News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar: Kebaikan Atlet Tak Boleh Lagi Dilupakan

Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan bonus hingga Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Rabu, 9 September 2026 - 16:41 WIB
Presiden Prabowo saat melepas kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Sumber :
  • YouTube/Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, besaran bonus yang disiapkan pemerintah bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Hal itu disampaikan Prabowo saat melepas kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo mengatakan nominal tersebut telah dilaporkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kepadanya. Besaran bonus emas Asian Games sengaja dibuat lebih tinggi dibandingkan bonus untuk peraih emas SEA Games.

“Dan saya nggak lupa, saya diberi laporan Pak Erick (Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. ‘Pak untuk SEA Games, medali emas dapat Rp 1 miliar’. Tapi ini Asian Games, medali emas Rp3 miliar,” katanya.

Kebijakan tersebut menjadi bentuk penghargaan pemerintah terhadap perjuangan para atlet yang akan membawa nama Indonesia dalam kompetisi olahraga terbesar di Asia tersebut. Asian Games 2026 akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Namun, Prabowo menegaskan penghargaan pemerintah tidak berhenti pada pemberian bonus uang. Pemerintah juga menyiapkan apresiasi dalam bentuk percepatan karier bagi para peraih medali.

Artinya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada atlet yang berhasil membawa pulang emas, tetapi juga kepada para atlet yang meraih medali lainnya. Pelatih yang berperan dalam pencapaian prestasi tersebut juga akan mendapat perhatian.

“Kariernya semua kita percepat. Ada yang sekian tahun belum naik pangkat, termasuk pelatih-pelatih, ada polisi, AKBP dari Polisi Wanita, etc, etc, saya bisikin Kapolri (Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo) naikin pangkatlah, kita jangan pelit,” ujar Prabowo.

Prabowo bahkan menyebut dirinya ingin mengubah pola penghargaan terhadap orang-orang yang telah memberikan prestasi. Menurutnya, kebaikan dan keberhasilan harus dicatat serta diberikan penghormatan, bukan justru dilupakan.

“Kalau baik kita beri penghormatan. Kalau orang Indonesia ada pepatah. Tapi dulu di tentara kalau kita berbuat baik komandan suka lupa, kalau kita berbuat salah komandan nggak lupa-lupa. Kalau kesalahan diingat. Ini kita ubah, kebaikan kita ingat,” lanjutnya.

Prabowo sebelumnya juga menekankan bahwa menjadi bagian dari kontingen Indonesia merupakan kehormatan besar. Dari ratusan juta rakyat Indonesia, hanya 432 atlet yang mendapat kesempatan memenuhi kualifikasi dan dipercaya membawa nama Merah Putih di Asian Games. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengimbau para jurnalis mengutamakan faktor keselamatan saat melakukan peliputan di wilayah yang terdampak bencana.
Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

Terkendala Syarat Kerja karena Tato? Baznas Jabar dan Ponpes Attamur Gelar Layanan Hapus Tato Gratis

Sebagai langkah nyata untuk membantu masyarakat di kawasan Bandung Raya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur mengadakan layanan penghapusan tato tanpa biaya.
KPK Periksa Kepala Bulog Jateng soal Dugaan Korupsi Bansos Beras 2020

KPK Periksa Kepala Bulog Jateng soal Dugaan Korupsi Bansos Beras 2020

KPK memeriksa Kepala Bulog Kanwil Jateng Sri Muniati sebagai saksi kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras Kemensos 2020.
Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rosan mengungkap koordinasi antarmanajemen BRI dan BSI telah dilakukan agar rekening massal tersebut dapat segera dibuka dan menjangkau masyarakat secara luas.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Mengenal Amar Brkic, Wonderkid Timnas Indonesia Jebolan Akademi Jerman, Selangkah Lagi Gabung Persib Bandung?

Mengenal Amar Brkic, Wonderkid Timnas Indonesia Jebolan Akademi Jerman, Selangkah Lagi Gabung Persib Bandung?

Persib tengah dikaitkan dengan pemain muda Timnas Indonesia, Amar Brkic. Berikut profil eks pemain Liga Jerman yang disebut selangkah lagi gabung Maung Bandung.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral