Sebanyak 1.378 Sekolah di Flores NTT Rusak Akibat Gempa M7,7
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Total 1.378 sekolah di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu 15 Agustus 2026 lalu.
Informasi tersebut berdasarkan pendataan yang telah dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan tim gabungan sudah merampungkan proses pendataan dampak kerusakan sebanyak 92 persen dari jumlah total sekolah yang rusak tersebut.
"Dari jumlah sekolah itu, progres pendataan secara keseluruhan telah mencapai 92 persen, kerusakan sarana fisik meliputi 5.521 unit ruang kelas rusak serta 502 unit bangunan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan kategori berat," kata Berton dalam konferensi pers, pada Jumat (21/8/2026).
Namun, BNPB tidak merinci sekolah untuk jenjang pendidikan apa saja yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, pemerintah berupaya menggenapi sarana-prasarana darurat agar 177.678 siswa dan 21.166 guru-tenaga kependidikan terdampak bisa tetap melangsungkan aktivitas belajar dan mengajar.
Atas pertimbangan keselamatan maka sebanyak 923 sekolah memberlakukan libur sementara, sementara 35 sekolah memanfaatkan ruang darurat untuk proses pembelajaran.
Selain itu, sebanyak 171 sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan hanya 30 sekolah yang dilaporkan masih dapat melaksanakan aktivitas kegiatan belajar mengajar secara normal.
Untuk, 219 sekolah lainnya masih belum mendapatkan keterangan resmi dari tim asesmen lapangan.
Berton menyatakan bahwa BNPB bersama kementerian-lembaga terkait dan pemerintah daerah akan berusaha maksimal mempercepat proses pendataan akhir serta menyiapkan langkah pemulihan sarana pendidikan guna memastikan keberlangsungan belajar siswa. (ant)
Load more