News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Terbitkan 50 SIGMET untuk Keselamatan Penerbangan Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Sejak erupsi awal pada 4 September 2026, BMKG telah menerbitkan sekitar 50 Significant Meteorological Information (SIGMET) untuk mendukung keselamatan penerbangan.
Minggu, 6 September 2026 - 11:23 WIB
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Sejak erupsi awal pada 4 September 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan sekitar 50 Significant Meteorological Information (SIGMET) untuk mendukung keselamatan penerbangan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan penerbitan SIGMET dilakukan secara berkala untuk memberikan informasi meteorologi signifikan, terutama terkait perkembangan sebaran abu vulkanik yang berpotensi membahayakan penerbangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya akan menyampaikan tentang keselamatan penerbangan bahwa sejak erupsi awal pada 4 September 2026, BMKG telah menerbitkan sekitar 50 SIGMET. SIGMET ini adalah Significant Meteorological Information secara berkala untuk mendukung keselamatan penerbangan,” kata Teuku Faisal dalam konferensi pers erupsi Gunung Anak Krakatau yang digelar secara daring, Minggu (6/9/2026).

Dampak sebaran abu vulkanik tersebut turut berimbas pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Teuku Faisal menegaskan keputusan penyesuaian maupun penutupan sementara operasional bandara bukan dilakukan oleh satu pihak.

Langkah tersebut merupakan hasil koordinasi sejumlah otoritas yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan penerbangan.

“Kemudian penyesuaian maupun penutupan sementara operasional bandar udara itu dilakukan berdasarkan koordinasi bersama antara otoritas penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, dan pengelola bandar udara,” ujarnya.

“Jadi ini adalah hasil dari koordinasi pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk penyelenggaraan di bandar udara,” sambung Teuku Faisal.

Di tengah pergerakan sebaran abu vulkanik yang terus berubah, BMKG juga memperbarui informasi penerbangan secara berkala.

Pembaruan dilakukan melalui Volcanic Ash Advisory dan SIGMET berdasarkan perkembangan kondisi atmosfer dan sebaran abu yang terpantau.

“BMKG terus memperbarui informasi Volcanic Ash Advisory dan SIGMET sesuai perkembangan sebaran abu yang terus kita pantau secara bertahap,” kata Teuku Faisal.

Menurut Teuku Faisal, pemantauan terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dilakukan tanpa henti selama 24 jam.

Pengawasan mencakup kondisi atmosfer, keselamatan penerbangan, hingga kondisi laut Selat Sunda yang berkaitan dengan potensi tsunami.

“Intinya bahwa BMKG terus melakukan pemantauan selama 24 jam terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, khususnya terhadap atmosfer, kemudian penerbangan, dan kondisi laut di Selat Sunda yang terkait dengan potensi tsunami,” ujarnya.

Pemantauan dilakukan secara terpadu bersama sejumlah lembaga pemerintah. BMKG berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

“Pemantauan dilakukan secara terpadu dan dikoordinasikan dengan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) dari Badan Geologi Kementerian ESDM, dengan BNPB, dan Kementerian Perhubungan, serta instansi-instansi terkait,” tuturnya.

Kementerian Perhubungan sebelumnya memutuskan menutup sementara aktivitas penerbangan di bandara tersebut setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area bandar udara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan berdasarkan paper test terbaru yang dilakukan Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta pada Minggu pagi, indikasi sebaran abu vulkanik masih ditemukan di kawasan bandara.

“Hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta (Gedung 725 AMOS) pada pukul 06.05 WIB - 06.35 WIB juga menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta sehingga penutupan bandara diperpanjang hingga Minggu (6/9) pukul 09.30 WIB sesuai NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26,” kata Lukman dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Penutupan sementara tersebut berdampak pada 209 penerbangan. Sejumlah penerbangan internasional mengalami pembatalan, penundaan hingga penjadwalan kembali, sementara penerbangan domestik juga terdampak.

Untuk penerbangan internasional, tercatat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali pada sejumlah rute di antaranya Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur.

Sementara pada penerbangan domestik terdapat empat pembatalan dan satu penerbangan yang dialihkan dengan rute terdampak antara lain Lampung, Denpasar, dan Surabaya.

Rute dengan jumlah pergerakan penerbangan terdampak paling banyak, yakni Makassar untuk rute domestik dengan total 16 pergerakan pesawat. Sedangkan untuk rute internasional, Singapura menjadi yang paling banyak terdampak dengan 11 pergerakan pesawat.

Meski operasional penerbangan terganggu, pihak Bandara Soekarno-Hatta memastikan pesawat yang tengah menjalani status Remain Over Night (RON) berada dalam kondisi aman. Total terdapat 170 pesawat yang disiagakan di area apron.

Sebanyak 66 pesawat berada di Terminal 1, kemudian 51 pesawat di Terminal 2, 49 pesawat di Terminal 3, serta empat pesawat berada di terminal kargo. (agr/nsi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Lakukan Langkah Penting Ini untuk Menjaga Kesehatan Diri 

Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Lakukan Langkah Penting Ini untuk Menjaga Kesehatan Diri 

Warga Jakarta dan sekitarnya merasakan sebaran abu vulkanik akibat erupsi gunung api Anak Krakatau. Demi melindungi dari bahaya abu vulkanik, ikuti langkahnya
Timnas Indonesia Hadapi Tim Peserta Piala Dunia 2026? Media Yordania Bocorkan Calon Lawan Garuda di FIFA Matchday

Timnas Indonesia Hadapi Tim Peserta Piala Dunia 2026? Media Yordania Bocorkan Calon Lawan Garuda di FIFA Matchday

Media Yordania membocorkan calon lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday November 2026. Negara mereka, Yordania, dikabarkan berpotensi menjadi lawan skuad Garuda.
BNPB Kerahkan Tim ke Zona Terdampak Gunung Anak Krakatau, Pengecekan Logistik dan Sirene Evakuasi

BNPB Kerahkan Tim ke Zona Terdampak Gunung Anak Krakatau, Pengecekan Logistik dan Sirene Evakuasi

BNPB memperketat pemantauan dan kesiapsiagaan di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
BNPB Pastikan Belum Ada Korban Jiwa Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

BNPB Pastikan Belum Ada Korban Jiwa Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap wilayah pesisir di tiga kabupaten yang berada di Provinsi Lampung dan Banten.
Lupa Taruh Sepatu saat Photo Shoot Skuad Hillstate, Megawati Hangestri: Aku Pinjam Sandal Jordan

Lupa Taruh Sepatu saat Photo Shoot Skuad Hillstate, Megawati Hangestri: Aku Pinjam Sandal Jordan

Momen unik terjadi ketika skuad Hyundai Hillstate lakukan sesi photo shoot. Pasalnya, Megawati Hangestri curhat kalau dia lupa menaruh sepatu dan tak membawanya
Live di ANTV, Ini Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Antara Juventus Vs AC Milan: Nick Woltemade Berpotensi Debut

Live di ANTV, Ini Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Antara Juventus Vs AC Milan: Nick Woltemade Berpotensi Debut

Laga Liga Italia 2026-2027 antara Juventus dan AC Milan akan disiarkan oleh ANTV pada Senin (7/9/2026) dini hari WIB. Nick Woltemade bisa melakoni laga perdananya bersama Bianconeri.

Trending

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Cabang Merak dan Bakauheni melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Jakarta-Jabar

BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Jakarta-Jabar

Kondisi tersebut terpantau melalui citra satelit yang dibagikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Menurut laporan The New York Times, mengutip data intelijen Amerika Serikat terbaru, Iran dinilai semakin percaya diri dengan kemampuannya menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan semakin bertekad melanjutkan konflik dengan AS
Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Kebakaran melanda bangunan diduga gudang penyimpanan properti milik salah satu stasiun televisi swasta di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Lurah konfirmasi warga tak terdampak.
Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Warga Jeruk Manis 3 dan 5 panik karena kebakaran yang diduga berasal dari gudang penyimpanan properti salah satu stasiun televisi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Selengkapnya

Viral