Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, BPBD Minta Warga Tidak Panik
- ANTARA
Abu yang telanjur menempel di sekitar rumah juga tidak disarankan langsung disapu dalam kondisi kering. Warga diminta membasahinya terlebih dahulu agar partikel tidak kembali beterbangan dan berisiko terhirup.
Pemprov Jakarta turut meminta warga menutup tempat penyimpanan air dan makanan. Air maupun makanan yang sudah terpapar abu vulkanik sebaiknya tidak dikonsumsi.
Warga yang mengalami sesak napas berat, nyeri dada, batuk terus-menerus, atau iritasi mata yang semakin parah diminta segera mencari pertolongan di fasilitas kesehatan.
Untuk kondisi darurat di wilayah Jakarta, masyarakat dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga melalui nomor 112.
Di sisi lain, Pemprov Jakarta mengingatkan warga agar tidak memperkeruh situasi dengan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau maupun kondisi udara di Jakarta diminta hanya merujuk pada informasi resmi PVMBG, BMKG, BNPB, BPBD, dan Pemprov DKI Jakarta.
Pemprov Jakarta menyatakan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Informasi terbaru akan disampaikan apabila terdapat perkembangan yang perlu diketahui masyarakat.
“Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa dengan kewaspadaan yang proporsional. Ikuti informasi resmi, lindungi diri dan keluarga, tetap tenang, tetap waspada,” tutup Marulitua. (agr)
Load more