News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut War Tiket Sulit, Warga Rela Datang Dini Hari Demi Rasakan Euforia HUT ke-81 RI di Istana

Perjuangan mendapatkan tiket untuk mengikuti langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan ternyata tidak menyurutkan antusiasme warga.
Senin, 17 Agustus 2026 - 07:24 WIB
Lutfi, Ilman, dan Alexandra peserta upacara HUT ke-81 RI
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Perjuangan mendapatkan tiket untuk mengikuti langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan ternyata tidak menyurutkan antusiasme warga.

Sejumlah peserta bahkan rela mempersiapkan diri sejak dini hari demi bisa merasakan langsung kemeriahan perayaan kemerdekaan di kompleks Istana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lutfi Octaviansyah (19), salah satu peserta, mengaku mulai bersiap sejak pukul 03.00 WIB sebelum berangkat dari rumahnya di Jakarta Timur sekitar pukul 04.30 WIB. Ia datang dengan mengenakan pakaian adat Sulawesi yang sengaja disewanya untuk memeriahkan suasana peringatan kemerdekaan.

“Dari Sulawesi (baju adat),” kata Lutfi saat ditanya mengenai pakaian adat yang dikenakannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Meski bukan berasal dari Sulawesi, Lutfi sengaja memilih pakaian tersebut sebagai bentuk ikut memeriahkan keberagaman dalam perayaan HUT RI.

“Biar ramai aja, buat ngeramein gitu,” ujarnya.

Peserta lainnya, Ilman (18), juga mengenakan pakaian adat Jawa meski mengaku bukan berasal dari Jawa.

“Saya (pakai baju) dari Jawa,” kata Ilman.

Saat ditanya asal sebenarnya, ia menjawab, “Enggak, aslinya Sunda.”

Sementara itu, Alexandra (26) memilih mengenakan kebaya milik ibunya. Ia menjadi satu-satunya dari ketiga peserta yang sudah pernah mengikuti langsung upacara di Istana pada tahun sebelumnya.

Pengalaman tersebut membuat Alexandra bisa membandingkan proses perebutan tiket tahun ini dengan tahun lalu. Menurutnya, mendapatkan tiket tahun ini terasa lebih sulit, terutama karena sistem antrean dan verifikasi.

“Susah menurut aku,” kata Alexandra.

Ia mengaku beruntung karena berhasil mendapatkan tiket pada war tiket pertama, meski prosesnya lebih rumit dibandingkan tahun sebelumnya.

“Karena kayak dia pakai sistem nunggunya beda gitu lho, enggak kayak tahun lalu. Kalau tahun lalu aku refresh-refresh langsung muncul untuk daftar. Kalau yang tahun ini dia kan ada sistem kayak pakai Cloudflare gitu kan untuk nunggunya,” ujarnya.

Lutfi dan Ilman yang sama-sama mendapatkan tiket pada war hari kedua juga merasakan hal serupa.

“Saya kurang lebih sama sih kayak gitu. Susah juga ya, war-nya gampang-gampang susah sih,” kata keduanya.

Bagi Alexandra, kesulitan mendapatkan tiket justru sebanding dengan pengalaman yang ingin dirasakan.

Tahun lalu ia mengikuti rangkaian upacara dari luar, sedangkan tahun ini berhasil mendapatkan akses ke dalam kawasan Istana.

“Karena menurut aku acaranya enggak cuma upacara biasa aja kan, dia juga bagus ada pertunjukan-pertunjukan, ada yang maksudnya bener-bener enggak cuma boring upacara aja menurut aku memang wajib banget sih orang Indonesia ikut,” ujar Alexandra.

Berbeda dengan Alexandra yang datang untuk kedua kalinya, Lutfi dan Ilman mengaku baru pertama kali menghadiri upacara secara langsung di Istana.

Lutfi yang merupakan fresh graduate sengaja mencari kesibukan pada 17 Agustus setelah tidak lagi memiliki rutinitas upacara seperti saat masih sekolah.

“Saya pertama karena saya fresh graduate, jadi kalau tanggal 17 Agustus tuh enggak ada kegiatan di rumah jadi pengen nyari kesibukan. Biasakan upacara di sekolah, karena sudah lulus jadi enggak upacara jadi ikut di Istana aja,” kata Ilman.

Lutfi pun memilih datang meski sebenarnya memiliki agenda lain berupa tugas ospek kampus.

“Sebenarnya saya ada kegiatan sih, ada tugas ospek dari kampus. Tapi ya karena buat pengalaman pertama kali ke sini kenapa enggak gitu buat datangin,” ujarnya.

Menariknya, Lutfi, Ilman, dan Alexandra bahkan baru saling mengenal ketika berada dalam antrean. Keduanya tidak tergabung dalam grup komunikasi khusus sebelum datang ke lokasi.

“Oh enggak ada. Kita sama-sama karena sama-sama lagi ngantri, ya sudah saling tanya-tanya, terus kenalan deh,” kata Ilman.

Di balik perjuangan mendapatkan tiket dan datang sejak pagi, ketiganya juga membawa harapan masing-masing untuk Indonesia. Alexandra berharap kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian lebih besar.

“Pokoknya kalau menurut saya, Indonesia semakin harus di depan ya untuk dari segi perekonomiannya, pendidikannya, kesejahteraan masyarakatnya itu pokoknya harus lebih diperhatikan lagi dan pokoknya sukses terus buat Indonesia,” ujarnya.

Ilman secara khusus menyoroti kebutuhan ruang publik. Ia berharap pemerintah memperbanyak taman yang bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama di wilayah tempat tinggalnya di Tangerang.

“Kalau saya buat fasilitas umumnya, kayak misalnya taman, di Tangerang itu khususnya di daerah saya tuh taman untuk umumnya masih sangat sedikit. Mungkin buat pemerintah nanti di kabupaten dibuat tamannya lebih banyak,” kata Ilman.

Sementara Lutfi menilai penguatan ekonomi menjadi pekerjaan penting karena masih banyak masyarakat kelas menengah yang kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan.

“Ya kalau menurut saya cukup di perekonomiannya aja sih. Apalagi kan banyak nih ya, rakyat yang menengah gitu kan, buat kuliah tuh susah tapi desilnya ditinggiin, entah kenapa kayak gitu, banyak yang kayak gitu tuh. Jadi perekonomian itu harus dibenerin banget,” ujarnya.

Untuk rangkaian acara yang paling dinantikan, Lutfi dan Ilman sama-sama menunggu pidato Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sendiri mau tunggu pidatonya dari Pak Prabowo sih, saya penasaran apa yang mau disampaikan dia di tahun ini,” kata Lutfi.

Alexandra lebih menantikan prosesi upacara sekaligus pertunjukan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan. Salah satu yang membuatnya penasaran adalah penampilan pesawat dalam perayaan HUT RI. (agr/nsi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Red Sparks Umumkan Jadwal KOVO Cup 2026, Langsung Lawan Megawati Hangestri Cs?

Resmi! Red Sparks Umumkan Jadwal KOVO Cup 2026, Langsung Lawan Megawati Hangestri Cs?

Red Sparks resmi merilis jadwal KOVO Cup 2026. Mantan klub Megawati Hangestri itu langsung akan menjalani tantang melawan para tim tangguh.
Update Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: 55 Ribu Tiket Terjual

Update Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: 55 Ribu Tiket Terjual

Animo tinggi menyertai duel Timnas Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak 55 lembar tiket telah terjual untuk partai puncak.
Update Kondisi Dede Sunandar Usai Kolaps Kena Tinju Vicky Prasetyo: Ini Pertandingan Real

Update Kondisi Dede Sunandar Usai Kolaps Kena Tinju Vicky Prasetyo: Ini Pertandingan Real

Dede Sunandar akhirnya siuman setelah kolaps usai ditinju Vicky Prasetyo. Ia pun menjelaskan kalau pertandingan antar selebriti tersebut adalah real adanya.
Kepala Dibenturkan ke Dinding-Punggung Dipukul, Ayah Kandung di Cakung Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas saat Istri Kerja

Kepala Dibenturkan ke Dinding-Punggung Dipukul, Ayah Kandung di Cakung Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas saat Istri Kerja

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penganiayaan bayi berinisial REA (11 bulan) hingga tewas yang dilakukan oleh ayah kandungnya berinisial RPP (30) di Jakarta Timur.
Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Viral toko roti berlabel gluten free diduga menipu pelanggan. Toko roti yang dilaporkan ke Polisi pada 2025, kini kasusnya masuk ke tahap penyidikan.
Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Media Vietnam mencurigai kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia secara sekaligus di FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka merasa bahwa itu merugikan bagi pemain Timnas Vietnam.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Selengkapnya

Viral