Menkomdigi Imbau Masyarakat Waspada Dampak Erupsi Anak Krakatau, Saring Informasi Sebelum Sebarkan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Ia juga meminta masyarakat memantau informasi dari sumber terpercaya.
“Yang paling penting adalah tetap tenang, tetapi jangan mengurangi kewaspadaan. Masyarakat perlu mengikuti arahan dari otoritas terkait dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya,” kata Meutya.
Seperti diketahui, Gunung Anak Krakatau (GAK) menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat signifikan sejak Jumat (4/9) malam dan kini statusnya berada pada Level III atau Siaga.
Abu vulkanik juga telah terdeteksi menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
Erupsi GAK pun menyebabkan sejumlah penerbangan dibatalkan, dan membuat kekhawatiran masyarakat akibat isu potensi tsunami yang akan ditimbulkan.
Dentuman dan getaran yang sempat terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat akibat aktivitas GAK juga cukup membuat masyarakat khawatir.
Terkait hal ini, Meutya meminta masyarakat mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu vulkanik dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Terutama melalui kanal resmi pemerintah, antara lain PVMBG, BMKG, BNPB, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
“Pastikan keakuratan informasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan terkait kebencanaan gunung berapi demi menghindari misnformasi atau misleading yang dapat menyebabkan keresahan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Meutya mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya terkait kondisi Gunung Anak Krakatau.
“Dalam situasi seperti ini, informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kepanikan. Karena itu, saring sebelum sharing. Pastikan informasi yang kita terima berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Meutya.
Meutya pun mendorong masyarakat agar tetap tenang, namun juga meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat GAK dan yang wilayahnya turut terdampak abu vulkanik.
“Tetap waspada, tetap tenang, dan jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya dari mana,” jelasnya.
Sementara bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik, Meutya mengimbau untuk melakukan sejumlah langkah demi menjaga keselamatan dan kesehatan.
Load more