News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kasus Kematian Dokter Viral Bulan ini: dari dr Icha hingga Dokter PPDS di Siak Tewas di Semak-semak

Berikut rekapan kasus kematian dokter yang viral hingga pertengahan Juli 2026, mulai dari Dokter Icha, Dokter PPDS, dr Adrian Rantung dan dr Alex Kristo Loris.
Jumat, 17 Juli 2026 - 06:03 WIB
dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha, Dokter PPDS Adrian Rantung, dan dokter Alex Cristo Loris
Sumber :
  • Kolase tvOneNews & Instagram/@soalunsrat/@fkunri_official

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian tenaga medis terus menggegerkan publik hingga pertengahan Juli 2026. Hingga kini, ada tiga kasus kematian dokter ramai diperbincangkan di ruang publik.

Kematian tiga dokter tersebut berakhir tragis. Mulai dari dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha ditemukan tewas mengakhiri hidupnya diduga akibat intimidasi dari anggota dewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berselang lama, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di RSUP Kandou Manado, Adrian Rantung diduga melakukan hal serupa.

Hingga Jumat (17/7/2026), dokter PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif dari Universitas Riau (UNRI) di RSUD Tengku Rafian, Siak, Riau mengguncang publik. Kematiannya dinilai tak wajar karena ditemukan tewas di semak belukar.

Tiga kematian dokter tersebut tentu menjadi duka mendalam dari dunia kesehatan. Hal ini sebagai alarm keras bagi sistem kesehatan nasional terutama mengenai perlindungan tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis.

3 Kasus Kematian Dokter Terheboh hingga Juli 2026

1. Dokter Icha

dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha
dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha
Sumber :
  • tvOneNews

Kasus kematian dokter Icha menjadi sorotan sejak akhir Juni 2026. Ia ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kematian dokter Icha berawal dari dugaan aksi intimidasi. Peristiwa ini mulanya terjadi saat ia menangani seorang pasien anak korban gigitan ular dibawa ke IGD RS Leona Kefamenanu pada Sabtu (13/6/2026).

dr Icha kebetulan menjadi tenaga medis yang bertugas sebagai dokter jaga menangani pasien tersebut. Penanganan tersebut telah sesuai SOP dan hasil dari konsultasi dengan dokter spesialis anak.

Situasi mendadak memanas saat keluarga pasien meminta vaksin tertentu. Dari hasil pertimbangan medis, permintaan tersebut belum direkomendasikan dan stoknya kosong di rumah sakit.

Ketegangan semakin meningkat saat dua pria mengaku anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dan protes menggunakan nada tinggi.

Pada Minggu, 14 Juni 2026, dokter Icha tidak sengaja kembali melihat dua orang terlibat dalam insiden di IGD sebelumnya. Hal ini membuat dirinya memilih pulang ke tempat tinggalnya.

pada malam harinya, dr Icha tidak bisa dihubungi. Rekan kerjanya mendatangi tempat tinggalnya dan terkejut melihat korban dalam kondisi lemas sehingga dibawa ke RS Leona untuk mendapat perawatan.

dr Icha menjalani perawatan medis selama beberapa hari. Meski kondisinya sudah membaik, ia masih mengalami ketakutan yang memicu dirinya depresi berat.

Keluarga sempat menjadwalkan pemeriksaan lanjutan di RS Bhayangkara Kupang pada Jumat, 26 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 Wita. Sayangnya dr Icha ditemukan sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dr Icha mengakhiri hidupnya diduga akibat intimidasi. Sementara, terduga pelaku yang tercatat sebanyak empat orang, di antaranya 3 anggota DPRD TTU dan satu dokter hewan ASN dari Dinas Peternakan Kabupaten TTU.

Hingga kini, kasus kematian dokter Icha masih berjalan. Terbaru, polisi memeriksa sebanyak 32 saksi yang di antaranya 27 saksi diperiksa di Polres TTU, sedangkan lima saksi dari keluarga korban di Mapolda NTT.

2. Dokter PPDS Adrian Rantung

Dokter PPDS FK Unsrat Manado dr Adrian Rantung diduga bunuh diri setelah mengalami perundungan
Dokter PPDS FK Unsrat Manado dr Adrian Rantung diduga bunuh diri setelah mengalami perundungan
Sumber :
  • Instagram @kemenkes_ri

Kasus kematian tenaga medis juga datang dari Manado. Dokter PPDS Anestesiologi Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, dr Adrian Rantung meninggal dunia.

Dokter Adrian Rantung diduga meninggal dunia pasca mengakhiri hidupnya. Motifnya diduga akibat mengalami perundungan atau bullying.

Dokter PPDS tersebut diduga memperoleh aksi perundungan dari seniornya. Hal itu terjadi selama bertugas di RSUP Prof Dr R.D. Kandou Manado.

Adrian ditemukan tewas di kamar kosnya. Ia diduga meregang nyawa akibat menenggak cairan pembersih kamar mandi. Kematiannya pun pertama kali diungkap melalui akun Threads rekan sejawatnya @radietyaalvarabie.

Peserta PPDS dari Unsrat tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tidak hadir menjalani jadwal jaga pada Minggu (5/7/2026).

"Telah berpulang dr Adrian PPDS Anestesi Univ Sam Ratulangi Manado (RS Prof Dr Kandou). Ditemukan berpulang dengan kondisi sicde saat jadwal jaga Almarhum," tulisnya.

Rekan sejawatnya juga membagikan tangkapan layar yang berisi menerangkan kronologi saat menemukan jenazah Adrian. Ketidakhadiran Adrian membuat sejumlah rekannya datang mengecek kamar indekosnya.

"Karena enggak datang, dicek ke kosannya lalu diketok enggak dibuka, ternyata sudah enggak bernyawa," lanjutnya.

Kabar kematian dr Adrian Rantung juga mengundang perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes turut menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya dokter PPDS tersebut.

"Semangat beliau selama menjalani masa pendidikan sebagai PPDS Anestesi di RS Prof. Dr. R. D. Kandou Manado adalah teladan nyata tentang pengabdian tanpa batas," tulis Kemenkes dalam keterangan resminya.

Juru Bicara Kemenkes, Widyawati menyampaikan bahwa, pihaknya membekukan sementara kegiatan pendidikan PPDS Anestesiologi di RSUD Prof Dr R.D. Kandou Manado. Kemenkes akan membuka kembali pasca hasil investigasi keluar.

3. Dokter PPDS Anestesiologi UNRI

dr Alex Kristo Loris, Dokter PPDS Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Riau (RIAU) di RSUD Tengku Rafian yang ditemukan tewas di semak belukar
dr Alex Kristo Loris, Dokter PPDS Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Riau (RIAU) di RSUD Tengku Rafian yang ditemukan tewas di semak belukar
Sumber :
  • Instagram/@fkunri_official

Alex Kristo Loris alias AKL (30), dokter PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran UNRI di RSUD Tengku Rafian, Siak, Riau, ditemukan tewas di semak belukar pada Selasa (14/7/2026).

AKL ditemukan dalam kondisi telentang meninggal dunia di semak-semak di samping pagar RSUD Tengku Rafian sekitar pukul 11.30 WIB. Awal mula kematian ini terungkap datang dari istri korban yang juga seorang dokter berinisial YM (31).

YM mengaku tidak bisa berkomunikasi dengan suaminya. AKL telah hilang kontak sehingga membuat istrinya resah dan mendatangi RSUD Tengku Rafian pada Senin, 13 Juli 2026.

Upaya YM ingin mengetahui keberadaan suaminya sia-sia. Ps Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga mengatakan, istri korban bersama petugas keamanan rumah sakit pun mengecek kamera CCTV.

Jejak terakhir AKL terekam sedang berjalan sendirian keluar dari rumah sakit. Ia terlihat hanya sampai ke area semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian.

Pada Selasa (14/7/2026), sekitar pukul 07.30 WIB, petugas keamanan kembali bertanya kepada seluruh jajaran rumah sakit. Hasilnya tetap berakhir nihil.

Dua petugas keamanan bernama Arif Syahdu (31) dan Yudi Arianto (35) dan pengemudi ambulans bernama Selamat (55) menjadi saksi. Mereka sempat menyisir ke area semak belukar pada pukul 11.30 WIB.

Seorang saksi kemudian memanjat pagar pembatas rumah sakit. Di momen inilah, ia melihat jenazah korban telah telentang tak bernyawa yang jaraknya hanya sekitar 5 meter dari pembatas rumah sakit dan berjarak 30 meter dari tepi Jalan Raja Kecik.

Kasubbid Penmas Polda Riau, AKBP Rudi Samosir mengungkap hasil autopsi sementara. Dari hasil pertama, korban diperkirakan telah meninggal dunia selama 12-24 jam.

Petugas medis juga mendapatkan adanya luka berbentuk titik. Selain itu, korban juga mengalami pembengkakan di punggung tangan kiri.

"Ada juga ditemukan memar pada kepala akibat kekerasan tumpul," kata Rudi.

Hingga kini, penyebab kematian korban masih menjadi misteri. Pihak kepolisian terus menunggu hasil autopsi secara keseluruhan.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Tanpa perpisahan, Lionel Messi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina usai membawa negaranya ke babak final Piala Dunia 2026. 
Ramalan 12 Shio September 2026: Banjir Rezeki atau Dihantam Apes?

Ramalan 12 Shio September 2026: Banjir Rezeki atau Dihantam Apes?

Sebagian shio bakal tersenyum lebar karena dihantam gelombang keberuntungan bertubi-tubi. Namun, sebagian lainnya terpaksa harus mengelus dada karena intaian masalah yang menguji kesabaran.
Nasib Keuangan Shio Monyet 1 September 2026: Hoki Besar Mampir, tapi Waspadai Ada Jebakan Impulsif

Nasib Keuangan Shio Monyet 1 September 2026: Hoki Besar Mampir, tapi Waspadai Ada Jebakan Impulsif

Besok diprediksi menjadi hari yang penuh dengan fluktuasi bagi Shio Monyet, dimana di satu sisi ada peluang keuntungan, tapi di sisi lain ada potensi kerugian.
Tak Perlu Stop Sama Sekali, Ternyata Garam Punya Banyak Manfaat yang Dibutuhkan Tubuh

Tak Perlu Stop Sama Sekali, Ternyata Garam Punya Banyak Manfaat yang Dibutuhkan Tubuh

Konsumsi garam atau makanan asin berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Tetapi garam justru memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Begini penjelasannya
Dulu Pernah Bikin Ronaldo Ngambek, Kontrak Karim Benzema Kini Diputus Al Hilal di Liga Pro Saudi

Dulu Pernah Bikin Ronaldo Ngambek, Kontrak Karim Benzema Kini Diputus Al Hilal di Liga Pro Saudi

Perpisahan antara Karim Benzema dan Al Hilal menyita perhatian luas dari berbagai kalangan penikmat sepak bola. 
Manfaatkan Night Club, Trader Muda Ini Edukasi Pasar Finansial Bagi Kaum Muda di Malang

Manfaatkan Night Club, Trader Muda Ini Edukasi Pasar Finansial Bagi Kaum Muda di Malang

Ratusan peserta mengikuti edukasi mengenai pasar finansial melalui live trading saat rilis data Non-Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat di sebuah night club kawasan Malang, Jawa Timur.

Trending

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Tanpa perpisahan, Lionel Messi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina usai membawa negaranya ke babak final Piala Dunia 2026. 
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027. Pertandingan ini bakal dinantikan para penggemar khususnya volimania Indonesia, karena Megawati Hangestri harus menghadapi mantan klubnya.
Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal siaran langsung China Masters 2026, di mana akan ada sejumlah laga menarik. Salah satunya Jonatan Christie akan debut sebagai tunggal putra nomor satu dunia.
Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai terpilih jadi Ketum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) lontarkan pesan menohok. Selain itu, Gus Kikin berharap NU bisa berkhidmah untuk kemaslahatan
Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Wah ada dua nama pemain voli asing yang dekat sama Megawati Hangestri. Keduanya juga pernah memuji abis si atlet indonesia ini. Mereka bermain di satu klub loh.
Selengkapnya

Viral