Pengakuan Pelaku Mutilasi Pria di Depok: Mengaku Dipegang Korban Hingga Susah Bawa Jasad
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Saepul (26) mengungkap detik-detik dirinya nekat menghabisi nyawa dan mutilasi pria berinisial K (51).
Adapun dalam kasus itu, Saepul membuang jasad korban ke kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Jalan Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Pancoran Mas, Kota Depok.
Di hadapan tim penyidik, Saepul mengaku awalnya korban main ke rumah dan dirinya butuh teman untuk mengobrol lantaran tidak memiliki teman di kontrakannya.
“Tadinya kan dia (korban) main ke rumah, terus saya cuma butuh temen buat ngobrol aja, karena emang temen kontrakan ku enggak ada juga, karena dia sudah terakhir ngontrak di situ enggak lanjut,” ucap Saepul, kepada penyidik, dikutip Rabu (5/8).
Kemudian, Saepul mengaku, korban memegang dirinya. Lantas, saat itu pelaku berontak, namun korban menampar dan terjadi dorong-dorongan. Setelahnya pelaku turun ke lantai 1 kontrakan dan mengambil pisau.
“Ya sudah saya tak dorong kan. Saya tak dorong, saya mau teriak, terus saya didorong dari tangga sama dia. Kan rumahnya dua lantai. Terus saya turun ke bawah ambil pisau lah,” jelas Saepul.
Setelah mengambil pisau, Saepul langsung menusuk korban di bagian perut. Selanjutnya, korban berontak dan emosi pelaku memuncak, sehingga berujung menggorok leher korban.
“Terus saya tusuk dulu sebelah sini (perut). Terus dia berontak lagi, nendang saya. Saya makin emosi. Terus saya pegang saja kepalanya, tangan dia kan sudah enggak bisa (gerak), (karena) megang perut, terus saya pegang saja kepalanya langsung kayak, iya (gorok),” ucap Saepul.
Karena aksinya tak ingin diketahui oleh orang lain, lantas Saepul memutilasi bagian kaki korban.
“Ya karena aku susah bawanya. Di situ kan ramai orang dan perumahan juga. (Saya mutilasi) Pakai pisau yang saya gunakan buat nusuk dia juga. Kaki aja (yang dibuang) potongannya di daerah Cipayung juga, daerah Jembatan Serong,” terangnya.
Selain bagian kaki korban, pelaku juga mengaku membuang barang bukti pisau yang digunakan untuk memutilasi korban dan baju korban di daerah Pitara, Depok.
Untun diketahui, polisi masih mendalami motif pelaku melakukan aksi keji tersebut.
Load more