Rusia Buka Suara soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran, Kedutaan Tegaskan Tak Rekrut
- www.rt.com
"Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen tentang setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan tentara pendudukan RF," demikian pernyataan FISU dalam laman resminya.
FISU menyebut kedelapan WNI tersebut berusia antara 29 hingga 47 tahun. Mereka diklaim direkrut sebagai tenaga kerja murah setelah mendapatkan tawaran berupa gaji tinggi, pekerjaan non-tempur, pemberian kewarganegaraan Rusia, serta berbagai tunjangan sosial.
Menurut FISU, sebagian besar orang yang direkrut tersebut tidak mengetahui lokasi tujuan mereka.
Kemlu RI Masih Verifikasi
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) sebelumnya juga telah merespons laporan mengenai delapan WNI tersebut.
Juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah masih memantau informasi yang beredar dan melakukan koordinasi dengan perwakilan Indonesia di wilayah terkait.
"Informasi mengenai identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebutkan masih perlu dipastikan lebih lanjut," kata Yvonne dalam keterangan resmi, Senin (31/8/2026).
Pemerintah juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan atau eksploitasi dalam proses perekrutan tersebut. Salah satu hal yang turut diperiksa adalah dugaan perekrutan melalui tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya.
Apabila ditemukan WNI yang menjadi korban dalam proses tersebut, pemerintah menyatakan akan mengambil langkah perlindungan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Apabila terdapat WNI yang menjadi korban dalam proses tersebut, Pemerintah Indonesia akan mengambil langkah pelindungan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Yvonne.
Kemlu RI juga menegaskan bahwa apabila keterlibatan WNI dalam angkatan bersenjata negara asing nantinya terverifikasi, tindakan tersebut merupakan keputusan individu dan tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi Pemerintah Indonesia.
Daftar 8 WNI yang Disebut FISU
Berikut delapan nama WNI yang disebut dalam laporan FISU terkait dugaan perekrutan untuk menjadi tentara Rusia:
-
Yuda Putra Pratama, kelahiran 9 Agustus 1997.
-
Haryanto Dwi Kencana, kelahiran 14 Juli 1983.
-
Erwanda, kelahiran 5 Agustus 1988.
-
Ngangun Hudri Fadli, kelahiran 17 September 1978.
-
Syaripudin Muhammad, kelahiran 3 Agustus 1994.
-
Maulana M Hadi, kelahiran 7 April 1987.
-
Iskandar Wahyu Oktavian, kelahiran 22 Oktober 1985.
-
Helmi Nugraha Hakim, kelahiran 27 November 1983.
Load more