News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langkah Pemerintah Bentuk Bursa Mineral Tuai Respons Positif

Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor selama dua bulan 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar 5 miliar dolar AS dari perbedaan dan penyesuaian harga.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam sidang tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026).
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor selama dua bulan 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar 5 miliar dolar AS dari perbedaan dan penyesuaian harga.

Hal itu disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespons langkah itu, Ikatan Alumni Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (Kageogama) mendukung rencana pemerintah membentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) sebagai fondasi Indonesia Reference Price.

BMKS dinilai dapat menjadi instrumen untuk memastikan kekayaan geologi Indonesia diterjemahkan menjadi nilai ekonomi yang transparan, memiliki daya tawar, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa.

Wakil Ketua Umum Kageogama, Mohamad Amin Ahlun Nazar menilai pembentukan BMKS perlu didukung sistem yang mampu menjaga integritas data, kualitas komoditas dan kewajaran transaksi.

Wakil Ketua Umum Kageogama, Mohamad Amin Ahlun Nazar, mengatakan persoalan harga acuan berada pada titik temu antara karakteristik geologi dan mekanisme pasar.

Menurutnya nilai mineral tidak ditentukan berdasarkan nama komoditas semata.

Nilai tersebut dipengaruhi tingkat keyakinan atas sumber daya dan cadangan, kadar, mineralogi, unsur pengotor, tingkat perolehan metalurgi, bentuk produk, lokasi, logistik hingga konsistensi mutu.

"Indonesia tidak kekurangan sumber daya. Tantangan kita adalah membangun rantai kepercayaan yang utuh dari data bor sampai kontrak jual-beli," kata Amin, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

"Kalau data geologi yang membuktikan apa yang kita miliki tidak terhubung dengan standar mutu dan data transaksi yang membentuk harga, kita kehilangan sebagian kendali atas proses penciptaan nilainya," sambungnya.

Amin menilai Indonesia Reference Price tidak boleh hanya menjadi satu angka administratif yang mengabaikan perbedaan karakter setiap komoditas.

Dua produk mineral dengan nama yang sama, kata dia, dapat memiliki nilai berbeda karena dipengaruhi kualitas, spesifikasi, lokasi, biaya pengolahan dan biaya logistik.

Harga acuan yang kuat harus mampu menangkap perbedaan tersebut secara konsisten dan dapat diaudit.

"Harga acuan tidak menjadi kredibel hanya karena diumumkan atau diwajibkan. Sebuah benchmark memperoleh wibawa ketika pelaku pasar percaya pada data di belakangnya, spesifikasinya konsisten, transaksinya cukup dalam, penyelesaiannya dapat diandalkan, dan harganya benar-benar merefleksikan transaksi riil," jelasnya.

Amin juga mengatakan OJK telah membentuk Satuan Tugas Persiapan Pengaturan dan Pengawasan BMKS.

Pemerintah juga menargetkan ketentuan penyelenggaraan bursa dibahas dan diterbitkan pada September 2026 sebelum BMKS mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.

Menurutnya jadwal tersebut membuat pembangunan fondasi pasar menjadi pekerjaan yang mendesak.

"Yang harus kita kejar bukan sekadar bursa yang mulai berjalan pada 1 Januari. Yang lebih penting adalah membangun harga acuan yang masih dipercaya lima, sepuluh, bahkan dua puluh tahun kemudian. Kredibilitas tidak bisa diluncurkan dengan seremoni; ia dibangun transaksi demi transaksi," ujar Amin.

Amin melihat BMKS sebagai ruang kolaborasi lintas disiplin dan bukan semata agenda sektor keuangan.

Menurut organisasi tersebut, geolog, ahli sumber daya dan cadangan, metalurgi, pertambangan, lingkungan, logistik, perdagangan, hukum, teknologi dan regulator perlu terhubung dalam satu arsitektur data serta tata kelola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Geologi memberi tahu kita apa yang dimiliki bangsa ini. Tata kelola yang kredibel menentukan berapa besar nilainya yang benar-benar tinggal di Indonesia," kata Amin.(raa)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tim SAR Gabungan Evakuasi Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Ular Sumut

Tim SAR Gabungan Evakuasi Remaja Perempuan Hanyut di Sungai Ular Sumut

Kantor SAR Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan mengevakuasi seorang remaja perempuan yang hanyut di Sungai Ular, Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Sum
Paris Memanas Jelang French Open 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Waspada

Paris Memanas Jelang French Open 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Waspada

Tim bulu tangkis Indonesia meningkatkan kewaspadaan jelang tampil di French Open 2026. Pasalnya saat ini situasi dan kondisi keamanan Paris, Prancis tengah memanas akibat demonstrasi dan sejumlah kericuhan massal.
Inter Milan Ulangi Rekor Poin Terbaik, Kutukan Gagal Scudetto Kini Menghantui Skuad Chivu

Inter Milan Ulangi Rekor Poin Terbaik, Kutukan Gagal Scudetto Kini Menghantui Skuad Chivu

Inter Milan mengawali musim 2026-2027 dengan catatan impresif di Serie A. Nerazzurri mengoleksi 19 poin dari tujuh pertandingan pertama.
Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Kabar duka menyelimuti dunia militer, mantan KSAD Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo meninggal, pada Senin (19/10/2026). Subagyo HS meninggal di usia 80 tahun. 
Profil dan Jejak Karier KSAD Subagyo HS yang Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

Profil dan Jejak Karier KSAD Subagyo HS yang Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sekaligus tokoh militer senior, Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (19/10/2026), di usia 80 tahun.
Emas Batangan 4,2 Kg Disembunyikan di Celana Dalam, Dua WN Tiongkok Diamankan di Bandara YIA

Emas Batangan 4,2 Kg Disembunyikan di Celana Dalam, Dua WN Tiongkok Diamankan di Bandara YIA

Upaya membawa emas batangan kurang lebih seberat 4,2 kilogram (kg) ke luar negeri melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Yogyakarta.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Mantan KSAD Subagyo HS Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata Jakarta

Kabar duka menyelimuti dunia militer, mantan KSAD Jenderal TNI Subagyo Hadi Siswoyo meninggal, pada Senin (19/10/2026). Subagyo HS meninggal di usia 80 tahun. 
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Diduga Anak Purnawirawan TNI, Siapa Sosok Penabrak Remaja 15 Tahun di Mampang Prapatan hingga Tewas?

Hal yang tak kalah menarik perhatian adalah sosok terduga tersangka dalam insiden mengerikan tersebut. Diketahui, bahwa terduga pelaku baru berusia 26 tahun.
Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis Terus Berkembang, Mengapa Sistem yang Digunakan Harus Ikut Berubah?

Bisnis yang terus berkembang membutuhkan sistem operasional yang adaptif. Kenali tanda sistem perlu diperbarui melalui integrasi data, ERP, dashboard, dan otomasi.
Selengkapnya

Viral