News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Kantongi Identitas Pemasok Narkoba ke Artis Revaldo, Jual Narkoba Via Online Rp650 Ribu

Polisi mengantongi identitas pemasok narkoba Revaldo yang menjual sabu secara online. Polisi kini memburu pemasok yang menjual 0,5 gram seharga Rp650 ribu.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:51 WIB
Artis Revaldo Fifaldi ditangkap untuk keempat kalinya karena kasus narkoba
Sumber :
  • Instagram @revaldo.f.s.p

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Barat terus mengembangkan kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat artis Revaldo Fifaldi Surya Permana. Polisi kini telah mengantongi identitas orang yang diduga memasok narkoba kepada Revaldo.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, penyelidikan tidak berhenti setelah Revaldo ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mengejar pihak yang diduga menjual narkotika kepada artis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tidak berhenti di situ saja, kita terus sampai saat ini sudah mengantongi penyuplai atau yang memberi atau yang menjual narkotika tersebut ke saudara RF,” kata Nasriadi kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Menurut Nasriadi, pemasok tersebut menjual narkoba melalui platform online. Revaldo disebut memesan narkotika melalui ponsel sebelum melakukan pembayaran.

Polisi juga telah mengetahui keberadaan pemasok tersebut dan kini melakukan pencarian untuk menangkapnya.

Sabu 0,5 Gram Dibeli Rp650 Ribu

Nasriadi menjelaskan, Revaldo membeli sabu dari pemasok tersebut dengan berat setengah gram.

Transaksi dilakukan secara online. Setelah memesan, pembayaran dilakukan dengan cara mentransfer uang ke rekening milik pemasok.

“RF sendiri memesan narkotika ke orang yang akan kita kejar ini dengan cara memesan melalui via online atau via handphone-nya. Dibelilah setengah gram dengan harga Rp650 ribu dan itu ditransfer ke rekening si pelaku ini,” ujar Nasriadi.

Polisi menyebut pemasok narkoba tersebut telah berhasil diidentifikasi. Keberadaannya juga telah diketahui, sehingga anggota kepolisian kini bergerak untuk melakukan pencarian dan penangkapan.

“Pelaku pengedar narkoba ini telah kita identifikasi, kita telah mengetahui keberadaannya, tinggal saat ini anggota masih bergerak untuk melakukan pencarian, penangkapan terhadap penyuplai narkoba ini,” kata Nasriadi.

Polisi juga mengajak masyarakat memberikan informasi apabila mengetahui adanya jaringan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Jakarta Barat.

“Kami harapkan kepada masyarakat, terutama wilayah Jakarta Barat, untuk tidak henti-hentinya memberikan informasi kepada kita tentang jaringan peredaran narkoba ini,” sambungnya.

Revaldo Ditangkap di Apartemen Tangerang

Sebelumnya, polisi mengungkap kronologi penangkapan Revaldo dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan psikotropika.

Revaldo diamankan pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Penangkapan dilakukan di Apartment Altiz, Tangerang.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi membenarkan penangkapan tersebut.

“Tersangka merupakan artis berinisial RF, diamankan di Apartment Altiz, Tangerang,” kata Nasriadi kepada wartawan, Rabu (25/8/2026).

Penangkapan Revaldo berawal dari informasi masyarakat di wilayah Jakarta Barat mengenai dugaan transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Setelah mendapatkan informasi, anggota Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mendatangi alamat yang dimaksud.

Sesampainya di lokasi, petugas melihat seseorang yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan informasi yang diterima. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap Revaldo.

Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan narkoba.

Barang bukti yang ditemukan antara lain tiga plastik klip bekas sabu, dua korek, tiga pipet, tiga bong, setengah butir alprazolam, setengah butir Xanax, dua kotak penyimpanan, serta satu unit ponsel milik tersangka.

Ponsel tersebut ditemukan di rak sepatu.

Setelah dilakukan penggeledahan, polisi kemudian menginterogasi Revaldo terkait barang bukti dan dugaan transaksi narkoba yang dilakukan.

Dari pemeriksaan tersebut, Revaldo mengaku membeli sabu dari seseorang dengan harga Rp650 ribu.

“Tim melakukan introgasi terhadap tersangka, dan tersangka mengaku membeli sabu dari seseorang seharga Rp650 ribu dengan cara memesan sabu 1/2 Gram dan dibayar dengan cara transfer,” tegas Nasriadi.

Kini, selain memproses kasus Revaldo, polisi masih mengejar orang yang diduga menjadi pemasok narkoba tersebut. Polisi menyatakan identitas dan keberadaan pemasok telah diketahui dan pencarian untuk menangkapnya masih dilakukan. (ars/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Cuma Punya Satu Hari Latihan Jelang Hadapi Dewa United, Igor Tolic Tetap Optimis Raih Poin Penuh di GBLA

Persib Cuma Punya Satu Hari Latihan Jelang Hadapi Dewa United, Igor Tolic Tetap Optimis Raih Poin Penuh di GBLA

Persib sudah harus kembali tampil setelah sebelumnya tanding tiga hari lalu. Kali ini, Maung Bandung akan menjamu Dewa United pada laga lanjutan Super League.
Reuni Panas Kwon Sun-Chan dan Pink Spider! Pelatih Baru Red Sparks Hadapi Tim yang Memecatnya di Laga Perdana KOVO Cup

Reuni Panas Kwon Sun-Chan dan Pink Spider! Pelatih Baru Red Sparks Hadapi Tim yang Memecatnya di Laga Perdana KOVO Cup

Red Sparks akan menjalani laga pembuka KOVO Cup 2026 hari Minggu (11/10/2026) besok dengan cerita menarik.
Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 Turut Libatkan UMKM

Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 Turut Libatkan UMKM

Ajang Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTT) terus melahirkan program interaktifnya.
Eks Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Buat Akademi Sepak Bola, Bidik Talenta Muda di Bandung

Eks Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Buat Akademi Sepak Bola, Bidik Talenta Muda di Bandung

Peresmian Neo Gen Football Academy digelar di Lapangan Tarantula, Bandung, Sabtu (10/10/2026).
Mirip Dapur MBG, BGN Tegaskan Bangunan Lokasi Temuan Mayat di Kendal Bukan Gedung SPPG

Mirip Dapur MBG, BGN Tegaskan Bangunan Lokasi Temuan Mayat di Kendal Bukan Gedung SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) melayangkan klarifikasi tegas guna meluruskan desas-desus liar terkait penemuan jenazah seorang pria di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Universitas Telkom Bandung Siapkan Sanksi Tegas untuk Kasus Bullying Mahasiswa Baru ke Teman Satu Kamar Asrama?

Universitas Telkom Bandung Siapkan Sanksi Tegas untuk Kasus Bullying Mahasiswa Baru ke Teman Satu Kamar Asrama?

Universitas Telkom Bandung akhirnya buka suara terkait kasus bullying mahasiswa baru terhadap teman satu kamar asramanya. Apakah ada sanksi tegas untuk pelaku?

Trending

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Siapa Devand Febryan Putra Maulana? Terduga Pelaku Bullying Universita Telkom Bandung yang Identitasnya Dikuliti Netizen

Siapa Devand Febryan Putra Maulana? Terduga Pelaku Bullying Universita Telkom Bandung yang Identitasnya Dikuliti Netizen

Seorang netizen di media sosial TikTok membagikan identitas terduga pelaku bullying di Universitas Telkom Bandung, Jawa Barat. Siapa nama asli terduga pelaku?
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Selengkapnya

Viral