News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakom Sebut Prinsip Utama Parlinsos Digital adalah Pastikan Warga yang Penuhi Syarat Terima Haknya

Besarnya anggaran perlindungan sosial pemerintah yang mencapai sekitar Rp1.300 triliun atau hampir 30 persen dari APBN mendorong pemerintah memperketat sistem penyaluran bantuan sosial (bansos).
Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:22 WIB
Kepala Bakom Pemerintah Muhammad Qodari
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Besarnya anggaran perlindungan sosial pemerintah yang mencapai sekitar Rp1.300 triliun atau hampir 30 persen dari APBN mendorong pemerintah memperketat sistem penyaluran bantuan sosial (bansos).

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan, besarnya anggaran tersebut harus diimbangi sistem yang mampu menutup celah kesalahan data penerima. Pemerintah tidak ingin anggaran besar justru tidak sepenuhnya menjangkau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Besarnya anggaran perlindungan sosial yang mencapai sekitar Rp1.300 triliun atau hampir 30 persen dari APBN tentunya harus didukung sistem yang mampu memastikan bantuan agar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak,” ujar Qodari di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Menurut Qodari, prinsip utama Parlinsos Digital adalah memastikan masyarakat yang memenuhi syarat mendapatkan haknya, sementara mereka yang tidak memenuhi syarat tidak lagi tercatat sebagai penerima. Sistem tersebut sekaligus diarahkan untuk menjawab dua persoalan besar bansos, yakni inclusion error dan exclusion error.

“Jadi betul-betul adil ya, yang berhak menerima harus menerima, yang tidak berhak menerima tidak boleh menerima. Jadi Parlinsos Digital ini sesuai dengan tema kemerdekaan, hari ulang tahun kemerdekaan kita ke-81, berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Gambaran persoalan tersebut terlihat dari hasil uji coba pendataan di Kota Surabaya. Hingga 28 Juli 2026, Surabaya mencatat tingkat pendataan tertinggi secara nasional dengan capaian 99,82 persen, atau mencakup 1.001.688 kepala keluarga (KK).

Dari hasil pendataan tersebut, ditemukan sekitar 25.000 KK yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bansos. Data ini menunjukkan masih adanya inclusion error, yakni masyarakat yang tercatat menerima bantuan meski sudah tidak memenuhi kriteria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasil pendataan di Surabaya menunjukkan di Surabaya ada sekitar 25.000 KK yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial. Nah ini, inclusion error ini, inclusion error yang harus dikoreksi,” ujar Qodari.

Namun, persoalan yang tak kalah besar justru ditemukan pada kelompok masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi belum masuk dalam data penerima. Qodari menyebut terdapat sekitar 51.000 KK di Surabaya yang sebelumnya belum terdata tetapi memenuhi syarat menerima bansos.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yasin Ayari Jadi Perhatian AC Milan, Performa di Brighton dan Timnas Swedia Bikin Rossoneri Kepincut

Yasin Ayari Jadi Perhatian AC Milan, Performa di Brighton dan Timnas Swedia Bikin Rossoneri Kepincut

AC Milan mulai memantau perkembangan gelandang Brighton, Yasin Ayari. Pemain asal Swedia itu menarik perhatian setelah tampil impresif bersama klub dan timnas.
Bursa Transfer AC Milan: Pato Ungkap Gerry Cardinale Pernah Coba Datangkan Endrick dari Real Madrid

Bursa Transfer AC Milan: Pato Ungkap Gerry Cardinale Pernah Coba Datangkan Endrick dari Real Madrid

Alexandre Pato mengungkap upaya Gerry Cardinale mendatangkan Endrick ke AC Milan. Pernyataan tersebut disampaikan Pato saat menghadiri Festival dello Sport.
Penggerebekan Densus 88 Gegerkan Warga Antapani Bandung, Terduga Teroris Baru Tinggal Kurang dari Sebulan

Penggerebekan Densus 88 Gegerkan Warga Antapani Bandung, Terduga Teroris Baru Tinggal Kurang dari Sebulan

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme di wilayah Cibodas, RW 23, ..
Cristiano Ronaldo Bikin Heboh, Diam-diam 'Like' Video yang Sindir Portugal usai Berseteru dengan Jorge Jesus

Cristiano Ronaldo Bikin Heboh, Diam-diam 'Like' Video yang Sindir Portugal usai Berseteru dengan Jorge Jesus

Konflik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus makin panas usai akun Instagram CR7 menyukai video Felipe Melo yang membela sang megabintang dan mengkritik Portugal.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 4 Oktober 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 4 Oktober 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 4 Oktober 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Beberapa
Ruben Amorim Minta Fans AC Milan Tak Terlalu Fokus pada Starting XI: Pemain Pengganti Juga Penting

Ruben Amorim Minta Fans AC Milan Tak Terlalu Fokus pada Starting XI: Pemain Pengganti Juga Penting

Ruben Amorim meminta suporter AC Milan tidak terlalu terpaku pada starting XI. Menurutnya, kekuatan Rossoneri juga terlihat dari pemain yang tersedia di bench.

Trending

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU mempertimbangkan langkah hukum setelah JJ Gabriel ingin pergi. Real Madrid dan Bayern Munich ikut memantau wonderkid berusia 15 tahun itu.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
Selengkapnya

Viral