Jasa Marga Perkuat Respons Berbasis Data
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - PT Jasa Marga (Persero) terus berupaya memperkuat pelayanan berbasis data terhadap masyarakat.
Hal ini terwujud saat BUMN tersebut menjadi mentor pengelolaan command center dalam program Marketing Center of Excellence (CoE) Danantara guna memperkuat kecepatan respons, pengambilan keputusan berbasis data, serta layanan publik.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan program yang diinisiasi PT Danantara Asset Management tersebut menjadi sarana transfer pengetahuan, pertukaran praktik terbaik, dan penguatan kapabilitas pelayanan lintas badan usaha milik negara (BUMN) secara berkelanjutan.
"Ini dalam rangka mendorong internalisasi budaya Melayani Sepenuh Hati (MSH) secara berkelanjutan. Dua fokus area Jasa Marga dalam program mentoring ini adalah Integrated Service Monitoring dan Incident & Crisis Response Management," kata Rivan dalam keterangan terkonfimasi di Jakarta, Sabtu.
Kegiatan yang mengusung tema "Command Center Management: Turning Information into Decisions, Decisions into Actions, and Actions into Public Trust", diselenggarakan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi.
Empat BUMN yang menjadi Mentee (penerima bimbingan) dalam program itu, yakni PT PLN (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia.
"Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh perwakilan dari 22 BUMN sektor pelayanan publik," ujarnya.
Rivan mengatakan sekitar 3,5 juta kendaraan tercatat setiap hari melintasi jalan tol Jasa Marga Group mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai secara berkelanjutan (value creation).
"Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pengguna jalan," ujarnya pula.
Menurut Rivan, pengalaman layanan kepada pelanggan dibangun melalui kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika lalu lintas jalan tol secara tepat.
Ketika terjadi kepadatan, diperlukan penataan lalu lintas yang didukung informasi secara waktu nyata agar layanan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan.
"Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat,” kata Rivan lagi.
Load more