Soal Karhutla di Kalimantan, Kapolri: Kami Lakukan Penyelidikan, Beberapa Nama Sudah Dikantongi
- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo buka suara soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Jenderal Sigit mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemadaman dan penyelidikan terkait peristiwa yang terjadi.
“Saat ini yang sedang kita lakukan, pemadaman sekaligus juga kita lakukan lidik dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi,” kata Sigit, kepada wartawan, Jumat (21/8).
Kemudian, Sigit menjelaskan, saat ini pihaknya juga telah mengantongi beberapa nama yang diduga terlibat dalam peristiwa ini.
“Beberapa nama sudah kita amankan,” jelas Sigit.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah kembali mengerahkan lima pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan.
Lima pesawat itu diberangkatkan dari Landasan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, pada hari ini, (21/8).
“Menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat 30 armada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang telah beroperasi di tiga provinsi di Kalimantan,” kata keterangan tertulis Sekretariat Kabinet (Setkab), Jumat (21/8).
Selain itu, beberapa pesawat TNI AU yang lain juga bersiaga di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta untuk diterbangkan apabila dibutuhkan tambahan armada.
Adapun menurut data dari BNPB, sebanyak 52 pesawat telah diterbangkan ke Kalimantan dan Sumatera untuk pemadaman karhutla.
Ada enam provinsi yang memiliki potensi kebakaran tinggi, di antaranya Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
“Dari jumlah tersebut, 30 pesawat beroperasi di wilayah Kalimantan dan 22 pesawat di wilayah Sumatra,” ungkap Setkab. (ars/dpi)
Load more