News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HUT Ke-30 APJII, Komdigi Ingin Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar Internet Global

Perayaan HUT dirangkaikan bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJII dan Internet Days 2026 yang mengusung tema "Koneksi Baik untuk Negeri".
Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:23 WIB
UT 30 APJII, Komdigi Ingin Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar Internet Global
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.om - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar internet global.

Hal itu mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-30 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta pada Kamis (6/8). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perayaan HUT dirangkaikan bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJII dan Internet Days 2026 yang mengusung tema "Koneksi Baik untuk Negeri". 

Lewat acara itu, APJII menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kedaulatan digital Indonesia melalui pemerataan akses internet, penguatan infrastruktur nasional, serta kolaborasi lintas sektor.

Ketua Umum APJII Muhammad Arif menyatakan, internet telah berkembang menjadi infrastruktur strategis yang menentukan daya saing bangsa. 

Karena itu, pembangunan konektivitas tidak lagi hanya untuk menghadirkan jaringan, tetapi lebih jauh lagi, untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses internet yang cepat, berkualitas, dan terjangkau.

"Tema 'Koneksi Baik untuk Negeri' merupakan komitmen kami untuk memastikan manfaat internet dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selama tiga dekade, APJII terus berupaya membangun ekosistem internet nasional yang semakin kuat, terbuka, dan kolaboratif,” ujar Muhammad Arif.

“Ke depan, tantangan kita bukan lagi soal perluasan akses. Ke depan, tantangan kita adalah menghadirkan konektivitas yang berkualitas sebagai fondasi transformasi digital Indonesia."

Menurut Arif, APJII akan terus mendorong pertumbuhan ekosistem digital nasional yang inklusif, termasuk memperluas akses internet hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

 APJII juga akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, termasuk mendukung berbagai program strategis Kementerian Komunikasi dan Digital, seperti Kampung Internet, serta mendorong terwujudnya layanan internet berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps yang semakin terjangkau bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis APJII. Salah satunya adalah pengelolaan Indonesia Internet Exchange (IIX) sebagai titik interkoneksi nasional yang memungkinkan lalu lintas internet domestik tetap berada di dalam negeri sehingga lebih efisien, cepat, dan andal. 

Hasil Survei APJII mencatat peningkatan penetrasi internet Indonesia tiga tahun terakhir. Pada 2024, penetrasi internet mencapai 79,5 persen atau sekitar 221 juta jiwa. 

Angka tersebut terus meningkat hingga pada 2026 mencapai 81,72 persen, setara dengan sekitar 235 juta pengguna internet di seluruh Indonesia.

Muhammad Arif menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa internet kini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi digital nasional.

"Peningkatan jumlah pengguna internet harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan, pemerataan infrastruktur, keamanan siber, dan penguatan kapasitas digital masyarakat. APJII akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, industri, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan transformasi digital Indonesia berjalan secara inklusif dan berkelanjutan," katanya.

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ismail yang hadir pada peringatan HUT, dalam pidatonya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada APJII atas 30 tahun kontribusinya dalam pembangunan internet di Indonesia. 

Menurut Ismail, kualitas koneksi internet selama ini telah menjadi prasyarat dalam banyak aktivitas masyarakat. Tanpa koneksi memadai, publik tak akan mengenal konten, kreativitas, hingga AI. 

"Jadi ini adalah prasyarat yang dibangun oleh teman-teman [APJII]. Dan kalau begitu saja pemerintah enggak bisa apresiasi, keterlaluan," kata Ismail. 

Pada kesempatan itu, Ismail juga menyampaikan, pemerintah berharap APJII bisa membantu agar Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri dalam hal konektivitas. 

Menurut Ismail, pemerintah tak ingin Indonesia hanya menjadi pasar bagi  perusahaan-perusahaan global. 

Selain itu, Ismail juga berharap agar para layanan provider di bawah APJII bisa ikut mengawasi penggunaan internet. Pemerintah ingin agar internet berkualitas dalam pemanfaatannya. 

Ismail mengaku khawatir, konten di internet dipenuhi oleh unsur negatif sehingga memengaruhi generasi masa depan. Sebab, penetrasi konten negatif di internet berujung pada perusakan budaya. 

"Ini satu hal yang sangat berat. Enggak bisa ditangani pemerintah sendiri. Hanya bisa kalau bersatu-padu di antara elemen-elemen urusan digital ini," kata Ismail. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Tembus Pasar Global dengan Berdayakan Disabilitas

Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Tembus Pasar Global dengan Berdayakan Disabilitas

UMKM Narita Shibori binaan Pertamina, berhasil meningkatkan omzet hampir tiga kali lipat, menembus pasar global, sekaligus memberdayakan penyandang disabilitas.
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Kerap Mangkir Pemeriksaan, KPK Buka Peluang Upaya Paksa Rudy Tanoesoedibjo

Kerap Mangkir Pemeriksaan, KPK Buka Peluang Upaya Paksa Rudy Tanoesoedibjo

Tersangka dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kementerian Sosial (Kemensos), Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (RBT) kembali mangkir dari pemeriksaan KPK.
Marco Bezzecchi Ubah Mentalitas usai Cedera dan Rentetan Hasil Buruk, Siap Perbaiki Catatan di Paruh Kedua MotoGP 2026

Marco Bezzecchi Ubah Mentalitas usai Cedera dan Rentetan Hasil Buruk, Siap Perbaiki Catatan di Paruh Kedua MotoGP 2026

Rider Apilia, Marco Bezzecchi, memilih mengubah pendekatan menjelang MotoGP Inggris 2026 di Silverstone akhir pekan ini.
Dijagokan jadi Pemenang MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah Ogah Menang di Sirkuit Silverstone Musim Ini

Dijagokan jadi Pemenang MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah Ogah Menang di Sirkuit Silverstone Musim Ini

Alex Marquez datang ke MotoGP Inggris 2026 dengan status salah satu kandidat terkuat meraih kemenangan di Sirkuit Silverstone.
Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

Melalui Pertamina Youth Program 2026, Pertamina Tingkatkan Literasi Energi Mahasiswa

PT Pertamina (Persero) kembali menggelar Pertamina Youth Program (PYP) 2026 sebagai langkah strategis dalam mengedukasi generasi muda mengenai industri energi. 

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Selengkapnya

Viral