News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puan Geram Lahan Karhutla Jadi Kebun Sawit: Segera Selidiki!

Puan menilai, perubahan lahan bekas karhutla menjadi kebun sawit tidak boleh terjadi. Maka dari itu, dia meminta hal tersebut segera ditindaklanjuti.
Selasa, 8 September 2026 - 12:51 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara soal lahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diduga berubah menjadi kebun sawit

Puan meminta pihak terkait untuk menyelidiki dugaan perubahan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah hal-hal yang terkait Karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, nanti kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu," ucap Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 8 September 2026.

Puan menilai, perubahan lahan bekas karhutla menjadi kebun sawit tidak boleh terjadi. Maka dari itu, dia meminta hal tersebut segera ditindaklanjuti.

"Dan itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera ditindak," tuturnya. 

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan daftar nama korporasi yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebab, ia mengaku kaget lahan yang sudah terbakar langsung menjadi lahan perkebunan.

Kepala Negara menegaskan tak segan mencabut seluruh izin perusahaan yang terlibat karhutla. 

Hal itu terungkap saat Prabowo memimpin rapat terbatas (ratas) terkait penanganan bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Awalnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit melaporkan jajarannya berhasil menjerat 138 orang sebagai tersangka terkait karhutla. Dari jumlah itu, sebanyak 119 orang yang diduga sengaja melakukan pembakaran dan 18 orang lainnya yang diduga lalai.

Tak hanya itu, Polri juga telah memproses delapan korporasi terkait kasus karhutla. Polisi juga masih mendalami dugaan tindak pidana yang melibatkan 18 perusahaan lain.

Bahkan, Kapolri menyatakan terdapat 42 perusahaan yang saat ini telah mendapatkan sanksi administratif berupa pembekuan atau pencabutan izin. Polri masih mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam aktivitas perusahaan-perusahaan tersebut.

Merespons laporan itu, Presiden Prabowo meminta Kapolri terus menyelidiki dugaan kesengajaan dalam pembakaran lahan, termasuk kemungkinan keterlibatan masyarakat maupun korporasi.

“Saya tertarik, habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi ini benar-benar kesengajaan, apakah ini rakyat atau korporasi, tolong diselidiki terus, dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya,” kata Prabowo. 

Kepala Negara meminta nama delapan korporasi yang telah diproses serta 18 perusahaan yang masih dalam pendalaman segera disampaikan kepadanya. 

Prabowo juga meminta pemerintah menelusuri pemilik sebenarnya dari perusahaan-perusahaan yang diduga terlibat dalam karhutla.

Prabowo selanjutnya meminta Menteri Kehutanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan penilaian terhadap perusahaan-perusahaan tersebut.

Lebih jauh, Prabowo membuka kemungkinan pemerintah mencabut seluruh izin perusahaan yang terbukti terlibat karhutla, termasuk izin usaha dan hak guna usaha (HGU) jika terbukti terlibat karhutla.

“Kalau perlu kita segera cabut semuanya. Semua izin-izinnya kita cabut, HGU-nya, dan sebagainya. Ini sudah kelewatan, saya benar-benar ingin tahu korporasi itu milik siapa,” ujarnya.

Yeni Lestari/VIVA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Pertamina Dukung Ekonomi Masyarakat Lewat AFT Babullah

Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Pertamina Dukung Ekonomi Masyarakat Lewat AFT Babullah

Selain avtur, keberlanjutan pasokan BBM untuk masyarakat Ternate, Maluku Utara, juga menjadi bagian penting dari sistem ketahanan energi di wilayah kepulauan.
Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan Gedung Media Pratama (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan Sri Sultan HB X, Singgung Pembelajaran dari Erupsi Gunung Kelud dan Merapi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan Sri Sultan HB X, Singgung Pembelajaran dari Erupsi Gunung Kelud dan Merapi

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Jawa Barat. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X ingatkan warga Yogyakarta
Sebabkan ISPA hingga Sekolah Terganggu, Ketua DPR Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Karhutla

Sebabkan ISPA hingga Sekolah Terganggu, Ketua DPR Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Karhutla

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak pemerintah segera menyelesaikan masalah kebakaran hutan dan laham (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Pulau Kalimantan.
KRL Jakarta-Bogor Dipangkas 17 Perjalanan, 7 Rangkaian Produksi INKA Jalani Pemeriksaan

KRL Jakarta-Bogor Dipangkas 17 Perjalanan, 7 Rangkaian Produksi INKA Jalani Pemeriksaan

KCI memangkas 17 perjalanan KRL Jakarta-Bogor selama tujuh rangkaian KRL produksi INKA menjalani general check up hingga 30 September 2026.
Megawati Hangestri Ungkap Pengalaman Pakai Hijab Selama Berkarier di Korea, Ternyata Ini Kendalanya

Megawati Hangestri Ungkap Pengalaman Pakai Hijab Selama Berkarier di Korea, Ternyata Ini Kendalanya

Megawati Hangestri kembali berbagi pengalaman mengenakan hijab selama berkarier di Liga Voli Korea. Megatron mengaku sudah terbiasa, tetapi ada satu kendala.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral