News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.611, Harga Minyak Tembus US$100 Jadi Ancaman Baru

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Jumat (11/9/2026), ditutup melemah 64 poin ke level Rp17.611 per dolar Amerika Serikat (AS),
Jumat, 11 September 2026 - 15:23 WIB
Mata uang Rupiah dan Dolar AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Jumat (11/9/2026), ditutup melemah 64 poin ke level Rp17.611 per dolar Amerika Serikat (AS), setelah sebelumnya sempat tertekan hingga 80 poin.

Posisi tersebut memburuk dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.547 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut pada perdagangan awal pekan depan. Menurutnya, pergerakan rupiah akan tetap fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

“Sedangkan untuk perdagangan senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang  Rp17.610 - Rp17.650,” ujarnya, saat dihubungi tvOnenews.com, Jumat (11/9/2026).

Ibrahim juga memperkirakan ruang pergerakan rupiah dalam sepekan ke depan masih cukup lebar. Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.500 hingga Rp17.850 per dolar AS.

“Sedangkan untuk sepekan depan di range Rp17.500 - Rp17.850,” tegasnya.

Tekanan terhadap rupiah datang ketika harga minyak mentah dunia justru menembus level psikologis US$100 per barel. Bagi Indonesia yang masih berstatus importir neto minyak, lonjakan harga tersebut bukan sekadar persoalan energi, tetapi juga berpotensi memberikan tekanan ganda terhadap nilai tukar dan keuangan negara.

Kenaikan harga minyak akan meningkatkan kebutuhan Indonesia terhadap dolar AS untuk membiayai impor minyak dalam jumlah besar. Ketika kebutuhan valuta asing meningkat, permintaan terhadap dolar AS ikut terdorong dan dapat memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah.

“Sebagai importir neto, Indonesia harus mengimpor minyak dalam jumlah besar menggunakan dolar AS,” tutur dia.

“Tingginya harga minyak membuat kebutuhan akan dolar AS melonjak tajam sehingga terjadi pelebaran transaksi berjalan dan tingginya permintaan terhadap mata uang asing ini dapat menekan nilai tukar rupiah, yang pada gilirannya bisa memicu imported inflation (inflasi barang impor) untuk komoditas lainnya,” lanjut dia.

Risiko tersebut menjadi semakin berat apabila harga minyak bertahan di atas asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, pemerintah harus menghadapi kenaikan biaya energi sekaligus menjaga harga BBM tetap terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Ibrahim, kenaikan harga minyak di atas asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dapat meningkatkan kebutuhan anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi, termasuk BBM dan LPG 3 kilogram.

“Dampak utama dan beban fiskal yang muncul akibat situasi tersebut adalah pembengkakan subsidi dan kompensasi energi membuat beban APBN meningkat,” ungkap Ibrahim.

“Kenaikan harga minyak mentah di atas asumsi Makro APBN (ICP/Indonesian Crude Price) secara otomatis menaikkan alokasi anggaran untuk subsidi dan kompensasi BBM (seperti Pertalite dan Solar serta LPG 3 Kg) sehingga akan terjadi risiko defisit, apabila pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga BBM di tingkat eceran demi menjaga daya beli masyarakat, pemerintah harus menanggung selisih harga yang sangat besar yang berpotensi melebarkan defisit anggaran,” sambungnya.

Dengan demikian, tekanan minyak dunia terhadap Indonesia tidak berhenti pada kenaikan biaya impor. Efek lanjutannya dapat merembet ke nilai tukar, transaksi berjalan, inflasi, hingga ruang fiskal pemerintah. Rupiah yang melemah juga berpotensi membuat biaya impor berbagai barang dan bahan baku lainnya semakin mahal.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak dapat memberikan keuntungan bagi sejumlah komoditas ekspor Indonesia. Batu bara dan minyak sawit mentah (CPO), misalnya, berpotensi ikut terkerek ketika pasar energi global mengalami tekanan. Penerimaan ekspor yang meningkat dapat menjadi bantalan bagi perekonomian dan memberikan tambahan penerimaan negara.

Namun, menurut Ibrahim, keuntungan tersebut belum tentu mampu mengimbangi lonjakan biaya impor minyak. Artinya, ketika Indonesia harus membeli minyak dengan harga jauh lebih mahal dalam dolar AS, windfall dari komoditas ekspor lainnya berisiko tidak sepenuhnya menutup tekanan yang muncul.

“Meskipun Indonesia di sisi lain diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas ekspor lain (seperti batu bara atau kelapa sawit/CPO) yang sering kali ikut terkerek naik saat krisis energi (windfall revenue), keuntungan tersebut sering kali tidak cukup untuk sepenuhnya menutup kerugian akibat membengkaknya biaya impor minyak mentah,” tandasnya. (agr/aag)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Heroik, The Cong Tan Cang Raih Kemenangan Dramatis

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Heroik, The Cong Tan Cang Raih Kemenangan Dramatis

Hasil Liga Voli Vietnam 2026, di mana Rivan Nurmulki dan kawan-kawan berhasil membawa The Cong Tan Cang meraih kemenangan lewat lima set.
Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyambut positif kelangsungan konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10).
Profil Zahra Nazira Firman, Ketua BEM FH Trisakti dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Profil Zahra Nazira Firman, Ketua BEM FH Trisakti dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Nama Zahra Nazira Firman menjadi perbincangan setelah penampilannya memimpin orasi mahasiswa Trisakti di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Ini profilnya.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Soal Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto Terkait Dugaan Korupsi, Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas Jika Terbukti

Soal Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto Terkait Dugaan Korupsi, Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas Jika Terbukti

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.
Bukan Mbappe atau Bellingham, Jose Mourinho Puji Sosok Tak Terduga usai Real Madrid Menang Lagi

Bukan Mbappe atau Bellingham, Jose Mourinho Puji Sosok Tak Terduga usai Real Madrid Menang Lagi

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, melempar pujian kepada sosok tak terduga seusai kemenangan 3-0 atas Racing Santander. Selagi Kylian Mbappe dan Jude Bellingham bersinar, peran Trent Alexander-Arnold juga tidak bisa dilupakan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari IPB University, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki meninggal dunia pada 2 November 2026.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral