BMKG Sebut Sirkulasi Siklonik Pasifik Utara Papua Picu Hujan di Indonesia
- unsplash/bckfwd
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ungkap adanya sirkulasi siklonik yang terlihat di Samudera Pasifik utara Papua yang memiliki potensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa.
Prakirawan BMKG, Yuyun mengatakan bahwa sirkulasi siklonik itu membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memperkuat dinamika atmosfer nasional.
"Kombinasi dinamika atmosfer ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah sirkulasi siklonik, konvergensi, maupun konfluensi," kata dia, mengutip Antara pada Selasa.
Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Jambi hingga Riau, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, Laut Flores, Maluku Utara, serta Laut Arafuru.
Sementara daerah konfluensi teridentifikasi di perairan barat hingga utara Aceh, perairan selatan Jawa Tengah hingga barat Bengkulu, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan Laut Halmahera.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang melanda Kota Palembang dan Tanjung Selor, sedangkan hujan ringan berpeluang terjadi di Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Palangkaraya, Samarinda, dan Banjarmasin.
Adapun wilayah Indonesia bagian timur yang berpotensi diguyur hujan sedang meliputi Bima dan Mamuju, sementara hujan ringan diprakirakan terjadi di Manado serta Jayawijaya.
BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah terdampak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas harian maupun bencana hidrometeorologi.(ant/ree)
Load more