News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Basis Masakan Padang Adalah Kehalalannya

Heboh rumah makan padang jual olahan babi, Mantan Mendagri yang juga tokoh masyarakat Minangkabau, Gamawan Fauzi mengatakan basis dari makanan Minang adalah kehalalannya. 
Jumat, 10 Juni 2022 - 20:59 WIB
Mantan Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi yang juga Tokoh Minangkabau
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Viral sebuah Rumah Makan Padang di Kelapa Gading, Jakarta Utara menjual masakan berbahan olahan daging babi. Hal itu mendapatkan tanggapan dari sejumlah tokoh dan budayawan Minangkabau.

Salah satu tokoh yang menanggapi viralnya rumah makan padang berbahan babi tersebut adalah Mantan Menteri Dalam Negeri yang juga tokoh masyarakat Minangkabau, Gamawan Fauzi. Ia menegaskan, basis dari makanan Minang adalah kehalalannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Basis masakan padang, disamping bumbunya yang khas, adalah kehalalannya. apa sebabnya? karena restoran padang dimasak oleh orang minang yang pasti Islam, karena bila orang minang tidakIslam, maka dia otomatis tak berhak lagi mengaku sebagai etnis minang dan dia juga tak diakui lagi sebagai orang minang yang menganut falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. syarak mangato, adat memakai," ujar Gamawan pada Sabtu (10/6/2022). 

Kasus ini menurut Gamawan bisa memicu kemarahan masyarakat Minang, jika dilihat dari unsur penamaan Babiambo, yang dinilai tak sejalan dengan falsafah orang Minangkabau. 

"Ada dua hal yang menurut saya bisa memicu kemarahan masyarakat Padang (Minang ). Pertama soal nama BabiAmbo. Nama itu bagi masyarakat Minang diartikan sebagai Babi saya. Pemberi nama sepertinya sengaja me-Minangkan nama restorannya yang bermenu daging babi. Tak jelas apa maksudnya. Apakah sekadar melakukan galehnya (dagangan) atau ada maksud lain, yaitu merusak tradisi prinsip Minang yang menganut falsafah adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah," lanjut Gamawan.

Lebih jauh Gamawan menganalogikan kasus rumah makan padang berbahan daging babi ini, ibarat membangunkan ular yang tengah tidur. 

"Manjagokan ula,  membangunkan ular tidur yang mengusik ketenangan etnik Minangkabau dalam negara yang kaya budaya dan beragam tradisi. Bila ini di biarkan, ini bisa berlanjut, bisa menjalar merambah ” pantangan ” ke etnik lain yang harus di hormati. Jangan nanti hal-hal yang dihormati etnik saudara kita Bali misalnya di rusak oleh yang lain. Jangan biarkan ketersinggungan ini membesar menjadi gerakan yang sampai merusak. Maka, saya berharap, atas nama kapatutan, pemerintah dengan landasan kearifan dan bijaksana menyikapi persoalan ini," tegas Gamawan.

Tak hanya Gamawan, hal senada juga dilontarkan oleh Budayawan Minangkabau, Hasril Chaniago. 

"Makanan berkait dengan budaya. Kalau soal budaya, tentu kita bisa toleransi, saling menghargai.  Tapi kalau soal aqidah, tentu tidak bisa. Karena bagi orang Minang, makanan itu bagian dari adat, bagian dari budayanya. Tentu kita berkait dengan adatnya, falsafahnya adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," tandas Hasril.

Pemilik rumah makan sendiri hari ini sudah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Secara pribadi, Hasril memaafkan dan berharap tidak terulang kembali.  

"Barangkali kalau ada orang minta maaf, tentu kita maafkan, karena dia menyadari itu sebuah kesalahan. Tentu kita mengingatkan, jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini, nanti dituduh lagi orang Minang itu tidak toleran," ujarnya.

Sebelumnya, warganet dihebohkan dengan adanya rumah makan khas Minangkabau di Jakarta yang menjual makanan olahan dari daging babi. 

Rumah makan tersebut bernama Babiambo yang terletak di Jalan Gading Elok Utara III, Blok FV2 nomor 9, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Babiambo mengolah daging babi menjadi berbagai menu seperti rendang hingga gulai. Beberapa makanan lain yang ada dalam menu antara lain nasi babi gulai, nasi babi bakar, nasi babi rendang, dan remesspesial babiambo.

Kemunculan rumah makan Padang nonhalal lantas membuat geram warganet. Banyak warganet yang mengecam rumah makan itu sebab telah mencoreng warga Minang.

Pengusaha Muslim sekaligus Pengasuh PP Baitul Qur’an Assa’adah, Hilmi Firdausi, menyampaikan hal itu sudah melampaui batas. Pasalnya, warga Minang sangat berpegang teguh dengan prinsip adat 'Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah'.

"Masakan Padang terkenal di dunia karena citarasa, kelezatan & kehalalannya. Tolong jangan rusak itu. Kalaupun trick marketing, ini sudah kelewatan. Semoga segera diambil tindakan," pungkas Hilmi via Twitter @Hilmi28.

Sejumlah warganet lain di Twitter juga menyampaikan rasa kecewa kepada pihak rumah makan itu.

"Gini loh mas dan mba yang budiman. Masakan Padang itu IDENTITASNYA HALAL. Ga usah bawa-bawa padang dan minang kalo bikin yang non halal nya. 
Silahkan bikin Warung B2 kek apa kek pilihan nama lain, kalo di menunya ada rendang haram ya kita ga akan protes," tulis seorang warganet.

"Bukan gitu maksudnya bang, 'makanan padang non-halal' padahal makanan padang/minang (makanan khas daerah) itu ya halal2,  bisnis ini sepertinya tetap mengikuti proses dan resep masakan minang, tetapi menggunakan bahan daging lain, yaitu babi. Itu gabisa disebut makanan padang/makanan tradisional. Melainkan hanya sebatas 'rendang babi' atau 'babi direndang'. GITUUH," kata warganet.

Sejumlah warganet melakukan penelusuran terkait keberadaan rumah makan tersebut di Instagram dan aplikasi pemesanan online. Rumah makan itu masih terlihat beroperasi. Namun, saat tvOneNews menelusuri rumah makan tersebut melalui aplikasi yang sama pada pukul 15.00 WIB, akun media sosial dan rumah makan itu sudah tak tersedia. 

Usai kehebohan tersebut, Sergio pemilik rumah makan padang tersebut kini menjalani pemeriksaan di Polsek Kelapa Gading usai petugas dari Reskrim Polsek Kelapa Gading pada Jumat (10/6/2022) sore mendatangi rumahnya di Komplek Gading Elok, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dibawa ke Polsek dulu, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Voky Sagala, Jumat (10/6/2022).

Menurut Voky, kedatangan petugas ke lokasi guna memastikan kabar yang beredar di sosial media terkait adanya sebuah restoran padang yang menjual salah satu menunya mengandung babi. (rcs/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: 55 Ribu Tiket Terjual

Update Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: 55 Ribu Tiket Terjual

Animo tinggi menyertai duel Timnas Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak 55 lembar tiket telah terjual untuk partai puncak.
Update Kondisi Dede Sunandar Usai Kolaps Kena Tinju Vicky Prasetyo: Ini Pertandingan Real

Update Kondisi Dede Sunandar Usai Kolaps Kena Tinju Vicky Prasetyo: Ini Pertandingan Real

Dede Sunandar akhirnya siuman setelah kolaps usai ditinju Vicky Prasetyo. Ia pun menjelaskan kalau pertandingan antar selebriti tersebut adalah real adanya.
Kepala Dibenturkan ke Dinding-Punggung Dipukul, Ayah Kandung di Cakung Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas saat Istri Kerja

Kepala Dibenturkan ke Dinding-Punggung Dipukul, Ayah Kandung di Cakung Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas saat Istri Kerja

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penganiayaan bayi berinisial REA (11 bulan) hingga tewas yang dilakukan oleh ayah kandungnya berinisial RPP (30) di Jakarta Timur.
Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Viral toko roti berlabel gluten free diduga menipu pelanggan. Toko roti yang dilaporkan ke Polisi pada 2025, kini kasusnya masuk ke tahap penyidikan.
Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Media Vietnam mencurigai kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia secara sekaligus di FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka merasa bahwa itu merugikan bagi pemain Timnas Vietnam.
Respons Tak Terduga Dedi Mulyadi usai Dapat Julukan 'Gubernur Konten', KDM Beri Fakta Menohok

Respons Tak Terduga Dedi Mulyadi usai Dapat Julukan 'Gubernur Konten', KDM Beri Fakta Menohok

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons tak terduga ketika mendapat julukan sebagai "gubernur konten". KDM beri fakta menohok, singgung soal APBD.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Selengkapnya

Viral