News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Air Menipis, BNPB Tabur 5,6 Ton Garam untuk Pancing Hujan di Titik Karhutla

Di tengah menipisnya ketersediaan air di daratan, BNPB memperkuat strategi pemadaman dengan menggabungkan operasi darat, helikopter water bombing, hingga OMC untuk tangani karhutla.
Selasa, 1 September 2026 - 08:50 WIB
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Di tengah menipisnya ketersediaan air di daratan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat strategi pemadaman dengan menggabungkan operasi darat, helikopter water bombing, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Strategi berlapis itu dilakukan untuk memastikan titik panas dan titik api tetap dapat dijangkau, meski sumber air di sejumlah lokasi terdampak mulai berkurang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan penyediaan akses air menjadi salah satu prioritas dalam operasi pemadaman darat.

Petugas melakukan kanalisasi, menggali sumur bor, hingga membuat penyekatan agar sumber air lebih dekat dengan lokasi kebakaran.

“Jumlah air yang ada di darat juga terus berkurang. Namun demikian, kami tetap melakukan kanalisasi, penggalian sumur bor, dan juga melakukan penyekatan di beberapa titik sehingga air bisa diambil melalui darat dengan lebih gampang dan dekat dengan titik api ataupun titik panas,” ujar Berton dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, dikutip Selasa (1/9/2026).

Upaya tersebut kemudian dipadukan dengan operasi udara. Ketika petugas di darat berupaya menjangkau titik api menggunakan selang dan sumber air dari kanal, helikopter water bombing dikerahkan untuk menjatuhkan air langsung dari udara.

“Saat satgas darat berjuang dengan selang dan sumber air dari kanal, helikopter water bombing memberikan dukungan dari atas dengan menyebarkan air tepat di titik panas,” ucap Berton.

Menurut Berton, kombinasi dua operasi tersebut diperlukan lantaran karakter karhutla yang sulit ditangani hanya dengan satu metode.

Personel di lapangan harus bekerja dengan sumber daya yang terbatas sekaligus memastikan api tidak kembali meluas.

“Upaya ini dipadukan agar hasilnya lebih maksimal. Ini merupakan pekerjaan yang sulit, tetapi personel kita sudah sangat terlatih untuk melaksanakannya,” sambung dia.

Selain pemadaman langsung, BNPB juga mengandalkan OMC untuk membantu meningkatkan potensi hujan di wilayah yang memiliki kondisi atmosfer mendukung.

Dalam operasi tersebut, BNPB telah menyiapkan dan menyebarkan total 5.600 kilogram natrium klorida (NaCl) atau garam. Namun, pelaksanaan OMC tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena sangat bergantung pada keberadaan bibit awan.

“Sekecil apa pun potensi terjadinya atau optimalisasi hujan, tetap akan kami pertimbangkan. Di Riau, dilakukan dua sorti dengan menyebarkan sebanyak 2.000 kilogram NaCl. Di Jambi juga dilakukan hal serupa,” ucap Berton.

Untuk Kalimantan Barat, OMC dilakukan satu sorti dengan menyebarkan 800 kilogram NaCl. Sementara operasi serupa juga dilakukan di Lampung.

“Di Kalimantan Barat dilakukan satu sorti dengan 800 kilogram NaCl, dan di Lampung tetap dilakukan sebanyak satu sorti. Sedangkan di provinsi lain seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, maupun Kalimantan Tengah, hal ini belum bisa dilaksanakan karena memang tidak adanya informasi mengenai titik-titik awan di atmosfer,” sambung dia.

Menurut Berton, operasi tersebut mulai memberikan dampak di sejumlah wilayah. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat mulai mengguyur Riau, Jambi, dan Lampung.

Namun, BNPB menegaskan OMC bukan metode yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh wilayah terdampak karhutla. Faktor utama yang menentukan adalah keberadaan bibit awan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan curah hujan.

“Di provinsi lain seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, maupun Kalimantan Tengah, hal ini belum bisa dilaksanakan karena memang tidak adanya informasi mengenai titik-titik awan di atmosfer. Sekecil apa pun potensi terjadinya hujan tetap akan kami pertimbangkan,” kata dia. (agr/nsi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ulang Tahun ke-81, Puan Maharani Ungkap 16 RUU Disahkan Jadi UU Selama Setahun

DPR Ulang Tahun ke-81, Puan Maharani Ungkap 16 RUU Disahkan Jadi UU Selama Setahun

DPR RI menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 tahun yang jatuh pada 29 Agustus.
Daftar Nama 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia Versi Intel Ukraina

Daftar Nama 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia Versi Intel Ukraina

FISU mempublikasikan identitas kedelapan WNI tersebut melalui situs resminya, Foreign Intelligence Service of Ukraine.
Jonathan David Direkrut dari Juventus, Atletico Madrid Akhirnya Lepas Julian Alvarez ke Barcelona?

Jonathan David Direkrut dari Juventus, Atletico Madrid Akhirnya Lepas Julian Alvarez ke Barcelona?

Atletico Madrid dikabarkan hendak menyelesaikan transfer Jonathan David dari Juventus. Perekrutan striker asal Kanada itu bisa menjadi pertanda mereka siap melepas Julian Alvarez.
Viral Pernyataannya Khawatir Nasib Dapur MBG Saat Sekolah Libur Imbas Karhutla, Kadisdik Kalteng Beri Klarifikasi

Viral Pernyataannya Khawatir Nasib Dapur MBG Saat Sekolah Libur Imbas Karhutla, Kadisdik Kalteng Beri Klarifikasi

Video rapat itu viral di media sosial setelah Reza disebut menyoroti dampak sekolah yang libur terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kantin sekolah.
Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 2 September 2026: Taurus hingga Pisces ada peluang tak terduga yang menguntungkan.
Soal Peluang Panggil Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ini Kata KPK

Soal Peluang Panggil Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal peluang memanggil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bogor. 

Trending

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 September 2026. Simak daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru dan alasan penyesuaiannya.
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Kehadiran Prabowo Hadir di Muktamar NU ke-35 Jadi Simbol Harmoni Negara

Kehadiran Prabowo Hadir di Muktamar NU ke-35 Jadi Simbol Harmoni Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto turut hadir dalam kegiatan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur.
Padahal Beda Tim, Jung Ho-young Malah Ikut Liburan Bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju

Padahal Beda Tim, Jung Ho-young Malah Ikut Liburan Bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju

Meski sudah tak lagi menjadi rekan satu tim, namun Jung Ho-young, eks Middle Blocker Red Sparks memilih ikut liburan bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju.
Pesan Warga NU Usai Polemik Terpilihnya Ketum dan Rais Aam PBNU

Pesan Warga NU Usai Polemik Terpilihnya Ketum dan Rais Aam PBNU

Muktamar ke-35 NU mengukuhkan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua PBNU periode 2026-2031.
Kisah Kreator Konten Sempat Alami Pemblokiran Akun, Kini Bergeliat dengan Jutaan Pengikutnya

Kisah Kreator Konten Sempat Alami Pemblokiran Akun, Kini Bergeliat dengan Jutaan Pengikutnya

Kreator konten game online asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) yakni Khairul Fajri (23) kini memiliki 1 juta pengikut pada akun TikTok @FajriTv.
Megawati Hangestri Langsung Bawa Hyundai Hillstate Menang, Omongan Legenda Korea Mulai Terbukti: Bawa Perubahan Besar

Megawati Hangestri Langsung Bawa Hyundai Hillstate Menang, Omongan Legenda Korea Mulai Terbukti: Bawa Perubahan Besar

Megawati Hangestri langsung bawa Hyundai Hillstate menang 3-0. Debut manis ini seolah membuktikan ucapan legenda Korea soal perubahan besar di tim barunya.
Selengkapnya

Viral