Apa Saja Hasil Autopsi Motif Kematian Dokter PPDS Alex Cristo Loris Ditemukan Tewas di Semak-semak RSUD Siak?
- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Hingga kini, polisi melalui Satreskrim Polres Siak telah melakukan pemeriksaan lima saksi. Raja mengungkapkan bahwa, tiga dari kelimanya adalah pihak yang menemukan jenazah korban.
Tiga saksi tersebut bernama Arif Syahdu (31) dan Yudi Arianto (35) (petugas keamanan rumah sakit) serta Selamat (55). Adapun dua dari lima saksi di antaranya berstatus sebagai dokter pembimbing.
"Ada dua dokter pembimbing yang bersangkutan dalam residen anestesi tersebut. Ada dua yaitu dr Beni dan dr Yudo sekarang diperiksa intensif," tuturnya.
Pada Kamis, 16 Juli 2026, pihak kepolisian kembali mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Sistemnya melibatkan tim medis hingga Satreskrim Polres Siak dan Biddokkes Polda Riau.
"Kita kembali melakukan olah TKP untuk kepentingan menunjang autopsi," lanjutnya.
Polisi Temukan Barang Bukti Baru
Dari hasil olah TKP tersebut, kata Raja, pihaknya menemukan dua jenis obat di dalam tas korban. Isinya masing-masing sebanyak tiga buah.
"Itu di antaranya ada satu botol obat jenis Sedafol atau Propofol, kemudian dua ampul lidokain HCl, dan ada dua buah skuid serta yang suntikannya kita kirimkan ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan," paparnya.
Ia mengatakan, dua di antaranya yang ditemukan polisi telah digunakan. Sementara, Sedafol Propofol diduga telah dipakai oleh korban.
"Tapi ini nanti kita tunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik," tegasnya.
Sebelumnya, kasus kematian dokter PPDS UNRI menggegerkan publik. Peristiwa penemuan jenazahnya terungkap setelah dari keresahan istri korban yang juga berprofesi dokter berinisial YM (31).
YM merasa resah suaminya hilang kontak pada Senin, 13 Juli 2026 sore hari. Karena tidak bisa dihubungi, istri korban mendatangi RSUD Tengku Rafian. Upaya ini sempat mengalami kebuntuan.
YM sempat menghubungi pihak keluarga di Bagan Batu. Dari keterangan mereka, korban tidak berada di lokasi.
Istri korban pun memutuskan untuk mengecek kamera CCTV di bagian radiologi RSUD Tengku Rafian. Bersama petugas keamanan, Alex terekam sedang keluar sendirian dari area rumah sakit.
Jejak Alex terputus di area semak belukar di samping rumah sakit. Pergerakan ini membuat ketiga saksi memutuskan untuk menyisir ke area tersebut.
Load more