News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan TPPU Eks Jampidsus, Pakar Sebut Potensi Ada Pihak Lain yang Terlibat

Dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyeret nama eks Jampidsus, Febrie Adriansyah menjadi sorotan tajam publik.
Rabu, 22 Juli 2026 - 19:47 WIB
Tumpukan barang bukti uang dollar Amerika Serikat dan Singapura kasus dugaan suap, korupsi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyeret nama eks Jampidsus, Febrie Adriansyah menjadi sorotan tajam publik.

Berbagai pandangan pun hadir mewarnai proses perkara tersebut yang kini tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar hukum TPPU, Yenti Ganarsi mensinyalir adanya keterlibatan pihak lain yang memiliki peran besar dalam pusaran perkara eks Jampidsus tersebut.

Ia meminta Kejagung mesti dapat mengungkap keseluruhan pihak yang terlibat dalam pusara perkaran Febrie Adriansyah.

"Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa dia satu-satunya yang harus dihukum berat. Bisa saja nanti ditemukan pihak-pihak lain yang juga memiliki peran besar dan sama-sama layak dijatuhi hukuman berat," kata Yenti kepada awak media, Jakarta,Rabu (22/7/2026).

Yenti menjelaskan Febrie Adriansyah berpotensi mendapatkan hukuman berat jika terbukti terlibat dalam pusaran dugaan kasus korupsi dan TPPU itu.

Hal itu ditengarai Febrie Adriansyah yang merupakan aparat penegak hukum sepatutnya menjadi garda terdepan melakukan upaya-upaya pemberantasan korupsi.

"Namun apabila terbukti melakukan korupsi dan TPPU, maka hukumannya memang seharusnya menjadi yang terberat. Sebab, yang bersangkutan merupakan pejabat pada posisi yang sangat tinggi dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi. Jadi wajar apabila ekspektasi masyarakat terhadap integritasnya juga sangat tinggi," katanya.

Di sisi lain, Yenti menyebut perkara yang menyeret eks Jampidsus itu memiliki nilai besar.

Sehingga, kata Yenti, tak menutup kemungkinan adanya aktor besar di balik dugaan perkara korupsi dan TPPU itu.

"Kalau pelicinnya saja sebesar itu, maka pertanyaannya, seberapa besar kasus yang sedang 'dilicinkan' atau ditutupinya? Logikanya sederhana. Misalnya seseorang melakukan korupsi Rp1 triliun, tidak mungkin dia memberikan Rp2 triliun kepada orang yang membantunya. Pasti jumlah pelicinnya jauh lebih kecil dari nilai kejahatan utamanya," kata Yenti. 

"Artinya, kalau jasa haramnya saja nilainya sudah sangat besar, maka perkara utama yang dilindungi kemungkinan jauh lebih besar lagi. Karena itu saya berharap kasus ini dibongkar secara menyeluruh," sambungnya.

Yenti juga menyoroti soal pelimpahan perkara tersebut yang kini ditangani oleh Kejagung.

Ia berpendapat seharusnya KPK mengambil alih penanganan kasus tersebut mengingat lembaga anti rasuah itu memiliki kewenangan ambil alih kasus dari institusi lainnya. 

"Kalau lintas lembaga, instrumennya hanya ada dalam Undang-Undang KPK. KPK memang dibentuk sebagai pusat pemberantasan korupsi. Ini bukan soal merendahkan kepolisian atau kejaksaan. Memang desain sistem hukum kita seperti itu. Karena itu, KPK diberi kewenangan mengambil alih perkara apabila terdapat konflik kepentingan, penanganannya bermasalah, atau menjadi sorotan publik," pungkasnya.(raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengandung Unsur Babi, 312 Ton Bahan Baku Pakan Ternak Asal Brasil Dimusnahkan

Mengandung Unsur Babi, 312 Ton Bahan Baku Pakan Ternak Asal Brasil Dimusnahkan

Pemerintah memusnahkan sebanyak 312 ton meat bone meal (MBM) atau tepung tulang dan daging yang digunakan sebagai bahan baku pakan ternak karena mengandung porcine atau unsur babi.
Hadir di Pameran FHI 2026, 12 UMKM Binaan Pertamina Siap Tembus Pasar Global

Hadir di Pameran FHI 2026, 12 UMKM Binaan Pertamina Siap Tembus Pasar Global

Pertamina menghadirkan mitra binaan yang sudah memiliki kelengkapan sertifikasi, serta menghadirkan produk unggulan, seperti madu, makanan kering olahan, kopi.
Dukung Asta Cita, Jarnas for Prabowo-Gibran Sorot Pentingnya Pemberantasan Korupsi dan Penyelamatan Uang Negara

Dukung Asta Cita, Jarnas for Prabowo-Gibran Sorot Pentingnya Pemberantasan Korupsi dan Penyelamatan Uang Negara

Jarnas for Prabowo-Gibran menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan Asta Cita dan pemberantasan korupsi. Selain itu, MBG juga dinilai sebagai investasi jangka panjang.
Masih Ingat Pemain Muda Harimau Malaya yang Dicurigai Pencurian Umur? Malaysia Promosikan Wonderkid Aysar Hadi di Piala AFF

Masih Ingat Pemain Muda Harimau Malaya yang Dicurigai Pencurian Umur? Malaysia Promosikan Wonderkid Aysar Hadi di Piala AFF

Aysar Hadi sempat mencuri perhatian sepak bola Asia Tenggara karena dicurigai pencurian umur. Dengan wajahnya, siapa sangka dia adalah pemain kelahiran 2003 dan baru berusia 22 tahun. 
Raih Kemenangan Perdana di Leg Kedua SEA V Cup 2026, Reidel Toiran Akui Timnas Voli Indonesia Masih Kelelahan

Raih Kemenangan Perdana di Leg Kedua SEA V Cup 2026, Reidel Toiran Akui Timnas Voli Indonesia Masih Kelelahan

Pelatih Timnas Voli Indonesia, Reidel Toiran, mengaku jika anak asuhnya masih kelelahan dalam laga perdana leg kedua SEA V Cup 2026.
Gerakan Indonesia ASRI Bergelora di Banyuwangi

Gerakan Indonesia ASRI Bergelora di Banyuwangi

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) gencar melaksanakan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Trending

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 23 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio!
Ramalan Zodiak 23 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Virgo Evaluasi Dompet

Ramalan Zodiak 23 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Virgo Evaluasi Dompet

Ramalan zodiak keuangan 23 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Leo paling cuan hari ini sementara Virgo disarankan evaluasi dompet dulu.
Meski Sudah Nyatakan Mundur sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang Bakal Tetap Kawal MBG

Meski Sudah Nyatakan Mundur sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang Bakal Tetap Kawal MBG

Meski sudah menyatakan mundur dari jabatan Kepala BGN, Nanik S. Deyang berkomitmen tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
Rahasia Awet Muda Shakira di Usia 49 Tahun Terungkap, Ritual Sebelum Naik Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Rahasia Awet Muda Shakira di Usia 49 Tahun Terungkap, Ritual Sebelum Naik Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Di usia 49 tahun, Shakira tetap tampil glowing dan penuh energi di Piala Dunia 2026. Ini rahasia kecantikan, skincare, olahraga, dan pola makannya.
Bantah Terkait Kasus Korupsi, Gerindra Sebut Hengkangnya Nanik dari BGN Murni karena Sakit

Bantah Terkait Kasus Korupsi, Gerindra Sebut Hengkangnya Nanik dari BGN Murni karena Sakit

Juru Bicara Partai Gerindra memastikan Nanik S Deyang mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan sakit.
Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF 2026, Menang Telak Atas Laos

Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF 2026, Menang Telak Atas Laos

Timnas Indonesia Putri menang telak dari Laos atas lima gol tanpa balas di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur, Rabu (22/7/2026). 
Selengkapnya

Viral