News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Krakatau Melandai, Bakom RI Imbau Warga Tetap Gunakan Masker dan Jaga Kewaspadaan

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengonfirmasi bahwa fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang sempat berlangsung selama 25 jam kini telah usai. 
Selasa, 8 September 2026 - 15:42 WIB
Masyarakat melakukan penyeberangan di Pulau Sebesi yang berada dekat Gunung Anak Krakatau, di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengonfirmasi bahwa fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang sempat berlangsung selama 25 jam kini telah usai. 

Meski demikian, pemerintah mengimbau warga di sekitar kawasan gunung api tersebut untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak mudah mempercayai kabar yang beredar di media sosial tanpa verifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tenaga Ahli Utama Bakom RI, Muhamad Hidayat, melaporkan bahwa denyut aktivitas masyarakat di Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, terpantau masih berjalan normal pascaerupsi besar yang terjadi pada 4 September lalu.

Hidayat terjun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi terkini di wilayah yang hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari gunung aktif tersebut.

"Pada 8 September 2026 pukul 09.00 WIB saya berada di Pulau Sebesi melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Canti. Tepat di samping kami adalah lokasi Gunung Anak Krakatau," ujar Hidayat pada Selasa (8/9).

Berdasarkan pantauan tim di lokasi, jalur transportasi laut yang menjadi nadi ekonomi warga setempat tidak mengalami gangguan. 

Warga Pulau Sebesi tetap melakukan aktivitas penyeberangan menuju Pelabuhan Canti maupun sebaliknya sebagaimana biasanya. 

Namun, Hidayat mengingatkan agar prosedur keselamatan dan kesehatan, seperti penggunaan masker saat di luar ruangan, tetap ditaati.

"Tetap menjaga kewaspadaan, itu tetap diimbau oleh pemerintah desa dan daerah," kata Hidayat menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga lokal.

Selain faktor keamanan fisik, Hidayat juga menyoroti bahaya sebaran informasi palsu atau hoaks yang kerap muncul saat terjadi bencana alam. 

Ia meminta masyarakat untuk menyaring setiap informasi yang masuk melalui aplikasi percakapan maupun media sosial.

"Hindari berita-berita hoaks atau disinformasi. Cek kembali informasi di kanal-kanal resmi pemerintah seperti Badan Geologi, BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah setempat," tegasnya.

Bakom RI berharap masyarakat menjadikan data dari lembaga otoritas sebagai rujukan utama guna mencegah kepanikan massal yang dipicu oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

Hidayat berharap situasi Gunung Anak Krakatau semakin kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. (ant/dpi)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Wamendagri Bima Arya menyampaikan terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan.
Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan pantas saat menunaikan ibadah shalat. Menggunakan pakaian yang dilarang saat beribadah bisa mendapat dosa
Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sempat dikabarkan aka melakukan proses naturalisasi pemain untuk menambah kekuatan dari Timnas Voli Indonesia.
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.
Purbaya Ungkap Efisiensi MBG, Anggaran 2026 Diprediksi di Bawah Rp200 Triliun

Purbaya Ungkap Efisiensi MBG, Anggaran 2026 Diprediksi di Bawah Rp200 Triliun

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pengelolaan program MBG saat ini mulai menunjukkan efisiensi setelah kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) berganti.
Postingan Baru Fajar Sahrudin aka Steve Muncul Setelah Meninggal, Diduga Pakai Fitur Schedule Post

Postingan Baru Fajar Sahrudin aka Steve Muncul Setelah Meninggal, Diduga Pakai Fitur Schedule Post

Berikut postingan terbaru Fajar Sahrudin aka Steve muncul setelah dirinya dikabarkan meninggal dunia, diduga pakai fitus Schedule Post di X.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral