Jadwal Penerbangan Jakarta-Manado Dibatalkan Imba Erupsi Gunung Anak Krakatau
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah pembatalan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pembatalan jadwal penerbangan diantaranya Jakarta (CGK)-Manado (MDC) maupun sebaliknya.
"Hari ini hampir semua penerbangan dari Jakarta menuju Manado maupun sebaliknya dibatalkan karena erupsi Gunung Anak Krakatau," kata GM Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Dia mengatakan hari ini hanya ada satu rute kedatangan (arrival), penerbangan Citilink QG300 dari Jakarta dengan jadwal tiba pukul 05.25 WITA membawa 145 penumpang dan berhasil mendarat pada pukul 05.16 WITA.
Sementara itu, enam penerbangan lainnya mengalami pembatalan, yakni Batik Air ID6274 dengan 90 penumpang, Garuda Indonesia GA606 dengan 95 penumpang, Batik Air ID6742 dengan 104 penumpang, Garuda Indonesia GA600 dengan 130 penumpang, Batik Air ID6280 dengan 136 penumpang, serta Garuda Indonesia GA602 dengan 140 penumpang.
Untuk keberangkatan (departure) dari Manado menuju Jakarta, enam penerbangan juga tercatat dibatalkan. Masing-masing Citilink QG301 dengan 175 penumpang, Batik Air ID6271 dengan 136 penumpang, Garuda Indonesia GA607 dengan 115 penumpang, Batik Air ID6743 dengan 118 penumpang, Garuda Indonesia GA601 dengan 145 penumpang, serta Batik Air ID6281 dengan 92 penumpang.
GM mengatakan kondisi terminal bandara tetap kondusif meski terjadi pembatalan sejumlah penerbangan.
“Untuk kondisi terminal saat ini kondusif. Penumpang melakukan rescheduling (penjadwalan ulang) maupun refund (pengembalian biaya tiket) sesuai kebijakan maskapai,” kata Radityo.
Radityo menjelaskan penumpang terdampak telah diarahkan untuk melakukan penjadwalan ulang penerbangan maupun pengembalian tiket.
Kondisi antrean di terminal juga mulai berkurang, katanya, penumpang melakukan rescheduling dan refund.
Pihak Angkasa Pura Indonesia terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta maskapai untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan baik.
Ia mengatakan, pengguna jasa diimbau terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan, termasuk perubahan jadwal, pembatalan, maupun mekanisme rescheduling dan refund.(ant/raa)
Load more