News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indef Catat Cadangan Emas Indonesia pada 2026 Capai 87 Ton, Ekonom: Harus Siapkan Likuiditas Agar Tetap Stabil

Ekonom senior Indef Aviliani menyatakan bahwa Indonesia masih membutuhkan cadangan dalam bentuk valuta asing untuk menghadapi tekanan pasar, terutama karena perekonomian masih bergantung pada aliran modal asing.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:31 WIB
Ekonom senior Indef Aviliani
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ekonom senior Indef Aviliani menyatakan bahwa Indonesia masih membutuhkan cadangan dalam bentuk valuta asing untuk menghadapi tekanan pasar, terutama karena perekonomian masih bergantung pada aliran modal asing.

Pernyataan itu disampaikan dalam merespons terkait porsi emas dalam cadangan devisa Indonesia masih relatif rendah dibandingkan sejumlah negara lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menunjukkan cadangan emas Indonesia pada 2026 tercatat sekitar 87 ton, atau hanya 9,6 persen dari total cadangan devisa, yang nilainya setara sekitar 0,91 persen terhadap PDB 2025.

Menurut dia, rendahnya porsi emas dalam cadangan devisa Indonesia perlu dilihat dari kebutuhan menjaga likuiditas valuta asing.

"Indonesia ini masih membutuhkan sebenarnya ekspor yang luar biasa karena saat ini kita masih ketergantungan terhadap hot money, yaitu investor asing baik dalam bentuk saham maupun dalam bentuk obligasi pemerintah," kata Aviliani dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Dia menjelaskan, kondisi tersebut membuat Bank Indonesia tidak bisa serta-merta mengalihkan sebagian besar cadangan devisa ke dalam bentuk emas.

Dengan begitu, Bank sentral tetap harus menjaga ketersediaan aset likuid yang dapat digunakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

"Nah sekarang obligasi pemerintah yang dijual asing kemudian dibeli oleh Bank Indonesia itu jumlahnya ribuan triliun. Jadi nggak mungkin itu digunakan untuk membeli emas. Harus selalu menyiapkan likuiditas agar tetap Indonesia ini tetap stabil," ujarnya.

Selain kebutuhan likuiditas, kapasitas cadangan devisa Indonesia juga menjadi pertimbangan. Saat ini cadangan devisa Indonesia dinilai belum cukup besar untuk secara agresif dialihkan menjadi emas.

"Indonesia kita punya cadangan devisa itu hanya cukup untuk 5,5 bulan impor. Jadi nggak mungkin kalau cadangan devisa itu kita belikan emas," kata dia.

Meski demikian, Aviliani menilai emas tetap memiliki fungsi strategis sebagai instrumen diversifikasi cadangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan kita lihat sebenarnya negara-negara yang melakukan pembelian cadangan emas adalah mereka yang cenderung memang cadangan devisanya besar, sudah berlebih begitu ya," ungkapnya.

Berdasarkan Data Indef menunjukkan kesenjangan tersebut cukup lebar. Amerika Serikat memiliki cadangan emas 8.133,5 ton dengan porsi mencapai 84,8 persen dari total cadangan devisa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Pangkas Jumlah BUMN Secara Drastis, Targetkan Efisiensi Rp50 Triliun

Pemerintah Pangkas Jumlah BUMN Secara Drastis, Targetkan Efisiensi Rp50 Triliun

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026 yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Phillip Island dan akan menjadi medan pertarungan antara Jorge Martin vs Marc Marquez.
Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Pemerintah secara tegas menyatakan musuh utama dalam penanganan karhutla bukanlah pihak-pihak, seperti pengusaha, kelompok masyarakat, maupun negara tetangga. 
Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann masuk dalam bursa calon pelatih Manchester United di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Michael Carrick akibat rentetan hasil buruk.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Oknum kepala SMK swasta berinisial W (44) ditangkap setelah diduga menyelewengkan dana bantuan pemerintah untuk Program SMK Pusat Keunggulan senilai Rp125 juta.
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Selengkapnya

Viral