Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S. Deyang yang Mengundurkan Diri
- Kementan
Prasetyo menambahkan keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada distribusi makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga pada terjaminnya pasokan bahan baku pangan yang menjadi fondasi program tersebut.
“Karena bagaimanapun juga sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan yang itu menjadi apa namanya, dalam bentuk makanan bergizi gratis untuk para penerima manfaat ini selama ini memang juga di-support dan ditopang menjadi satu ekosistem oleh Kementerian Pertanian di mana Bapak Sudaryono bertugas sebagai Wamentan. Jadi itu beberapa dasar pertimbangannya,” kata Prasetyo.
Sementara itu, Nanik memastikan pengunduran dirinya tidak mengurangi komitmennya untuk mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Melalui pernyataan di media sosial resminya, Nanik menegaskan program unggulan Presiden Prabowo itu merupakan intervensi gizi bagi anak-anak Indonesia, bukan program yang didorong kepentingan politik.
Ia juga membantah tudingan bahwa MBG disiapkan untuk kepentingan Pemilu 2029. Menurut Nanik, mayoritas penerima manfaat saat ini adalah balita hingga siswa sekolah dasar yang belum memiliki hak pilih pada pemilu mendatang.
“Kalau untuk tujuan politis, yang sekarang mayoritas penerima manfaat kan anak-anak balita sampai SD, tiga tahun lagi 2029, mereka belum nyoblos. Jadi kalau ada yang bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029, mohon diluruskan pemikiran itu agar kita bersama-sama bisa menerima Program MBG sebagai program mulia untuk memperbaiki masa depan generasi kita,” ujar Nanik. (agr/nsi)
Load more