang sering terjadi ketika seseorang belum mampu mengatur hasrat seksualnya. Fenomena seperti ini kerap dialami oleh mereka akibat tidak bisa mengontrol diri.

Menurut Adrianus, hasrat yang muncul dan tidak bisa mengontrol diri rentan terjadinya perilaku seksual secara sembarangan.

Adrianus kemudian membagikan hal yang kedua. Bagian ini menyangkut tentang anak-anak muda yang tergabung dalam kelompok sebagaimana dalam kasus pencabulan gadis 15 tahun di Sampang.

Ia berpendapat anak-anak muda dalam kelompok tentu mempunyai sikap yang jauh lebih berani melakukan tindakan seksual secara sembarangan.

"Mereka lebih berani dalam rangka berbuat sesuatu ketimbang kalau dia sendirian. Maka yang pertama dan kedua ini ketemu nih. Pertama, dia sudah punya kebutuhan seksual, kemudian enggak berani melakukannya sendirian, tapi karena bersama-sama maka dia berani melakukannya terhadap seorang perempuan," jelasnya.

Lanjut Adrianus, jiwa kelompok dimiliki anak-anak muda rentan mendorong menghilangkan kesadaran personal mereka. Karena selalu bersama-sama, mereka menganggap orang yang sebagai objek dipermainkan mereka.

"Andaikan saja anggota-anggota kelompok ini bertemu sendirian, maka tentu lain cerita. Ketika bertemu dalam konteks kelompok, maka yang ada pada pikiran mereka adalah bagaimana mengeksploitasi si korban secara sosial maupun mungkin secara omongan-omongan tapi juga secara seksual," terangnya.

Kupas Tuntas Ancaman Para Pelaku terhadap Korban Pemerkosaan

Adrianus ditanya mengenai ancaman dari para pelaku. Ia berbagi pandangan tentang ancaman-ancaman kekerasan tidak selalu terlihat dalam keadaan nyata khususnya terhadap korban.

"Tapi juga cover dengan kata lain timbul situasi ketakutan yang traumatik dari korban. Betapapun si pelaku enggak ada, pelaku tidak melakukan aksi kekerasan, cukup gestur saja itu sudah cukup membuat si korban ketakutan akibat dari rentetan hal-hal sadis yang menimpanya," bebernya.

Ancaman-ancaman ini tentu membuat korban terkena mental. Ia memandang hal tersebut juga menyebabkan korban gentar dan trauma.

Diketahui, belakangan ini tragedi pilu datang dari seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Sampang. Ia menjadi korban pemerkosaan brutal dilakukan oleh 27 pria secara bergilir.

Aksi pemerkosaan terhadap gadis remaja berusia 15 tahun itu terjadi dalam rentang waktu bulan Februari hingga Mei 2026. Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, peristiwa ini terjadi di enam kali, antara lain di semak-semak, rumah pelaku, area belakang sekolah di Kecamatan Sampang, Omben dan Camplong.

Hartono membocorkan otak pemerkosaan terhadap gadis 15 tahun. Hal ini berawal dari seorang pelaku berinisial AP (15) asal Kecamatan Camplong yang menjadi sosok pelaku awal pemerkosaan pada korban.

Saat itu korban berada di sebuah taman di Kota Sampang sekitar pukul 21.00 WIB. Ia yang sendirian tiba-tiba didatangi oleh satu pelaku.

Korban kala ituu akan ditraktir makan. Korban sempat menolak karena tidak mengenal, namun pelaku langsung memaksa dan menarik lengan tangan korban agar mau diajak berkeliling dengan naik motor.

Motor yang dikendarai pelaku berhenti di sebuah semak-semak. Pelaku langsung memaksa korban untuk melakukan hubungan intim.

Ironisnya, korban juga beberapa kali diajak dan diperkosa oleh para tersangka. Lokasinya berada di rumah salah satu tersangka diKecamatan Camplong. Korban sempat dicekoki minuman keras sehingga terjadi persetubuhan secara bergantian dilakukan oleh 10 orang tersangka.

Tidak hanya mengalami pemerkosaan secara bergilir, korban pernah dijemput oleh salah satu tersangka lainnya untuk diajak ke rumahnya dan dibawa ke dalam kamar untuk berhubungan badan.

Para tersangka juga pernah memperkosa korban di lingkungan sekolah, tepatnya di belakang sekolah. Mereka melakukan persetubuhhan secara bergantian.

Keluarga semakin curiga dengan perubahan perilaku korban. Hal ini membuat kasus terungkap karena korban sering pulang larut malam hingga pagi.

Korban dan keluarga pun resmi melaporkan kasus ini ke polisi pada 29 Juni 2026. Pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan ini dengan cara menggelar sejumlah visum dan mengumpulkan bukti-bukti.

AKBP Hartono mengungkapkan bahwa polisi telah mengamankan setidaknya ada 13 pelaku. Satu tersangka yang baru ditangkap terjadi di area alun-alun Trunojoyo Sampang pada Minggu (12/7/2026) malam.

"14 orang sisanya telah kami tetapkan sebagai DPO dan kami masih melakukan pengejaran. Mohon doanya kami bisa segera mengamankan semua pelaku sehingga dapat memberikan efek jera," kata Hartono.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Buat Timnas Indonesia Keluar Zona Nyaman, Yordania Resmi Umumkan Jadwal Pertandingan Vs Garuda

John Herdman Buat Timnas Indonesia Keluar Zona Nyaman, Yordania Resmi Umumkan Jadwal Pertandingan Vs Garuda

Yordania resmi mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November 2026 dengan menjamu Timnas Indonesia. 
Sosok Fajar Sahrudin yang Ditemukan Tewas Diduga Akhiri Hidup di Area GBK di Mata Mantan Rekan Kerjanya

Sosok Fajar Sahrudin yang Ditemukan Tewas Diduga Akhiri Hidup di Area GBK di Mata Mantan Rekan Kerjanya

Ellisa, mantan rekan kerja Fajar Sahrudin alias FS (31) berbagi pandangan sosok warga Kedaung, Kemiling, Lampung yang tewas diduga mengakhiri hidup di area GBK.
Perkembangan Medsos Ciptakan Profesi Baru, Tito Hartono dapat Ratusan Ribu Pengikut Berkat Jadi Kreator Efek

Perkembangan Medsos Ciptakan Profesi Baru, Tito Hartono dapat Ratusan Ribu Pengikut Berkat Jadi Kreator Efek

Tidak hanya Instagram, perkembangan TikTok dan YouTube juga membuka peluang lebih luas bagi kreator digital untuk membangun audiens.
35 Daftar Pemain 'Four Hands, Two Sonatas' Drama Korea yang Dibintangi Song Kang dan Lee Jun Young

35 Daftar Pemain 'Four Hands, Two Sonatas' Drama Korea yang Dibintangi Song Kang dan Lee Jun Young

Berikut daftar 35 pemain drama Korea "Four Hands, Two Sonatas", drama Korea yang dibintangi Song Kang hingga Lee Jung Young.
Ketika Koleksi Fisik Masuk ke Platform Digital: Tren Baru Dunia Collectibles?

Ketika Koleksi Fisik Masuk ke Platform Digital: Tren Baru Dunia Collectibles?

Dunia collectibles mulai menggabungkan pengalaman digital dengan kepemilikan fisik. Tren ini terlihat dari trading card, marketplace digital, hingga
Gandeng TNI, Sinergi BULOG Salurkan Bantuan Beras Bagi 33,2 Juta Penerima

Gandeng TNI, Sinergi BULOG Salurkan Bantuan Beras Bagi 33,2 Juta Penerima

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr Ahmad Rizal Ramdhani melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Kamis (10/9/2026). 

Trending

Bursa Transfer Liverpool: Rencana Super The Reds, Siap Pecahkan Rekor Liga Inggris Buat Datangkan Bintang Bournemouth

Bursa Transfer Liverpool: Rencana Super The Reds, Siap Pecahkan Rekor Liga Inggris Buat Datangkan Bintang Bournemouth

Liverpool kembali membidik winger kanan untuk memperkuat skuad. Nama Rayan dari Bournemouth masuk radar setelah kebutuhan di posisi tersebut belum teratasi.
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Viral, Biksu Senior Thailand Ditangkap, Dana Kuil Rp49 Miliar Diduga Diselewengkan hingga Terseret Skandal Seksual

Viral, Biksu Senior Thailand Ditangkap, Dana Kuil Rp49 Miliar Diduga Diselewengkan hingga Terseret Skandal Seksual

Viral, seorang biksu senior Thailand ditangkap atas dugaan penggelapan dana kuil lebih dari Rp49 miliar. Kasus ini juga menyeret seorang perempuan dan
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Selengkapnya

Viral