Pencarian Kapal Rombongan Wartawan di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil, Tim SAR Terus Sisir Kawasan Anak Krakatau
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Upaya pencarian terhadap delapan orang, terdiri dari lima pewarta dan tiga awak kapal cepat (speedboat), yang hilang kontak sejak Senin (7/9) terus dilakukan.
Tim SAR gabungan kini memperluas area penyisiran di kawasan perairan Selat Sunda, Provinsi Lampung, yang membentang dari wilayah Pulau Sebesi hingga kawasan Gunung Krakatau.
Kepala Pos SAR Bakauheni Basarnas Lampung, Rezie Kuswara, pada Rabu (9/9) di Lampung Selatan, menyampaikan bahwa regu penyelamat sedang fokus memantau dan menyapu area tersebut.
“Untuk hari ini kami melaksanakan penyisiran dari perairan Sebesi sampai dengan perairan Krakatau,” sebut Rezie.
Selain rute utama tersebut, armada penyelamat juga mengecek perairan di sekitar Pulau Krakatau Besar, Krakatau Kecil, hingga kawasan Pulau Sertung.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap sudut diperiksa guna mencari jejak penumpang maupun kapal. Sayangnya, upaya ini belum membuahkan titik terang.
“Namun hasil pencarian hari ini masih nihil,” ujarnya.
Dalam menjalankan operasi ini, petugas dituntut ekstra waspada karena lokasi pencarian berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau yang aktivitas vulkaniknya belum berhenti.
Berdasarkan pengamatan langsung dari regu penyelamat di lapangan, gunung berapi tersebut masih menunjukkan tanda-tanda letusan, meski dalam skala yang rendah.
Asap dan debu vulkanik di sekitarnya juga dilaporkan mulai mereda ketimbang hari-hari sebelumnya.
“Untuk kondisi situasi di sekitar Gunung Anak Krakatau masih terpantau erupsi, namun dengan intensitas kecil,” ungkap Rezie menegaskan.
Operasi penyelamatan gabungan ini dipastikan akan terus bergulir. Regu pencari bakal memantau berbagai titik potensial untuk melacak posisi korban.
Walau begitu, faktor keselamatan personel SAR tetap diutamakan karena tingginya risiko yang mengintai dari aktivitas vulkanik Anak Krakatau.
Sebagai informasi, insiden hilangnya speedboat ini pada awalnya dilaporkan terjadi di wilayah perairan Selat Sunda, kawasan Kabupaten Pandeglang, Banten.
Merespons peristiwa tersebut, Basarnas Lampung telah menerjunkan dua unit kapal Rigid Inflatable Boat (RIB).
Bantuan pengerahan personel dan alat utama SAR ini diberikan seusai diterimanya Rencana Operasi SAR (Renops) H.2 dari Basarnas Banten pada Rabu (9/9) sekitar pukul 00.33 WIB.
Adapun identitas dari delapan penumpang yang saat ini tengah diburu keberadaannya mencakup tiga orang kru, yakni Warta (55) sebagai kapten kapal, Surakman (60) selaku Anak Buah Kapal (ABK), dan Heriyanto (49) yang bertugas sebagai pemandu (guide).
Sementara itu, lima orang lainnya berasal dari kalangan jurnalis, yaitu M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal yang merupakan seorang pewarta lepas. (ant/dpi)
Load more