News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Tokoh Terima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026, Ada Butet Kartaredjasa dan Haedar Nashir

Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 mengusung semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia”. Tahun ini, penghargaan tersebut diberikan kepada empat tokoh, termasuk Butet Kartaredjasa dan Haedar Nashir.
Senin, 24 Agustus 2026 - 17:25 WIB
Seniman panggung Butet Kertaredjasa mengaku mengalami intimidasi polisi saat persiapan pentas di TIM, Jakarta
Sumber :
  • Instagram @masbutet

Jakarta, tvOnenews.com - Penghargaan Achmad Bakrie tahun ini kembali digelar sebagai apresiasi kepada putra-putri terbaik Indonesia yang dinilai berdedikasi dalam menghasilkan karya dan kontribusi di berbagai bidang.

Bersamaan 84 tahun Bakrie Group, Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 mengusung semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semangat tersebut tercermin dalam perjalanan dan kontribusi para penerima penghargaan yang menghadirkan karya, pemikiran, inovasi, dan dedikasi nyata bagi Indonesia.

Empat tokoh dari bidang berbeda menerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026.

Mereka adalah Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, B.Eng., M.Eng., Ph.D. di bidang Sains & Teknologi, Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. di bidang Kesehatan, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. di bidang Pemikiran Sosial, serta Butet Kartaredjasa di bidang Seni & Budaya.

Penghargaan tersebut diselenggarakan Bakrie Group bersama Bakrie Untuk Negeri dan Freedom Institute. Ajang ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk mengapresiasi tokoh Indonesia yang memberikan kontribusi melalui keilmuan, gagasan, inovasi, karya seni, dan pengabdian sosial.

Sejak pertama kali digelar pada 2003, Penghargaan Achmad Bakrie telah menjadi salah satu wujud apresiasi terhadap individu yang menghasilkan karya dan dedikasi dengan dampak luas bagi Indonesia.

Menjaga Integritas melalui Proses Kurasi

Penentuan penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII dilakukan melalui proses kurasi oleh Dewan Juri. Para juri memiliki latar belakang keilmuan, pengalaman, dan kepakaran yang beragam.

Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII terdiri atas:

  • Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. sebagai Ketua Dewan Juri. Ia merupakan Rektor Universitas Bakrie sekaligus Guru Besar Ilmu Rekayasa Struktur.
  • Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., ASEAN Eng. sebagai Anggota Dewan Juri. Ia merupakan Guru Besar Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada dengan kepakaran di bidang energi dan tekno ekonomi. Ia pernah menjabat Rektor UGM periode 2017–2022 dan Ketua Forum Rektor Indonesia periode 2021–2022.
  • Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. sebagai Anggota Dewan Juri. Ia merupakan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III yang berpengalaman dalam transformasi pendidikan tinggi serta membangun sinergi antara perguruan tinggi dan kebutuhan industri.
  • Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. sebagai Anggota Dewan Juri. Akademisi sekaligus birokrat ini memiliki rekam jejak di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Ia pernah menjabat Wakil Menteri Pendidikan dan Kepala BKKBN.
  • Yose Rizal Damuri, Ph.D. sebagai Anggota Dewan Juri. Ia merupakan Direktur Eksekutif CSIS dengan kepakaran dalam globalisasi ekonomi, integrasi regional, perdagangan internasional, dan fragmentasi ekonomi dunia.
  • Nong Darol Mahmada sebagai Anggota Dewan Juri. Ia dikenal sebagai aktivis perempuan dan kemanusiaan yang memiliki pengalaman dalam advokasi kebebasan beragama dan berkeyakinan serta merupakan salah satu pendiri Freedom Institute.
  • Dr. Muhammad Tri Andika, S.Sos., M.A. sebagai Anggota sekaligus Sekretaris Dewan Juri. Ia merupakan Analis Politik dan Kebijakan Publik Universitas Bakrie dengan pengalaman akademik dan profesional di bidang politik, kebijakan publik, serta risiko politik dan kebijakan.

Komposisi juri yang berasal dari berbagai latar belakang tersebut menjadi bagian dari proses seleksi untuk memastikan penerima penghargaan tidak hanya memiliki pencapaian di bidang masing-masing, tetapi juga menghasilkan kontribusi yang berdampak bagi masyarakat.

Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII Tahun 2026

Keempat penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII membawa semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia” melalui kontribusi yang berbeda. Kiprah mereka juga dinilai sejalan dengan nilai Trimatra Bakrie, yakni Ke-Indonesiaan, Kemanfaatan, dan Kebersamaan.

Kontribusi tersebut mencakup pengembangan teknologi kedirgantaraan, inovasi di bidang kesehatan, pemikiran sosial, hingga karya seni. Masing-masing menunjukkan penerapan nilai Ke-Indonesiaan melalui karya, Kemanfaatan lewat dampak yang dihasilkan, serta Kebersamaan melalui kontribusi kepada masyarakat.

1. Sains & Teknologi: Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, B.Eng., M.Eng., Ph.D.

Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo merupakan ilmuwan Indonesia yang dikenal sebagai pelopor teknologi Circularly Polarized Synthetic Aperture Radar (CP-SAR) dan penginderaan jauh gelombang mikro.

Teknologi tersebut dikembangkan untuk berbagai platform, mulai dari pesawat tanpa awak atau drone, pesawat terbang, high altitude platform system (HAPS), hingga microsatellite. Teknologinya juga telah diadopsi oleh sejumlah industri dan institusi kedirgantaraan dunia.

2. Kesehatan: Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D.

Prof. drg. Ika Dewi Ana dikenal sebagai salah satu pelopor rekayasa jaringan dan biokeramik medis di Indonesia.

Ia merupakan pencipta Gama-CHA, bone graft berbasis karbonat apatit yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia. Produk tersebut telah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan dan diproduksi secara massal untuk mendukung solusi regenerasi jaringan secara mandiri.

3. Pemikiran Sosial: Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si.

Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir menerima penghargaan di bidang Pemikiran Sosial atas kiprahnya sebagai intelektual Indonesia yang mendorong moderasi dan gagasan Islam berkemajuan.

4. Seni & Budaya: Butet Kartaredjasa

Butet Kartaredjasa adalah seniman lintas disiplin yang menjadikan seni sebagai ruang untuk menyampaikan kebebasan berpikir, kritik sosial, dan ekspresi.

Karyanya hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari panggung monolog hingga seni rupa. Kiprahnya terus menghadirkan cara baru untuk menyampaikan gagasan, menginspirasi, dan memberikan makna bagi masyarakat.

Dedikasi yang Melampaui Bidang dan Generasi

Ketua Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengatakan para penerima tahun ini memperlihatkan kontribusi dari beragam disiplin ilmu dan bentuk ekspresi.

“Penghargaan Achmad Bakrie bukan hanya tentang pencapaian seseorang di bidangnya, tetapi juga tentang bagaimana ilmu, pemikiran, inovasi, dan karya tersebut memberikan manfaat yang lebih luas. Para penerima tahun ini menunjukkan bahwa dedikasi yang konsisten dapat melahirkan dampak yang melampaui batas bidang dan generasi” ujar Prof. Sofia.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Penghargaan Achmad Bakrie XXII, Aninditha Anestya Bakrie (Ditha), menyebut penghargaan tersebut terus dipertahankan sebagai ruang apresiasi bagi tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi bagi Indonesia.

“Selama lebih dari dua dekade, Penghargaan Achmad Bakrie terus menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang dengan integritas, dedikasi, dan karya nyata turut membangun Indonesia. Tahun ini, kami kembali mempertemukan sosok-sosok dari berbagai bidang yang menunjukkan bahwa kontribusi untuk bangsa dapat hadir melalui banyak jalan,” ujar Ditha.

Malam Penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XXII

Malam Penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XXII dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Acara tersebut akan dipandu presenter tvOne Andromeda Mercury dan Anna Thealita. Penampilan khusus juga akan disuguhkan Prinsa Mandagie dan Moluccan Soul.

Sehari sebelumnya, para penerima penghargaan dijadwalkan mengikuti acara ramah tamah bersama Keluarga Bakrie. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026 di Bakrie Tower Lantai 46, Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Masyarakat dapat mengikuti tayangan malam penganugerahan melalui:

tvOne: 29 Agustus 2026, pukul 20.00–21.30 WIB
ANTV: 29 Agustus 2026, pukul 17.45–18.45 WIB

Untuk diketahui, Penghargaan Achmad Bakrie merupakan ajang tahunan yang diinisiasi Keluarga Bakrie untuk memberikan penghargaan kepada putra-putri Indonesia yang dinilai memberikan kontribusi melalui pemikiran, karya, ilmu pengetahuan, seni, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ajang ini pertama kali digelar pada 2003. Hingga kini, Penghargaan Achmad Bakrie menjadi bagian dari komitmen Keluarga Bakrie untuk memberikan apresiasi terhadap kontribusi yang dinilai penting bagi kemajuan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral