Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Minta Kematian Sutrimo Tidak Dicampuradukkan dengan Kasus Kliennya
- Aldi Herlanda/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Tim kuasa hukum Febrie Adriansyah tak ingin terlalu jauh menanggapi meninggalnya Kepala Rumah Tangga (Karumga), Sutrimo di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kuasa Hukum Febrie, Febri Diansyah mengaku bahwa bskum mendapatkan informasi tersebut. Ia juga menegaskan bahwa saat ini yang menjadi fokusnya terkait subtansi perkara yang menjerat kliennya.
"Kami fokus di substansi perkara. Saya juga tidak dapat informasi terkait dengan hal itu," katanya dikutip Selasa, (28/7/2026).
Febri mengungkapkan, bahwa sejauh ini hanya mendapatkan informasi tersebut melalui pemberitaan, termasuk penyelidikan yang sudah dilakukan oleh Polda Metro Jaya.
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
"Yang saya baca di media-media kan sudah ditulis dan Polda juga sudah mulai lakukan. Saya enggak tahu itu penyelidikan atau seperti apa," ungkapnya.
Febri juga meminta agar isu kematiannya tidak dicampuradukkan dengan proses hukum yang sedang dijalani oleh kliennya. Ia mengimbau semua pihak untuk menunggu penjelasan resmi dari kepolisian.
"Mungkin memang lebih baik agar isunya nggak campur aduk. Lebih baik kita tunggu saja bersama-sama informasi resmi dari Polda karena kami ini kan advokat untuk perkara di Kejaksaan Agung," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait sosok Sutrimo.
"Masih didalami," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).
Bahkan kata Budi, korban ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7). Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Polda Metro Jaya menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Budi.
Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan.
Polisi mengklarifikasi pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
Polisi juga mendalami riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya korban, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman.
Load more