News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rp1.300 Triliun Anggaran Bansos, Pemerintah Klaim Potensi Hemat Rp200 Triliun Lewat Sistem Digital

Pemerintah mengatakan ada potensi efisiensi anggaran perlindungan sosial hingga Rp200 triliun melalui penerapan Digital Public Infrastructure (DPI) dan perbaikan filter data penerima bantuan sosial (bansos).
Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:11 WIB
Kepala Bakom Muhammad Qodari
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mengatakan ada potensi efisiensi anggaran perlindungan sosial hingga Rp200 triliun melalui penerapan Digital Public Infrastructure (DPI) dan perbaikan filter data penerima bantuan sosial (bansos).

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan, digitalisasi sistem perlindungan sosial berpotensi memangkas anggaran yang selama ini tergerus akibat persoalan ketepatan data penerima bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi tersebut dinilai signifikan mengingat anggaran perlindungan sosial pemerintah mencapai sekitar Rp1.300 triliun, atau hampir 30 persen dari APBN.

“Rekan-rekan media, penerapan prinsip DPI dan penggunaan filter data yang lebih baik dalam program PKH dan BPNT berpotensi menghemat puluhan triliun rupiah anggaran pemerintah,” ujar Qodari di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Menurut Qodari, efisiensi tidak hanya berpotensi terjadi pada Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jika sistem serupa diterapkan pada berbagai program perlindungan sosial lainnya, nilai anggaran yang dapat diefisienkan diperkirakan jauh lebih besar.

“Sementara itu apabila diterapkan pada berbagai program Parlinsos lainnya, potensi efisiensi diperkirakan mencapai Rp127 hingga Rp200 triliun mengacu pada koreksi Dewan Ekonomi Nasional pada tahun 2024. Ini kabar baik bagi Pak Ferry ya dan Kementerian Keuangan,” katanya.

Besarnya potensi efisiensi tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah memperbaiki akurasi data penerima bansos. Sistem perlindungan sosial digital memungkinkan pemerintah menggunakan lebih banyak indikator untuk memverifikasi apakah seseorang masih memenuhi syarat menerima bantuan.

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah dapat menekan risiko inclusion error, yakni bantuan diberikan kepada masyarakat yang sebenarnya tidak lagi memenuhi kriteria. Pada saat yang sama, sistem juga diarahkan untuk mengurangi exclusion error, ketika masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan justru terlewat dari daftar penerima.

Digitalisasi juga memungkinkan data dari berbagai kementerian dan lembaga digunakan secara terintegrasi sehingga proses verifikasi penerima tidak hanya bertumpu pada satu sumber data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Qodari menilai potensi penghematan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan belanja negara memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Potensi efisiensi tersebut sejalan dengan visi dan misi kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memastikan anggaran negara digunakan secara efektif hingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan maksimal oleh rakyat Indonesia,” tegas Qodari. (agr/ree)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yasin Ayari Jadi Perhatian AC Milan, Performa di Brighton dan Timnas Swedia Bikin Rossoneri Kepincut

Yasin Ayari Jadi Perhatian AC Milan, Performa di Brighton dan Timnas Swedia Bikin Rossoneri Kepincut

AC Milan mulai memantau perkembangan gelandang Brighton, Yasin Ayari. Pemain asal Swedia itu menarik perhatian setelah tampil impresif bersama klub dan timnas.
Bursa Transfer AC Milan: Pato Ungkap Gerry Cardinale Pernah Coba Datangkan Endrick dari Real Madrid

Bursa Transfer AC Milan: Pato Ungkap Gerry Cardinale Pernah Coba Datangkan Endrick dari Real Madrid

Alexandre Pato mengungkap upaya Gerry Cardinale mendatangkan Endrick ke AC Milan. Pernyataan tersebut disampaikan Pato saat menghadiri Festival dello Sport.
Penggerebekan Densus 88 Gegerkan Warga Antapani Bandung, Terduga Teroris Baru Tinggal Kurang dari Sebulan

Penggerebekan Densus 88 Gegerkan Warga Antapani Bandung, Terduga Teroris Baru Tinggal Kurang dari Sebulan

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme di wilayah Cibodas, RW 23, ..
Cristiano Ronaldo Bikin Heboh, Diam-diam 'Like' Video yang Sindir Portugal usai Berseteru dengan Jorge Jesus

Cristiano Ronaldo Bikin Heboh, Diam-diam 'Like' Video yang Sindir Portugal usai Berseteru dengan Jorge Jesus

Konflik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus makin panas usai akun Instagram CR7 menyukai video Felipe Melo yang membela sang megabintang dan mengkritik Portugal.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 4 Oktober 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 4 Oktober 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 4 Oktober 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Beberapa
Ruben Amorim Minta Fans AC Milan Tak Terlalu Fokus pada Starting XI: Pemain Pengganti Juga Penting

Ruben Amorim Minta Fans AC Milan Tak Terlalu Fokus pada Starting XI: Pemain Pengganti Juga Penting

Ruben Amorim meminta suporter AC Milan tidak terlalu terpaku pada starting XI. Menurutnya, kekuatan Rossoneri juga terlihat dari pemain yang tersedia di bench.

Trending

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU mempertimbangkan langkah hukum setelah JJ Gabriel ingin pergi. Real Madrid dan Bayern Munich ikut memantau wonderkid berusia 15 tahun itu.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
Selengkapnya

Viral