News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah 4 Tahun Berlalu, Pemilik Tanah Menjerit Dugaan Penggusuran Bangunan di Depok Tak Kunjung Selesai

Seorang pemilik tanah bernama Charyanto Kartolo menjerit akibat dugaan penggusuran hinga pengrusakan paksa bangunan di tanahnya di Depok pada empat tahun lalu.
Kamis, 23 Juli 2026 - 11:31 WIB
Potret dugaan penggusuran dan pengrusakan bangunan hingga tanah di Depok
Sumber :
  • Istimewa

Depok, tvOnenews.com - Seorang pemilik tanah bernama Charyanto Kartolo menjerit akibat dugaan penggusuran hinga pengrusakan paksa bangunannya di Depok pada empat tahun lalu.

Ia menjadi korban penggusuran dan pengrusakan terhadap rumah dari oknum sebuah perusahaan publik. Hal ini membuat dirinya melaporkan perkara ini pada 22 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum korban, Mangatur Naionggolan menyayangkan hingga kini laporan dugaan penggusuran dan pengrusakan bangunan milik Charyanto di Depok belum juga menemukan titik terang.

Mangatur menyoroti Polres Metro Depok yang belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara ini. Ia mendesak agar polisi memenuhi hak korban sebagai warga negara Indonesia (WNI).

"Kami telah menempuh seluruh mekanisme hukum yang tersedia. Korban melaporkan dugaan tindak pidana ini sejak tahun 2022," ujar Mangatur kepada tvOnenews.com, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan perkara ini bermula pada 16 Maret 2022. Pada saat itu, sekelompok orang diduga bertindak semena-mena mengatasnamakan perusahaan publik.

Kata dia, para oknum tersebut melakukan tindakan pemagaran, penutupan, dan penguasaan akses menuju tanah milik korban tanpa persetujuan korban maupun berdasarkan putusan pengadilan.

Ia menegaskan bahwa, korban merupakan pemilik hak atas tanah. Hal ini berlandaskan adanya Sertifikat Hak Milik (SHM).

Tiga bulan setelah itu tepatnya pada 17 Juni 2022, sekelompok orang merobohkan rumah tinggal milik Charyanto. Tak hanya itu, gudang, workshop hingga kantor berbasis ekspedisi korban juga dirobohkan dari tanah miliknya.

Akibat peristiwa itu, korban memutuskan untuk menempuh berbagai upaya hukum. Korban membuat pengaduan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, serta Komisi III DPR RI.

Alasan korban mengadu kepada sejumlah instansi untuk mendapat pengawasan terhadap penanganan perkara oleh Polres Metro Depok. Hingga kini, proses hukum mengenai perkata tersebut belum menemukan titik terang yang jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Mangatur, penyidik dari Reserse Polres Metro Depok mulanya langsung meminta korban melengkapi sejumlah alat bukti. Korban selaku pelapor pun memenuhi permintaan tersebut pada 8 Mei 2023.

"Memenuhi setiap permintaan penyidik, menyerahkan saksi, alat bukti surat, dan rekaman video," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Sebut Keterangan Istri Sah Membantu Proses Pengungkapan Pembunuhan di Madiun, Tersangka Sempat Ubah Nama

Polisi Sebut Keterangan Istri Sah Membantu Proses Pengungkapan Pembunuhan di Madiun, Tersangka Sempat Ubah Nama

Sejumlah barang bukti berupa mesin pencacah, abu pembakaran, serta bagian tulang telah diamankan Polisi dari kasus pembunuhan di Madiun.
Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, menjadi korban dugaan penghinaan rasial di Liga Thailand. Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) merespons beri langkah.
Jadwal I.League Cup 2026-2027 Hari Ini: Persija Jakarta, Dewa United hingga Persebaya Surabaya Beraksi

Jadwal I.League Cup 2026-2027 Hari Ini: Persija Jakarta, Dewa United hingga Persebaya Surabaya Beraksi

I.League Cup 2026-2027 akan mulai bergulir pada Selasa (3/11/2026) ini. Sejumlah klub besar Super League pun sudah langsung berlaga, termasuk Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Tips Suami Betah di Rumah dan Tak Tergoda Wanita Lain, Ini Pesan Ustaz Khalid Basalamah

Tips Suami Betah di Rumah dan Tak Tergoda Wanita Lain, Ini Pesan Ustaz Khalid Basalamah

Tips suami betah di rumah dan tak tergoda wanita lain, ini pesan Ustaz Khalid Basalamah.
Link Live Streaming Korea Open 2026: Ada 4 Wakil Indonesia Unjuk Gigi, Mutiara Ayu Puspitasari Main

Link Live Streaming Korea Open 2026: Ada 4 Wakil Indonesia Unjuk Gigi, Mutiara Ayu Puspitasari Main

Link live streaming Korea Open 2026 hari ini, Selasa (3/11/2026), sejumlah wakil Indonesia akan memulai perjuangan di turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral