News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Masjid Istiqlal yang IPO, Pakar Ungkap Risiko di Balik Wakaf Masuk Pasar Modal

Wacana pengelolaan dana wakaf Masjid Istiqlal melalui pasar modal syariah dinilai sebagai inovasi positif untuk memperkuat ekonomi syariah nasional
Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:20 WIB
Bursa Efek Indonesia
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Wacana pengelolaan dana wakaf Masjid Istiqlal melalui pasar modal syariah dinilai sebagai inovasi positif untuk memperkuat ekonomi syariah nasional. Namun, skema tersebut harus dilaksanakan dengan tata kelola ketat agar dana umat tidak berubah menjadi instrumen spekulatif.

Guru Besar Keuangan dan Investasi IPMI Institute Roy Sembel menegaskan, istilah Masjid Istiqlal “melantai di bursa” perlu diluruskan. Menurutnya, tidak ada proses penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) terhadap institusi Masjid Istiqlal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Istilah Masjid Istiqlal melantai di bursa perlu diluruskan. Setahu saya, Istiqlal tidak sedang IPO dalam arti penawaran saham kepada publik. Yang dikembangkan adalah wakaf produktif melalui pasar modal syariah,” kata Roy saat dihubungi tvOnenews.com, Rabu (12/8/2026).

Roy menjelaskan, objek yang masuk ke ekosistem pasar modal bukan bangunan maupun institusi Masjid Istiqlal. Melainkan dana wakaf yang dikelola secara produktif melalui instrumen investasi berbasis syariah.

“Yang masuk ke pasar modal bukan bangunan atau institusi masjid melalui IPO. Ini adalah pengelolaan wakaf produktif melalui instrumen pasar modal syariah,” ujarnya.

Menurut Roy, gagasan tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Program Wakaf Saham Istiqlal telah diluncurkan pada Desember 2025 dengan pembagian peran sejumlah lembaga.

IGF-BPMI bertindak sebagai nazhir, Majoris sebagai manajer investasi, Mandiri Sekuritas mengelola rekening efek, sementara Bursa Efek Indonesia memberikan dukungan kelembagaan.

Roy menilai pengembangan wakaf produktif melalui pasar modal memiliki potensi besar karena dana wakaf tidak sekadar menjadi dana pasif. Dengan pengelolaan yang tepat, dana tersebut dapat menghasilkan manfaat sosial secara berkelanjutan.

“Wacana Masjid Istiqlal untuk mengoptimalkan dana wakaf melalui instrumen pasar modal ini sebenarnya adalah hal yang positif. Wacana ini menarik, tapi perlu kehati-hatian ekstra. Indonesia memiliki potensi wakaf uang yang sangat besar, tetapi realisasinya masih kecil,” tuturnya.

Ia menyebut pasar modal syariah dapat menjadi jembatan untuk mengubah dana wakaf menjadi aset produktif. Hasil investasi nantinya dapat diarahkan untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, air bersih, energi, kewirausahaan hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Namun, Roy mengingatkan dana wakaf merupakan dana umat sehingga prinsip keamanan dan kepatuhan syariah tidak boleh dikompromikan.

“Dana wakaf itu dana umat. Jadi prinsipnya harus aman, syariah, dan tidak boleh spekulatif,” tegasnya.

Menurut Roy, terdapat sejumlah instrumen yang dapat dipertimbangkan, seperti reksa dana syariah, sukuk, maupun saham syariah. Pemilihan instrumen harus disesuaikan dengan tujuan wakaf serta tingkat risiko yang dapat ditoleransi.

“Sepanjang sejarahnya, wakaf itu harus produktif. Nah pasar modal bisa jadi salah satu instrumen untuk membuat dana wakaf ini tumbuh dan nilainya tidak tergerus inflasi,” katanya.

Roy menekankan setidaknya ada tiga prinsip utama yang harus dijaga apabila dana wakaf dikembangkan melalui pasar modal.

“Pertama, harus sesuai syariah. Jadi pilihannya reksadana syariah, sukuk, atau saham syariah. Kedua, tata kelolanya harus transparan dan diaudit publik. Ketiga, tujuan utamanya tetap untuk kemaslahatan umat, bukan spekulasi,” ujarnya.

Ia menilai kepercayaan publik akan menjadi modal paling penting. Karena itu, masyarakat harus dapat melihat secara jelas bagaimana dana dihimpun, diinvestasikan, berapa hasilnya, berapa biaya pengelolaannya, serta siapa saja yang menerima manfaat.

“Saya melihat ini sebagai inovasi yang positif bagi ekonomi syariah Indonesia. Dukungan publik akan tumbuh jika Istiqlal menunjukkan portofolio yang prudent, biaya yang wajar, laporan yang terbuka, dan manfaat sosial yang terukur. Kepercayaan adalah aset utama wakaf,” kata Roy.

Roy juga meminta adanya laporan berkala mengenai dana masuk, portofolio investasi, hasil investasi, biaya pengelolaan hingga penerima manfaat. Selain itu, audit keuangan dan pengawasan syariah harus dilakukan secara independen.

Pemisahan aset juga menjadi hal krusial. Aset wakaf harus dipisahkan secara jelas dari dana operasional masjid maupun aset milik manajer investasi.

Batas risiko dan diversifikasi juga perlu ditetapkan. Termasuk prosedur apabila saham yang menjadi portofolio keluar dari Daftar Efek Syariah atau mengalami penurunan harga secara signifikan.

Roy juga mengingatkan agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam pemilihan saham, manajer investasi maupun penyaluran manfaat. Masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa hasil investasi tidak bersifat pasti atau dijamin.

Menurut Roy, keberhasilan program tersebut tidak semata-mata diukur dari besarnya dana wakaf yang berhasil dihimpun.

“Keberhasilan program ini bukan diukur dari berapa besar dana yang terkumpul, tetapi dari tiga hal: pokok wakaf terjaga, hasilnya benar-benar sampai kepada penerima manfaat, dan seluruh proses dapat diperiksa publik,” katanya.

Karena melibatkan ekosistem wakaf dan pasar modal sekaligus, Roy menilai pembagian kewenangan antarotoritas juga harus dibuat jelas.

“OJK dan BEI wajib menjaga kepatuhan pasar modal serta keterbukaan. BWI mengawasi tata kelola nazhir dan tujuan wakaf. Dewan Pengawas Syariah mengawal kesesuaian instrumen dan prosesnya. Pembagian tanggung jawab harus jelas, jangan sampai publik bingung harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa,” jelasnya.

Roy menyebut praktik pengembangan dana wakaf melalui pasar modal juga telah dilakukan di sejumlah negara.

“Contoh di negara lain Sudah ada. Di Malaysia, Turki, dana wakaf sudah masuk ke pasar modal dan REIT syariah,” ujarnya.

Jika prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kepatuhan syariah dapat dipenuhi, Roy melihat pengembangan wakaf melalui pasar modal berpotensi menjadi contoh baru bagi lembaga keagamaan dalam memperkuat ekonomi syariah Indonesia.

Namun sebaliknya, apabila hanya mengikuti tren investasi tanpa governance yang kuat, skema tersebut justru berisiko menjadi bumerang dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana wakaf. (agr/ree)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Perwira Naik Pangkat hingga Pecah Bintang, Kadiv Humas Polri: Ini Bentuk Penghargaan

Puluhan Perwira Naik Pangkat hingga Pecah Bintang, Kadiv Humas Polri: Ini Bentuk Penghargaan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korprapot Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat
Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia dari Angkat Besi Kelas 75kg Asian Games 2026

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia dari Angkat Besi Kelas 75kg Asian Games 2026

Indonesia berhasil meraih medali emas keduanya pada gelaran Asian Games 2026 lewat Rahmat Erwin Abdullah di cabang olahraga angkat besi, Sabtu 26 September.
4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

Drakor terbaru Oktober 2026 menghadirkan empat judul dengan cerita menarik dan jajaran bintang besar, dari Kim So-hyun hingga Kim You-jung.
Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi pamer KTA PSI saat Rakorda DPD PSI Kota Bandung. Ia menegaskan telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025 dan membacakan nomor keanggotaannya.
Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Hyundai Hillstate menyiapkan perubahan besar jelang musim 2026/2027 setelah kehilangan Yang Hyo-jin. Dalam strategi barunya, Megawati Hangestri diproyeksikan.
Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

BGN terus berbenah demi mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di Indonesia. Tak cuma berpatokan pada sistem dalam negeri,

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral