News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan-Jalan ke Eropa Makin Mudah, Warga Sulawesi Kini Bisa Urus Visa Belanda di Makassar

Warga Sulawesi kini bisa mengajukan visa Belanda di Makassar mulai September 2026 tanpa perlu ke Jakarta, sehingga perjalanan ke Eropa lebih mudah.
Rabu, 2 September 2026 - 14:49 WIB
Ilustrasi imigrasi
Sumber :
  • viva.co.id

Makassar, tvOnenews.com - Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi yang ingin bepergian ke Belanda maupun melanjutkan perjalanan ke berbagai negara di Eropa. Mulai September 2026, pengajuan aplikasi visa Belanda dapat dilakukan di Makassar.

Kehadiran layanan ini membuat masyarakat Sulawesi tidak lagi harus melakukan perjalanan ke Jakarta hanya untuk mengurus proses pengajuan aplikasi visa Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya titik pelayanan di Makassar, akses masyarakat dari berbagai wilayah di Sulawesi terhadap layanan pengajuan visa menjadi lebih dekat. Masyarakat yang sebelumnya perlu menyiapkan biaya perjalanan menuju Jakarta kini dapat memproses aplikasi visa di Makassar sesuai dengan prosedur dan jadwal pelayanan yang berlaku.

Layanan tersebut hadir setelah Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar resmi didirikan pada 18 Agustus 2026.

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat Sulawesi menjadi salah satu hal yang didorong sejak dirinya mulai menjalankan tugas sebagai Konsul Kehormatan.

Setelah melakukan koordinasi dan pembahasan dengan VFS Global sebagai pihak yang menangani penerimaan aplikasi visa Belanda, Osco mendorong Makassar menjadi titik pelayanan yang efektif dan strategis bagi masyarakat Sulawesi.

Masyarakat Sulawesi Bisa Ajukan Visa dari Makassar

Osco menilai Makassar memiliki posisi strategis untuk mendekatkan layanan pengajuan aplikasi visa Belanda kepada masyarakat di kawasan Sulawesi.

Menurutnya, Sulawesi memiliki jumlah penduduk yang besar, aktivitas bisnis yang terus berkembang, serta mobilitas internasional yang semakin tinggi.

“Sulawesi memiliki jumlah penduduk yang besar, aktivitas bisnis yang terus berkembang, serta mobilitas internasional yang semakin tinggi. Karena itu, saya menyampaikan bahwa Makassar merupakan lokasi yang strategis dan aman untuk mendekatkan pelayanan aplikasi visa Belanda kepada masyarakat Sulawesi,” ujar Osco.

Kemudahan tersebut juga mencakup masyarakat dari berbagai provinsi di Sulawesi. Mereka tidak perlu lagi terbang ke Jakarta hanya untuk mengajukan aplikasi visa Belanda.

“Sekarang kita ingin membuatnya lebih efisien. Masyarakat dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, maupun Sulawesi Barat tidak perlu lagi terbang ke Jakarta hanya untuk mengajukan aplikasi visa. Mereka cukup datang ke Makassar sesuai dengan prosedur dan jadwal pelayanan yang berlaku,” jelasnya.

Dengan demikian, Makassar menjadi titik yang lebih dekat bagi masyarakat Sulawesi yang membutuhkan layanan pengajuan visa Belanda. Hal ini sekaligus membuka akses yang lebih praktis bagi masyarakat yang memiliki rencana perjalanan ke Belanda dan kawasan Eropa.

Hemat Biaya dan Waktu Perjalanan

Sebelum layanan pengajuan aplikasi visa Belanda tersedia di Makassar, masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi yang perlu mengurus visa di Jakarta harus menyiapkan perjalanan tambahan.

Biaya yang harus dikeluarkan tidak hanya berkaitan dengan proses pengajuan visa, tetapi juga perjalanan menuju Jakarta. Pengeluaran tersebut dapat mencakup tiket pesawat, hotel, hingga transportasi lokal.

Selain biaya, perjalanan ke Jakarta juga membutuhkan waktu tambahan. Karena itu, tersedianya layanan di Makassar dinilai dapat membuat proses pengajuan menjadi lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya.

Osco juga melihat kemudahan akses tersebut dari sisi keberlanjutan. Berkurangnya kebutuhan perjalanan udara domestik menuju Jakarta untuk keperluan pengajuan visa dapat membantu mengurangi perjalanan yang tidak diperlukan sekaligus turut mengurangi jejak emisi karbon.

Mulai Berjalan September 2026

Rencana menghadirkan pelayanan aplikasi visa Belanda di Makassar sebelumnya telah disampaikan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm.

Hal tersebut disampaikan saat peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar pada 18 Agustus 2026.

Setelah peresmian, Osco kemudian melanjutkan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan pihak terkait agar rencana tersebut dapat segera diterapkan.

Hasilnya, pelayanan aplikasi visa Belanda di Makassar mulai dapat berjalan pada September 2026.

“Saya berterima kasih kepada Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan VFS Global atas dukungan dan kerja samanya. Bagi saya, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah awal untuk semakin mendekatkan Belanda dengan masyarakat Sulawesi,” kata Osco.

Dorong Hubungan Sulawesi dengan Belanda

Selain memberikan kemudahan dalam pengajuan visa, layanan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin eratnya hubungan masyarakat Sulawesi dengan Belanda.

Osco berharap akses yang semakin dekat dapat mendukung mobilitas masyarakat dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pariwisata, perdagangan, investasi, ekonomi kreatif, hingga hubungan antarmasyarakat atau people-to-people relations.

Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar juga diharapkan menjadi salah satu jembatan dalam memperkuat hubungan antara Kerajaan Belanda dan kawasan Sulawesi.

Keberadaan kantor tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung berbagai bentuk kerja sama antara kedua pihak, termasuk di bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, serta hubungan antarmasyarakat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Ruko di Pasar Minggu Diduga Jadi Markas Loker Palsu, Polisi Turun Tangan Selidiki

Viral! Ruko di Pasar Minggu Diduga Jadi Markas Loker Palsu, Polisi Turun Tangan Selidiki

Ruko di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, viral setelah diduga menjadi lokasi lowongan kerja palsu. Polisi turun tangan dan kini menyelidiki kasus tersebut.
Finis P2 Dibelakang Marc Marquez saat MotoGP Aragon 2026, Pedro Acosta Sebut Duel dengan Bezzecchi 'Mudah' Karena ini

Finis P2 Dibelakang Marc Marquez saat MotoGP Aragon 2026, Pedro Acosta Sebut Duel dengan Bezzecchi 'Mudah' Karena ini

Pedro Acosta tampil impresif pada balapan utama MotoGP Aragon 2026 dengan merebut posisi kedua dan sukses mengasapi Marco Bezzecchi.
RUU Kadin Dibahas DPR, Anindya Bakrie Dorong Penguatan UMKM di Daerah agar Naik Kelas

RUU Kadin Dibahas DPR, Anindya Bakrie Dorong Penguatan UMKM di Daerah agar Naik Kelas

Dalam pembahasan RUU Kadin bersama Komisi VI DPR RI, Ketum Kadin Anindya Bakrie turut mendorong adanya penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baru Gabung Rayo Vallecano, Emil Audero Langsung Ditunggu Real Madrid di Santiago Bernabeu

Baru Gabung Rayo Vallecano, Emil Audero Langsung Ditunggu Real Madrid di Santiago Bernabeu

Emil Audero resmi gabung Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari Como 1907. Kiper Timnas Indonesia itu berpeluang menghadapi Real Madrid di Bernabeu.
Jelang Pagelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC Perkuat Dampak Pariwisata ke The Mandalika

Jelang Pagelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, ITDC Perkuat Dampak Pariwisata ke The Mandalika

Jelang pagelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat ekosistem pariwisata.
Soal Tewasnya Bambang di Pejompongan, Polisi Sebut Belum Menemukan Indikasi Pelaku dari Kelompok Tertentu

Soal Tewasnya Bambang di Pejompongan, Polisi Sebut Belum Menemukan Indikasi Pelaku dari Kelompok Tertentu

Terkait tewasnya Bambang, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan polisi belum menemukan indikasi pelaku berasal dari kelompok tertentu.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Selengkapnya

Viral