Polisi Periksa Empat Anak yang Diduga Diajak Bigmo Promosikan Vape hingga Orang Tuanya
- Instagram @bigmoskyy
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelibatan anak dalam promosi vape yang menyeret konten kreator Muhammad Jannah alias Bigmo didalami pihak kepolisian.
Pihak kepolisian telah meminta keterangan empat anak yang muncul dalam video yang diduga berkaitan dengan promosi vape. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan masing-masing orang tua.
Pemeriksaan ini dilakukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Perlindungan Orang (PPO) Polda Metro Jaya sebagai tindak lanjut atas pengaduan yang disampaikan melalui kuasa hukum Tri Agnibrata & Partners pada 31 Juli 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan itu merupakan serangkaian langkah awal untuk mengusut laporan tersebut.
"Penyelidik telah meminta keterangan dari pihak yang menyampaikan pengaduan serta mendalami bahan dan dokumen digital yang telah diperoleh," katanya, Selasa (4/8/2026).
Pada kesempatan yang sama, sambung Budi, polisi turut memintai keterangan dari orang tua.
Pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap Bigmo dalam rangka klarifikasi.
“Melakukan klarifikasi terhadap pihak yang dilaporkan,” ujarnya.
Pada 2 Agustus 2026 lalu, Budi menyebut penyelidik lebih dulu meminta klarifikasi terhadap pelapor berinisial TP.
Setelah itu, tim penyelidik mendatangi lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut di wilayah Jakarta Selatan.
Penyidik juga mendatangi kantor PT TLI di Jakarta Utara untuk meminta penjelasan dan menelusuri dokumen yang berkaitan dengan hubungan kerja antara perusahaan tersebut dengan Bigmo.
Barang bukti digital berupa rekaman live streaming, potongan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk TL hingga tangkapan layar tayangan yang beredar turut diamankan.
Budi mengatakan penyelidikan masih akan berlanjut dengan memanggil sejumlah pihak lain, termasuk saksi berinisial F, pihak PT TLI hingga melakukan klarifikasi terhadap pihak yang dilaporkan.
Sebelumnya, Bigmo menyampaikan permintaan maafnya menyusul dengan cuplikan live streaming-nya yang disebut melibatkan anak di bawah umur untuk mempromosikan vape.
"Melalui video ini saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan saya yang telah menimbulkan kegaduhan beberapa hari terakhir ini," ujarnya dikutip dari siaran langsungnya di saluran YouTube Niceguymo, Sabtu (1/8/2026).
Load more