News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Penyidik KPK Ajak Publik Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Agar Penyidik Objektif

Yudi mengatakan penyidik perlu menelusuri seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut tanpa memandang jabatan maupun latar belakang.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:28 WIB
Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap mengajak masyarakat terus mengawasi penanganan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah agar penyidikan berjalan objektif dan tuntas.

"Pengawasan oleh publik dalam kasus tindak pidana korupsi dan dugaan tindak pidana pencucian uang yang sedang ditangani Tim 9 Kejaksaan Agung ini benar-benar dilakukan secara tuntas untuk membongkar siapa-siapa saja para pelakunya," kata Yudi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/8/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pengawasan melalui diskusi, seminar, maupun forum publik dapat mendorong keterbukaan informasi sekaligus mengawal proses penegakan hukum hingga perkara tersebut menjadi terang.

Yudi mengatakan penyidik perlu menelusuri seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut tanpa memandang jabatan maupun latar belakang.

Ia menyoroti barang bukti penyidik berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dan valuta asing serta sekitar 74 kilogram emas batangan yang disita dalam penyidikan perkara tersebut.

"Korupsi tidak bisa dilakukan sendirian atau hanya sedikit orang karena terkait dengan tata kelola dan suatu proses," katanya.

Terkait pengajuan praperadilan oleh Febrie, Yudi mengatakan langkah tersebut merupakan hak yang dijamin hukum, namun menurutnya tidak menghalangi penyidik untuk terus melengkapi alat bukti dan mengembangkan perkara.

Ia berharap penyidik bekerja secara profesional dan objektif serta mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan apabila ditemukan alat bukti yang cukup.

"Bagi saya, kasus ini masih berkembang, apalagi baru proses penyidikan. Ini masih jauh dari cukup," ujar Yudi.

Febrie pada Jumat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka oleh Tim 9 Kejaksaan Agung terkait perkara dugaan TPPU tersebut. 

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami konstruksi perkara serta sejumlah barang bukti dan dokumen yang diperoleh penyidik. (ant)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan dalam Kasus Korupsi MBG, Ada Jam Rolex Hingga Uang Tunai

Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan dalam Kasus Korupsi MBG, Ada Jam Rolex Hingga Uang Tunai

Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melakukan penyitaan aset milik Eks Kepala BGN, Dadan Hindayana hingga Sony Sonjaya dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Darurat Air Bersih, Kodim 0810 Nganjuk Distribusikan 15.000 Liter Air ke Warga Dusun Gerit, Nganjuk

Darurat Air Bersih, Kodim 0810 Nganjuk Distribusikan 15.000 Liter Air ke Warga Dusun Gerit, Nganjuk

Krisis air bersih mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Nganjuk akibat musim kemarau.
Restoran Indonesia Pertama Hadir di Cape Town, Perkuat Diplomasi Kuliner Indonesia

Restoran Indonesia Pertama Hadir di Cape Town, Perkuat Diplomasi Kuliner Indonesia

Java Kitchen menjadi restoran Indonesia pertama yang hadir di kawasan Rondebosch East, Lansdowne, Cape Town, Afrika Selatan. Kedai ini menawarkan beragam hidangan autentik Nusantara.
Rekomendasi HP Realme Terbaru untuk Ngonten, Ada yang Dilengkapi Kamera 200MP

Rekomendasi HP Realme Terbaru untuk Ngonten, Ada yang Dilengkapi Kamera 200MP

Rekomendasi HP Realme terbaru untuk ngonten, mulai dari Kamera 200MP hingga performa kencang. Simak pilihan Realme yang cocok untuk content creator.
Usai Bantu La Furia Roja Raih Gelar Juara Piala Dunia 2026, Marcos Llorente Putuskan Pensiun dari Timnas Spanyol

Usai Bantu La Furia Roja Raih Gelar Juara Piala Dunia 2026, Marcos Llorente Putuskan Pensiun dari Timnas Spanyol

Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente, resmi akhiri kariernya bersama tim nasional Spanyol usai ikut mengantarkan La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2026.
Bocoran Gaji Emil Audero di LaLiga, Kiper Timnas Indonesia Itu Direkrut Rayo Vallecano

Bocoran Gaji Emil Audero di LaLiga, Kiper Timnas Indonesia Itu Direkrut Rayo Vallecano

Pelatih Rayo Vallecano Benat San Jose secara terbuka menegaskan keyakinannya terhadap kualitas penjaga gawang anyar Timnas Indonesia Emil Audero. Pujian itu ...

Trending

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Dunia digital yang terus mengalami perkembangannya turut memberi pelaung bagi generasi muda untuk dapat berkarya sekaligus membangun bisnis yang diinginkan.
Alasan Polisi Tak Blokade Massa PBRI di Dekat Bundaran HI: Tidak Mengajukan Pemberitahuan

Alasan Polisi Tak Blokade Massa PBRI di Dekat Bundaran HI: Tidak Mengajukan Pemberitahuan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi tujuan masing-masing kelompok massa.
Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 5 September 2026: Ada peluang tak terduga dalam bidang karier dan finansial.
Korupsi Kuota Haji, 24 Anggota Panja DPR RI Diduga Minta 3.000 Riyal Saat Perjalanan Dinas ke Saudi

Korupsi Kuota Haji, 24 Anggota Panja DPR RI Diduga Minta 3.000 Riyal Saat Perjalanan Dinas ke Saudi

Gus Alex mengatakan jika 24 anggota Panja DPR RI tersebut masing-masing awalnya meminta uang sebesar 3.000 Riyal. Namun, ia hanya mampu memberikan separuhnya..
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Jauh-jauh Hari soal Megawati Hangestri Layak Diperebutkan pernah Dibuka Pelatih Ko Hee-jin, Kini Dibeli Hyundai Hillstate

Jauh-jauh Hari soal Megawati Hangestri Layak Diperebutkan pernah Dibuka Pelatih Ko Hee-jin, Kini Dibeli Hyundai Hillstate

Kabar terkini, Megawati Hangestri Pertiwi resmi bergabung dengan klub Korea Selatan Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral