Muktamar NU Memanas, Gus Yahya Serukan Agar Massa Tetap Tenang
- Istimewa
tvOnenews.com - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sempat diwarnai dengan aksi massa yang menyampaikan protes atas proses pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Acara ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Minggu (30/8/2026).
Massa aksi meminta agar panitia beserta jajaran PBNU tidak menjadikan Peraturan Perkumpulan (Perkum) sebagai alat untuk menghambat pencalonan K.H. Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf dan Gus Salam Sohib dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.
Menanggapi aksi ini, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama K.H. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengingatkan massa agar tetap tenang.
Melalui akun Instagram @yahyacholilstaquf, Gus Yahya mengungkapkan bahwa ia berjanji akan mencari solusi dari permasalahan tersebut.
“Saya ingin menyampaikan pesan kepada teman-teman yang saat ini menyampaikan protes di tempat sidang pleno. Saya mohon agar lebih tenang,” ungkap Gus Yahya pada unggahan di Instagram miliknya.
“Saya pribadi, saya berjanji akan berusaha ikut mencari jalan keluar yang bijaksana dari ini yang bisa membuat tenang semua,” sambungnya.
Gus Yahya mengakui bahwa K.H. Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf merupakan salah satu kader yang unggul.
Dirinya berharap seluruh kader dapat diakomodasi serta memperoleh kesempatan untuk berperan dalam organisasi.
“Terkait dengan Gus Yusuf Chudlori, sebetulnya saya mengakui beliau adalah kader yang relatif unggul dibanding yang lain. Seandainya tergantung saya pribadi, saya ingin semua bisa diakomodasi, semua mendapat kesempatan,” terangnya.
Ia juga berpesan kepada calon ketua umum yang nantinya akan dipilih oleh Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk periode mendatang agar tetap memberikan ruang bagi Gus Yusuf untuk berkontribusi.
Pemilihan Ketua Umum PBNU memakai Ahlul Halli wal Aqdi yaitu keputusan melalui penentuan oleh kiai terpilih.
“Tapi para muktamirin sudah membuat keputusan. Maka saya ingin sampaikan, ini juga imbauan untuk semua calon ketua umum yang ada. Apapun atau siapapun yang akan dipilih oleh Ahlul Halli wal Aqdi yang akan diputuskan untuk menjadi ketua umum periode yang akan datang, tidak boleh melupakan Gus Yusuf Chudlori sebagai potensi besar yang harus bisa diunduh manfaatnya untuk jam’iyyah ini,” jelas Gus Yahya.
Load more