8 Orang ASN Lolos dari Penembakan KKB di Jayawijaya, Korban Selamat Ungkap Detik-detik Kejadian
- Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Pagi
tvOnenews.com - 3 orang dari 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi korban tewas penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Insiden tragis ini terjadi di Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9/2026).
Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya berinisial AR (49) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan, sedangkan WB (24) dan AAM (35) merupakan ASN pada instansi tersebut.
Aksi penembakan KKB tersebut membuat AR dan AAM tewas di lokasi kejadian, sementara WB sempat dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapat perawatan medis sebelum meninggal dunia.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, delapan orang lainnya menjadi korban yang selamat dari peristiwa tersebut.
Kasatgas Humas OP. Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengungkapkan kesaksian dari korban selamat atas insiden tragis tersebut.
Menurut Yusuf, rombongan yang baru menyelesaikan kegiatan survei dan penyuluhan, tiba-tiba dihadang oleh seseorang yang membawa senjata tajam.
“Jadi dapat digambarkan bahwasannya ketika rombongan ini sedang menuju setelah selesai melaksanakan kegiatan survei dan penyuluhan di bidang peternakan, tiba-tiba di tengah jalan mereka dihadang oleh satu orang menggunakan parang, lalu mereka disuruh turun,” ungkap Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam wawancara dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, pada Jumat (11/9/2026).
- Satgas Damai Cartenz
Tiga korban digiring keluar dan dibawa ke belakang kendaraan. Di saat itu mereka ditembak oleh KKB.
“Nah sebagian termasuk korban yang tiga orang ini digiring ke belakang kendaraan. Dan disitulah mereka ditembak,” ujarnya.
Sementara itu, delapan orang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi dan lari.
“Yang lainnya, delapan orang ini melarikan diri mencari selamat masing-masing. Ada yang bersembunyi di belakang puskesmas,” jelas Yusuf.
Identitas Terduga Pelaku Dikantongi Polisi
Terduga pelaku melakukan video call dengan salah satu anggota keluarga korban tewas. Dalam rekaman video yang beredar, sosok terduga pelaku merupakan anggota KKB yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Nama inisialnya PM yang satu lagi KT. Memang kedua orang ini masuk dalam DPO kita terkait dengan kasus penculikan pilot yang berhasil kita bebaskan tahun lalu 2024 yang kejadian penculikannya di tahun 2023,” terang Yusuf.
Load more