Presiden Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gubernur Khofifah: Semoga Perkuat Soliditas Organisasi, Menjawab Tantangan Zaman
- Tim tvone - tim tvone
Presiden Prabowo menilai kontribusi NU tidak dapat dilepaskan dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan, menjaga kehidupan keagamaan, membangun pendidikan, serta merawat persatuan dan kerukunan masyarakat.
Ia juga menyoroti semangat nasionalisme yang tercermin dalam lagu Syubbanul Wathan. Menurutnya, lagu tersebut menggambarkan kecintaan terhadap tanah air sekaligus harapan agar Indonesia menjadi bangsa yang bangkit, berdiri sejajar dengan bangsa lain, serta mampu mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur.
Presiden Prabowo juga memberikan penghormatan kepada para kiai, ulama, pesantren, ibu nyai, santriwan, dan santriwati yang selama ini turut menjaga akhlak generasi bangsa, kerukunan umat dan antarumat beragama, serta kedamaian di tengah masyarakat.
“Kalau Bung Karno menyampaikan Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah, kalau saya menyampaikan Jas Hijau, jangan sekali-kali melupakan jasa ulama,” katanya.
Menurut Presiden, kekuatan NU tidak hanya terletak pada besarnya jumlah warga, tetapi juga pada kontribusi para ulama, kiai, pesantren, dan seluruh keluarga besar NU dalam kehidupan kebangsaan. Ia berharap NU terus mengambil peran dalam menjaga stabilitas, keamanan, perdamaian, serta ikut memberikan arah bagi masa depan Indonesia.
“NU kuat artinya Indonesia kuat, NU rukun artinya Indonesia rukun, NU berkhidmat Indonesia bermartabat,” pungkasnya. (hen)
Load more