News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Penelusuran Harta Korupsi Kini Diperkuat Data

KPK mendukung percepatan RUU Perampasan Aset dan memperkuat penelusuran harta korupsi bersama BPKP melalui analisis data dan transaksi.
Selasa, 1 September 2026 - 20:00 WIB
Gedung KPK.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung upaya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. KPK menilai penguatan instrumen hukum tersebut penting untuk mengoptimalkan pemulihan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemberantasan korupsi tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku. Pengembalian uang dan aset hasil korupsi kepada negara juga menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Budi, penguatan penelusuran aset kini turut dilakukan melalui pendekatan berbasis data. KPK bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memperkuat kemampuan dalam membaca transaksi, mengikuti aliran dana, hingga mengidentifikasi aset yang berkaitan dengan perkara korupsi.

KPK dan BPKP Perkuat Analisis Data

Kolaborasi KPK dan BPKP tersebut salah satunya dilakukan melalui forum bertajuk "Merdeka dari Fraud: Membaca Data, Mengungkap Jejak, dan Memulihkan Aset" pada Kamis (27/8/2026).

Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkaya kemampuan dalam membaca pola transaksi dan menelusuri jejak keuangan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana.

Budi menjelaskan terdapat sejumlah pendekatan yang dapat digunakan untuk memperkuat penelusuran aset. Metode tersebut mencakup analisis transaksi keuangan, analisis data, akuntansi forensik, hingga asset tracing atau penelusuran aset.

"Yang sekarang ini menjadi semakin penting dalam membaca pola transaksi dan menghubungkan pelaku, aliran dana, serta aset yang terkait dengan perkara," kata Budi, Selasa (1/9/2026).

Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan proses penanganan perkara tidak hanya melihat dugaan perbuatan pidana, tetapi juga menelusuri hubungan antara pelaku, transaksi keuangan, serta aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.

Auditor Investigatif BPKP Ikut Diperkuat

Dari sisi BPKP, Budi mengatakan kemampuan auditor investigatif memiliki peran penting dalam mendukung proses tersebut.

Auditor investigatif dinilai memiliki kemampuan untuk membaca transaksi sekaligus mengidentifikasi penyimpangan. Kemampuan tersebut dapat membantu memperkaya analisis yang dilakukan dalam penanganan perkara.

Dengan analisis yang lebih mendalam, proses penelusuran aset dapat dilakukan dengan menghubungkan berbagai informasi keuangan yang tersedia.

Budi mengatakan penanganan perkara berbasis data tersebut diarahkan pada pemulihan aset atau asset recovery. Menurutnya, pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan kebijakan terkait perampasan aset.

"Penanganan perkara berbasis data yang berorientasi pada asset recovery, sekaligus memperkuat urgensi kolaborasi dalam konteks pengembangan kebijakan perampasan aset," jelas Budi.

RUU Perampasan Aset Dinilai Penting

KPK menilai penguatan asset recovery perlu berjalan beriringan dengan penguatan kerangka hukum pemberantasan korupsi.

Karena itu, KPK mendukung upaya untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Keberadaan instrumen hukum tersebut dinilai penting dalam mendukung upaya negara memulihkan aset yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

Selain memperkuat kemampuan penelusuran aset melalui analisis data dan keuangan, penguatan kerangka hukum dibutuhkan agar proses pemulihan aset memiliki landasan yang semakin kuat.

Bagi KPK, penanganan perkara korupsi tidak berhenti pada proses hukum terhadap pihak yang diduga melakukan tindak pidana. Uang dan aset yang berkaitan dengan hasil korupsi juga perlu ditelusuri agar dapat dikembalikan kepada negara.

KPK Dorong Penguatan Aturan Internasional

Upaya memperkuat pemberantasan korupsi juga dilakukan KPK dalam konteks internasional. KPK terus mendorong penguatan ratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).

Budi menyebut sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam konteks tersebut, antara lain foreign bribery, illicit enrichment, serta korupsi di sektor swasta atau private sector.

Menurut KPK, isu tersebut semakin relevan seiring berkembangnya pola korupsi dan pergerakan aset yang dapat melintasi batas negara.

Pergerakan aset lintas negara membuat upaya pemulihan aset membutuhkan kerja sama dan kerangka hukum yang memadai, termasuk dalam konteks internasional.

Pada akhirnya, Budi menegaskan pemberantasan korupsi tidak semata-mata bertujuan memberikan kepastian hukum agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pada akhirnya, pemberantasan korupsi bukan semata memberikan kepastian hukum bagi pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ada hal lain yang sama pentingnya, yaitu memastikan uang dan aset hasil korupsi dapat dikembalikan kepada negara," ungkapnya. (aha/nsp)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Penyimpangan, Puluhan Paket Proyek Jambi Dilaporkan ke KPK

Dugaan Penyimpangan, Puluhan Paket Proyek Jambi Dilaporkan ke KPK

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi dilaporkan ke KPK terkait dugaan penyimpangan proses tender 32 paket proyek.
Karhutla Kalimantan dan Sumatera Butuh Penanganan Cepat, BNPB dan BMKG Koordinasi Optimalkan Potensi Hujan Lewat OMC

Karhutla Kalimantan dan Sumatera Butuh Penanganan Cepat, BNPB dan BMKG Koordinasi Optimalkan Potensi Hujan Lewat OMC

BNPB berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menurunkan hujan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) guna menangani karhutla.
Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin
BNPB Minta Pemda Waspada Potensi Kebakaran di Lokasi TPA, Ajak Masyarakat Ikut Cegah

BNPB Minta Pemda Waspada Potensi Kebakaran di Lokasi TPA, Ajak Masyarakat Ikut Cegah

BNPB menyampaikan kawasan TPA menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena tumpukan sampah memiliki potensi terbakar.
Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Rencana Bedah 400 Ribu Rumah

Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Rencana Bedah 400 Ribu Rumah

Salah satu fokus ratas yang digelar Presiden Prabowo kali ini ialah memperluas akses pembiayaan agar kepemilikan rumah dapat dijangkau lebih banyak masyarakat.
KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK mendalami uang Rp1,5 miliar dalam dugaan korupsi Bappenda Kabupaten Bogor dan menelusuri peruntukan serta penerima hasil pemotongan upah pungut.

Trending

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan legenda Hyundai Hillstate, Yang Hyo-jin, soal Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan. Begini katanya
Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri mengungkapkan bahwa dirinya membuat peluang untuk bermain di liga voli Eropa. Jika cita-cita ini terwujud, maka Mega akan mencatatkan sejarah di dunia voli Indonesia.
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Megawati Hangestri memberikan reaksi berkelas usai tahu dirinya disandingkan dengan legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung. Bahkan ia dijuluki sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’.
Megawati Hangestri Makin Akrab dengan Rekan Setim Baru di Hillstate, Pevoli Senior Ini Sambut Antusias Megatron

Megawati Hangestri Makin Akrab dengan Rekan Setim Baru di Hillstate, Pevoli Senior Ini Sambut Antusias Megatron

Megawati Hangestri mulai menunjukkan chemistry dengan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate jelang V-League 2026/2027. Megatron tampak kompak bersama Jordan.
Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 2 September 2026: Taurus hingga Pisces ada peluang tak terduga yang menguntungkan.
Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Bukit Bambe, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, berlangsung semarak.
Selengkapnya

Viral