News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dijadikan Barang Bukti, Camat Menteng Pastikan Gerobak Nasi Uduk Korban Bentrokan Diganti

Camat Menteng Nurhelmi Savitri memastikan gerobak pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan di Jalan Matraman Dalam segera diganti.
Senin, 27 Juli 2026 - 12:57 WIB
Bentrokan maut antara dua kelompok warga yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Camat Menteng Nurhelmi Savitri memastikan gerobak pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan di Jalan Matraman Dalam segera diganti.

Dengan demikian, pedagang nasi uduk itu bisa berjualan kembali seperti sediakala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, kata dia, gerobak tersebut masih diamankan kepolisian sebagai barang bukti bentrokan dalam proses penyelidikan.

"Gerobak pedagang nasi uduk yang dirusak Insya Allah akan segera kami ganti. Karena gerobak tersebut ditarik oleh polisi untuk barang bukti, jadi biar yang bersangkutan bisa dagang lagi," ujarnya, Senin (27/7/2026).

Nurhelmi mengatakan gerobak nasi uduk itu ditargetkan akan diganti paling lambat pada Selasa (28/7/2026) agar pedagang tidak terganggu terlalu lama. 

Dalam peristiwa bentrokan tersebut, sejauh ini tercatat hanya berupa satu gerobak milik pedagang nasi uduk yang rusak.

Dia menyebut koordinasi dengan aparat kepolisian berlangsung cepat sejak laporan bentrokan diterima sehingga penanganan keamanan di lokasi dapat segera dilakukan.

Nurhelmi mengatakan pihaknya tidak hanya memberikan bantuan kepada pedagang yang terdampak, tapi juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur masyarakat dengan harapan kejadian serupa tidak terulang. 

"Kami akan mengumpulkan tokoh masyarakat, RT, RW, tokoh pemuda, tokoh agama, Karang Taruna termasuk pengurus Masjid Jami Matraman untuk berkolaborasi mengimbau warga agar tidak terprovokasi," ucapnya. 

Sebelumnya diberitakan, bentrokan terjadi di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Bentrokan ini diduga dipicu saat dua orang yang mengendarai sepeda motor menggeber-geber kendaraannya di depan pedagang nasi uduk di kawasan tersebut. 

Setelah ditegur, keduanya meninggalkan lokasi. Akan tetapi, mereka kembali bersama sekitar lima rekannya dan diduga merusak gerobak pedagang serta menganiaya warga.

Warga sekitar diduga melawan hingga bentrokan meluas ke kawasan Jalan Tambak yang diduga menjadi tempat tinggal kelompok tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka terlibat aksi saling lempar batu dan benda lainnya hingga mengakibatkan bangunan serta sejumlah kendaraan terbakar.

Peristiwa ini menyebabkan dua orang dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) lantaran kritis dan satu orang lainnya meninggal dunia. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral