Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK
- X/FajarDawnVirgo | X/poyokgadanggg
tvOnenews.com - Kabar duka mengenai dugaan aksi bunuh diri Fajar Sahrudin yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, akhirnya mendapatkan kepastian resmi dari pihak kepolisian.
Peristiwa memilukan yang menimpa pria tersebut mendadak viral di media sosial X lantaran dirinya mengunggah schedule post berupa “death note” atau pesan perpisahan terakhir yang ia tulis secara terperinci sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya.
TRIGGER WARNING:
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Kendati demikian, di tengah riuhnya pembicaraan di linimasa, tak sedikit netizen di X yang sempat menaruh kecurigaan bahwa berita tersebut hanyalah isu bohong atau hoaks.
Keraguan publik sangat beralasan karena hampir tidak ada satu pun dokumentasi foto maupun video yang beredar saat jenazah Fajar ditemukan atau dievakuasi oleh petugas, padahal ia terbaring di GBK yang dikenal sebagai salah satu titik pusat keramaian utama di Jakarta.
Selain itu, sejumlah orang juga meragukan karena tidak adanya garis polisi di sekitar TKP yang disebut sebagai tempat penemuan jasad Fajar.
- Figma/Fajar Sahrudin | X/FajarDawnVirgo
Menanggapi kesimpangsiuran informasi yang berkembang di tengah masyarakat, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi bahwa pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan langsung serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Polsek Metro Tanah Abang bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di area Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu dini hari," begitulah isi pernyataan dari rilis yang diterima oleh tim tvOnenews.com.
Petugas diketahui menemukan pria berinisial FS (31), yang diketahui merupakan warga Kedaung, Kemiling, Lampung, dalam kondisi terbaring di area taman sekitar Plaza Utara Pintu 10 GBK.
Proses penemuan jasad korban tersebut berawal dari upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengenal FS, yang saat itu merasa sangat khawatir dan curiga setelah membaca unggahan serta perkembangan kondisi yang bersangkutan di media sosial.
- Figma/Fajar Sahrudin
Dalam pelaksanaan olah TKP di lokasi penemuan, Polsek Metro Tanah Abang bekerja sama dengan Tim Identifikasi serta Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalankan pemeriksaan fisik awal.
AKBP Dhimas Prasetyo menuturkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar pada tubuh FS, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan maupun indikasi penganiayaan.
"Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi serta Dokkes. Dari hasil pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh FS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar AKBP Dhimas.
Kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa kematian Fajar Sahrudin.
Jenazah Fajar sendiri diketahui telah dibawa pulang oleh keluarganya setelah sempat disemayamkan di Rumah Duka RSCM, Senen, Jakarta Pusat. Ia kemudian dimakamkan di kampung halamannya di Lampung. (ism)
Load more