SOSOK Neeltje Deliana Insjowi, Siswi SMAN 8 Kota Jayapura Sukses Jadi Pembawa Baki Penurunan Bendera Merah Putih
- ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.
Jakarta, tvOnenew.com - Mengenal sosok Neeltje Deliana Insjowi Werimon putri Papua yang bertugas sebagai pembawa baki bendera Sang Merah Putih dalam Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026) sore.
Momen Penurunan Bendera Merah Putih menjadi pembuktian bagi Neeltje Deliana dimana ia mengemban tugas sebagai pembawa baki.
Neeltje menjadi sorotan jutaan mata yang menyaksikan prosesi Upacara Penurunan Bendera baik secara langsung maupun melalui layar kaca.
Neeltje memahami tak ada ruang kesalahan untuknya saat melangkahkan kaki berjalan dari tiang bendera menuju mimbar kehormatan.
- ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.
Perasaan gugup pasti tak bisa dihindari saat Neeltje menyerahkan bendera Sang Merah Putih secara langsung ke tangan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, rasa bangga yang membuncah dalam diri Neeltje tampak mengalahkan rasa gugupnya.
Langkah-langkahnya yang mantap mengirinnginya dalam tugas membawa bendera. Rasa percaya diri dan keyakinan itu pun mengantarkannya pada keberhasilan.
"Tentu gugup sekali karena harus melakukan tugas yang sangat berat ini, tetapi, sisi lain (saya) juga excited karena bisa melakukan pengibaran di Istana dan bertemu dengan Bapak Presiden," kata Neeltje saat ditemui selepas menjalankan tugas.
Neeltje merupakan siswi SMA Negeri 8 Kota Jayapura, yang terpilih sebagai anggota Paskibraka mewakili Provinsi Papua.
Bagi Neeltje, tugasnya membawa bendera saat upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Usai menunaikan tugasnya, haru dan lega menyelimuti perasaan Neeltje, yang merupakan putri dari pasangan Aiwoisendin Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awom.
Namun, Neeltje juga mengaku sedih karena harus berpisah dengan teman-temannya sesama anggota Paskibraka.
Alasannya, dia dan puluhan anggota Paskibraka itu telah berlatih bersama-sama selama kurang lebih satu bulan.
Rangkaian pelatihan yang diawali dengan pembekalan, kemudian pelatihan fisik dan mental, membuat Neeltje dan teman-temannya menjadi semakin dekat dan akrab.
Formasi Paskibraka
- YouTube Sekretariat Presiden
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, perwakilan Provinsi Papua, dipercaya sebagai pembawa baki bendera Merah Putih.
Pelajar SMA Negeri 8 Jayapura tersebut mengemban salah satu tugas penting dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka.
Sementara itu, posisi cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Ismi Ulfaida, Paskibraka putri asal Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.
Pada unsur formasi lainnya, Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, didaulat sebagai Komandan Kelompok 8.
Sedangkan tugas sebagai pengerek bendera diamanahkan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Taliwang.
Sementara itu, Mirza Rafi Navazani dari Provinsi Kalimantan Barat, pelajar SMAN 1 Sintang, dipercaya menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.
Untuk formasi lainnya, posisi Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Baruno Wicaksono, Paskibraka asal Provinsi Jawa Barat yang bersekolah di SMA Taruna Nusantara Cimahi.
Sementara itu, tugas sebagai Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Pnb Bagus Setianto, yang saat ini menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin.
Penetapan Tim Paskibraka “Indonesia Adil Makmur” menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para anggota Paskibraka akan mengemban amanah dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin, kehormatan, dan tanggung jawab, sekaligus menjadi representasi generasi muda Indonesia dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat kemerdekaan. (ant)
Load more