News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Soroti Lulusan Perguruan Tinggi, Hafal Teori Tapi Kesulitan Terapkan Ilmu

Jusuf Kalla atau JK menilai dalam pendidikan perlu membangun kemampuan manusia secara utuh agar lulusan lebih siap menghadapi persoalan nyata dan dunia kerja.
Rabu, 9 September 2026 - 00:58 WIB
Acara Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyoroti masih adanya kesenjangan antara penguasaan teori dan kemampuan praktik lulusan perguruan tinggi.

Hal itu disampaikan dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Sabtu (5/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya membuat peserta didik pintar menghafal, tetapi harus mampu membentuk manusia yang dapat berpikir, berkarakter, dan bekerja.

JK menilai pendidikan perlu membangun kemampuan manusia secara utuh agar lulusan lebih siap menghadapi persoalan nyata dan dunia kerja.

"Mungkin, masih ingat rumus-rumus, tapi tidak bisa melaksanakannya. Karena tangannya tidak kontak dengan otaknya dan tangannya. Tidak seimbang,” ujar JK dalam acara tersebut.

JK kemudian memperkenalkan konsep head, heart, and hand sebagai gambaran pendidikan holistik. Menurutnya, pendidikan harus mengembangkan kemampuan berpikir, membentuk hati dan akhlak, sekaligus memberikan keterampilan untuk bekerja.

“Seutuhnya itu dalam pendidikan mulai dari kepala. Jadi tiga H: head, heart, and hand. Otak, kepala, hati untuk akhlak dan juga kecerdasan, dan tangan untuk kemampuan bekerja. Itulah pendidikan holistik, seutuhnya,” jelas dia.

Lebih lanjut, JK juga menilai kemampuan seseorang tidak cukup diukur dari kepandaian menguasai atau mengingat materi.

Menurut dia, pendidikan perlu mendorong kemampuan logika dan inovasi sehingga lulusan mampu menghadapi persoalan yang tidak selalu dapat diselesaikan dengan hafalan.

“Kita harus berbicara tentang logika, harus berbicara tentang inovasi. Jadi mungkin yang tepat kecerdasan, bukan kepintaran,” ujar JK.

JK juga menyoroti persoalan transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Dia menyebut Indonesia menghasilkan sekitar satu juta lulusan setiap tahun dari ribuan institusi pendidikan tinggi.

Menurutnya, seorang sarjana rata-rata membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK menilai persoalan tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan yang mampu mempertemukan kompetensi akademik dengan kemampuan praktis.

Dia mengatakan lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menggunakannya untuk menyelesaikan persoalan di dunia nyata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
KPK Pastikan Penyidikan Kasus Silmy Karim Sesuai Ketentuan Hukum

KPK Pastikan Penyidikan Kasus Silmy Karim Sesuai Ketentuan Hukum

Sebelumnya, Silmy Karim mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan penyitaan yang dilakukan oleh KPK.
Pemilik Kapal Pastikan Kondisi Layak Berlayar

Pemilik Kapal Pastikan Kondisi Layak Berlayar

Pemilik kapal yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Sandi Wiasa, memastikan bahwa kondisi kapal dalam keadaan layak berlayar dan dilengkapi dokumen serta jaket pelampung saat bertolak dari Dermaga Pegedongan, Carita, Banten, Senin (7/9).
Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Selat Sunda, 8 Orang Penumpang Speed Boat Masih Dalam Pencarian

Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Selat Sunda, 8 Orang Penumpang Speed Boat Masih Dalam Pencarian

Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Tim Gabungan Maksimalkan Pencarian Wartawan yang Hilang Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Tim Gabungan Maksimalkan Pencarian Wartawan yang Hilang Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Operasi pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh Polri, Basarnas, dan sejumlah instansi terkait untuk menemukan rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

Trending

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan yang Kembali terjadi antara Amerika Serikat dan Iran, telah meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan terganggunya pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Selat Sunda, 8 Orang Penumpang Speed Boat Masih Dalam Pencarian

Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Selat Sunda, 8 Orang Penumpang Speed Boat Masih Dalam Pencarian

Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap sebuah speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Jusuf Kalla Soroti Lulusan Perguruan Tinggi, Hafal Teori Tapi Kesulitan Terapkan Ilmu

Jusuf Kalla Soroti Lulusan Perguruan Tinggi, Hafal Teori Tapi Kesulitan Terapkan Ilmu

Jusuf Kalla atau JK menilai dalam pendidikan perlu membangun kemampuan manusia secara utuh agar lulusan lebih siap menghadapi persoalan nyata dan dunia kerja.
Selengkapnya

Viral