Harga Emas Melejit ke US$4.120, Pengamat Ramal Tembus hingga US$6.000
- Istimewa
Ibrahim menilai pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai keinginan Amerika mencapai perdamaian dengan Iran turut memengaruhi pergerakan pasar global.
“Karena apa? Karena ada statement dari Donald Trump bahwa Amerika menginginkan perdamaian ya dengan Iran walaupun tanpa ada perjanjian nuklir,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan tekanan terhadap kemampuan AS untuk mempertahankan operasi militernya. Ibrahim menyinggung belum diprosesnya anggaran perang di Kongres AS serta penyusutan persediaan misil Amerika.
“Artinya apa, bahwa Amerika sudah kewalahan ya, apalagi menunggu dengan dana anggaran perang yang sampai saat ini pun juga belum diproses di Kongres ya, sehingga apa, sehingga wajarlah kalau seandainya misil-misil yang dimiliki oleh Amerika mengalami penyusutan,” kata Ibrahim.
Di sisi lain, Israel disebut masih berpotensi melakukan serangan terhadap Iran secara mandiri. Namun, Ibrahim menilai kemungkinan tersebut belum serta-merta membuat ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali melonjak.
“Walaupun Israel ya kemungkinan besar akan melakukan serangan terhadap Iran sendirian, tetapi ini pun juga tidak membuat serta-merta apa ketegangan geopolitik di Timur Tengah ini meningkat,” pungkasnya. (agr/ree)
Load more