News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerap OTT di Kabupaten Kota, Fitroh Tanya Deputi dan Dirdik KPK: Kenapa Bupati Terus?

Belakangan ini KPK kerap sekali melakukan operasi tangkap tangan atau disebut OTT di sejumlah daerah kabupaten kota. Namun, prestasi KPK menuai pertanyaan wakil
Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap sekali melakukan operasi tangkap tangan atau disebut OTT di sejumlah daerah kabupaten kota. Namun, prestasi KPK dalam hal itu masih menuai pertanyaan dari Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

Pertanyaan itu mencuat saat menggelar konferensi pers capaian kinerja KPK semester I 2026 di Gedung Juang, Jakarta, pada Kamis (30/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hal itu, ia mempertanyakan alasan utama KPK sering menjerat kepala daerah setingkat bupati dalam berbagai operasi senyap belakangan ini.

Bahkan, Fitroh menyampaikan rasa penasarannya tersebut secara langsung kepada Deputi Penindakan Asep Guntur Rahayu dan Plt Direktur Penyidikan Achmad Taufik Husein.

"Saya juga sempat kemarin nanya sama deputi sama dirdik, 'ini kenapa bupati terus ini?' gitu," tanya Fitroh.

Untuk diketahui, sepanjang enam bulan terakhir, KPK kerap sekali lakukan OTT, bahkan sudah melakukan 12 kali operasi senyap.

Angka ini melampaui kinerja pada tahun 2025, yang hanya dilakukan 11 kali operasi senyap.

Akan tetapi, pada 2026, mayoritas operasi itu menangkap penyelenggara negara sekelas bupati dan wali kota.

Menyikapi hal ini, Fitroh menegaskan bawah KPK tidak pernah menargetkan atau mencari-cari kesalahan pihak tertentu saat menangani perkara korupsi.

Lanjutnya menjelaskan, bahwa tim KPK selalu bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat dengan patokan kecukupan alat bukti.

"Kebetulan laporan yang cukup disertai dengan petunjuk atau alat bukti yang cukup kuat itu kebetulan di level bupati," bebernya.

KPK sebenarnya juga sering menerima sejumlah laporan terkait dugaan korupsi yang menyeret nama gubernur. 

Akan tetapi, tim penyelidik belum menemukan alat bukti yang memadai untuk meningkatkan laporan tersebut menjadi penangkapan. 

Fitroh mengingatkan bahwa penyidik harus berhati-hati dan menegakkan hukum sesuai prosedur.

"Tetap harus didasarkan kepada kecukupan alat bukti. Jangan sampai kemudian kita melakukan penegakan hukum tapi melanggar hukum," katanya.

"Jadi bukan berarti kita melindungi gubernur atau melindungi orang-orang yang seharusnya kita upaya paksa tapi kita tidak lakukan. Jadi tergantung kecukupan alat bukti," pungkasnya. (aag)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap Hadapi Fenomena El Nino, Bulog Sulselbar Salurkan Bantuan untuk Persediaan 3 Bulan

Siap Hadapi Fenomena El Nino, Bulog Sulselbar Salurkan Bantuan untuk Persediaan 3 Bulan

BMKG prediksi kalau puncak musim kemarau (El Nino) sebagian besar diprediksi terjadi pada bulan Agustus 2026
Akselerasi Transformasi TLKM 30: Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026

Akselerasi Transformasi TLKM 30: Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026

Perseroan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada penutupan semester pertama tahun 2026. 
Arahan Presiden Prabowo, Wamendikdasmen Fajar Tinjau SNT Banyumas untuk Dorong Katalisator Mutu Pendidikan

Arahan Presiden Prabowo, Wamendikdasmen Fajar Tinjau SNT Banyumas untuk Dorong Katalisator Mutu Pendidikan

Wamendikdasmen memastikan program SNT berjalan sesuai arahan Presiden, mulai dari kesiapan sekolah, proses penerimaan murid, hingga pembangunan ekosistem pendidikan.
Usut Tewasnya Sutrimo, Polisi Bakal Bongkar Jejak Digital Lewat Ponsel-CCTV

Usut Tewasnya Sutrimo, Polisi Bakal Bongkar Jejak Digital Lewat Ponsel-CCTV

Polisi terus mendalami tewasnya kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Sutrimo di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7).
Butuh 74 Menit Cetak Gol, Ini 4 Faktor Penyebab Timnas Indonesia Sempat Kesulitan Bobol Timor Leste di Babak Pertama

Butuh 74 Menit Cetak Gol, Ini 4 Faktor Penyebab Timnas Indonesia Sempat Kesulitan Bobol Timor Leste di Babak Pertama

Timnas Indonesia sukses mengamankan tiga poin krusial usai menumbangkan Timor Leste 3-0 pada laga kedua Grup A Piala AFF 2026 di Chonburi Stadium, Thailand, ...
6 Fakta Menarik Kemenangan Timnas Indonesia atas Timor Leste di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Rebut Status Top Skor

6 Fakta Menarik Kemenangan Timnas Indonesia atas Timor Leste di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Rebut Status Top Skor

Timnas Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di Grup A Piala AFF 2026 usai membungkam Timor Leste dengan skor 3-0. Berikut 6 fakta menarik di laga tersebut.

Trending

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Polemik dugaan tidak transparannya pengelolaan dana hasil penjualan tanah eks juru kunci kembali mencuat di Dusun Tanjangrono, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 
Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Dalam video penggerebekan tersebut petugas mendapati seorang wanita belia berusia 19 tahun di dalam kamar diduga milik Kalapas Waingapu yang mengaku Adik Angkat
Piala AFF 2026: Media Vietnam Nyinyir Soal Pemain Naturalisasi, Netizen ASEAN Pasang Badan Bela Timnas Indonesia

Piala AFF 2026: Media Vietnam Nyinyir Soal Pemain Naturalisasi, Netizen ASEAN Pasang Badan Bela Timnas Indonesia

Keberhasilan Timnas Indonesia membantai Kamboja dengan skor telak 5-1 pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari terus menyita perhatian ... -
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Belimpah Cuan di 1 Agustus 2026: Gemini Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Belimpah Cuan di 1 Agustus 2026: Gemini Panen Uang Kaget

Pada 1 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa yang bercuan deras di awal bulan?
Musim Kemarau Sebabkan 6 Kecamatan di Lumajang Krisis Air Bersih

Musim Kemarau Sebabkan 6 Kecamatan di Lumajang Krisis Air Bersih

Adapun 6 titik terdampak krisis air bersih tersebut berada di Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, dan Senduro. 
Kondisi Finansial Zodiak 1 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 1 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 1 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Selengkapnya

Viral