News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Personil Gabungan Perketat Pengamanan Lokasi Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Jakpus

Polisi masih memperketat pengaman pasca-insiden bentrokan antarkelompok yang menewaskan satu orang di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakart Pusat.
Senin, 27 Juli 2026 - 15:12 WIB
Suasana kerusuhan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • Dokumentasi tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih memperketat pengaman pasca-insiden bentrokan antarkelompok yang menewaskan satu orang di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakart Pusat.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan bahwa pengamanan dilakukan ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih dijaga, kalau pelaksanaan apel semalem ada 188 personil gabungan TNI, personel Polda, Polres Jakpus dan Polsek Menteng," katanya, Senin (27/7).

Ia menegaskan, pengamanan dilakukan untuk megantipasi adanya bentrokan susulan, ditambah pengamanan ini untuk mensterilkan lokasi.

"Antisipasi pasca-bentrok," ujarnya.

Sebelumnya, seorang penjual nasi uduk bernama Rusdi turut menceritakan detik-detik awal bentrokan. 

Kesaksiannya diunggah melalui akun media sosial @bangranistones dan menggambarkan bagaimana situasi yang semula hanya dipicu suara knalpot motor berujung menjadi kerusuhan.

Rusdi mengatakan, kejadian bermula saat dua pemuda melintas sambil menggeber motor hingga menimbulkan suara bising. 

Saat itu, beberapa pelanggan yang sedang makan di warungnya merasa terganggu dan memberikan teguran.

"Awalnya ada orang bawa motor, motornya berisik digeber-geber, ada orang yang lagi makan di saya, nggak terima, ditegur gitu," ujar Rusdi.

Menurutnya, kedua pemuda tersebut sempat pergi, namun tidak lama kemudian kembali dengan membawa rekan-rekannya.

"Terus nggak lama kemudian manggil abang-abangnya dateng udah langsung kejadian." ucapnya.

Rusdi memperkirakan ada sekitar 10 orang yang datang menggunakan sepeda motor. Awalnya mereka hanya menanyakan sesuatu kepada warga, tetapi situasi kemudian berubah menjadi ricuh.

"Kurang lebih 10 orang, naik motor semua. Awalnya sih nanya-nanya doang, mungkin karena nggak dapet-dapet pelakunya jadi membabi buta," ungkapnya.

Ia juga mengaku tidak melihat para pelaku membawa senjata tajam saat keributan berlangsung.

"Pakai tangan kosong sih nggak pakai senjata," ujarnya.

Kerusuhan kemudian semakin meluas setelah warga dari kawasan sekitar ikut berdatangan.

Dalam kekacauan tersebut, gerobak nasi uduk milik Rusdi turut menjadi korban.

Meski mengalami kerusakan, ia bersyukur tidak ada pelanggan yang menjadi korban karena warungnya sedang kosong saat itu. (aha/dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral